Connect with us

Entertainment

Isyana Sarasvati Akui Tak Pandai Sosialisasi, Lebih Suka Bermusik

Isyana Sarasvati mengungkapkan bahwa dirinya tidak pandai bersosialisasi.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 05 30t151231.420
Isyana Sarasvati Akui Tak Pandai Sosialisasi, Lebih Suka Bermusik | Gambar: Ig/@isyanasarasvati

MPN Indonesia 31 Mei 2025 - Isyana Sarasvati mengungkapkan bahwa dirinya tidak pandai bersosialisasi, meskipun memiliki kecerdasan musikal yang tinggi.

Pengakuan ini ia sampaikan dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Tuah Kreasi yang tayang pada 16 Mei lalu.

Isyana mengaitkan keterbatasannya dalam komunikasi sosial dengan masa kecilnya yang lebih banyak diisi oleh kegiatan bermusik.

Cinta Musik karena sang Ibu

Sejak kecil, Isyana memang sudah terbiasa dengan dunia musik. Ia menyebut bahwa sang ibu adalah sosok yang pertama kali memperkenalkannya pada dunia tersebut.

Ketertarikannya pada musik berkembang menjadi minat yang serius hingga mendorongnya meminta kursus berbagai alat musik.

“Awalnya sih dikenalin sama ibu terus akhirnya keinginan sendiri, kayak ‘bu mau les ini, bu mau les itu’ ya memang ternyata musik itu medium terbaik aku buat berekspresi,” kata Isyana, dikutip MPN Indonesia dari YouTube Tuah Kreasi, Sabtu (31/5).

Masa Kecil Isyana Habis dengan Main Musik

Kecintaannya pada musik membuat waktu bermain Isyana bersama teman sebaya menjadi sangat terbatas.

Ia bahkan mengaku lebih memilih bermain musik dalam berbagai situasi emosional ketimbang berinteraksi sosial.

“Kalau kata ibu dari kecil aku tuh kalau disuruh milih main sama teman-teman, misalnya ada satu jam, 50 menit tuh lebih main piano. Lagi laper main, lagi marah main, lagi happy main, 10 menitnya nonton kartun, kebalik,” tuturnya.

Sulit Berkomunikasi dibanding Main Musik

Isyana menjelaskan bahwa keterlibatannya secara intens dalam aktivitas musikal sejak kecil berdampak pada aspek komunikasi sosial dalam kehidupannya.

Baca Juga:  Kunjungi Makam Sang Ibu Sebelum Menikah, Caesar Mario: Semoga Mama Hadir di Antara Malaikat Menyaksikan Ijab Kabul

Menurutnya, ia merasa lebih mahir dalam menyusun komposisi musik dibandingkan berbicara atau membangun komunikasi dengan orang lain.

“Jadi emang secara verbal dari kecil tuh memang nggak terlalu, apa ya, kecerdasan sosialnya tuh mungkin lebih diberi kecerdasan musikal sama yang di atas daripada sosial. Basa basi susah,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa kesulitannya dalam berbasa-basi membuatnya lebih nyaman mengekspresikan diri lewat karya seni, khususnya musik.

(ELG/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending