Entertainment
Ramai, Lagu Apa Sih Milik Band Raja Disebut Plagiat Lagu APT
Band Radja merilis lagu “Apa Sih” yang dituding menjiplak lagu APT milik Bruno Mars dan Rose BLACKPINK.
MPN Indonesia 5 Januari 2025 - Band Radja kembali menjadi perhatian publik setelah merilis lagu terbaru mereka, Apa Sih, pada Sabtu (21/12/2024).
Lagu ini menuai kontroversi karena dianggap memiliki kemiripan dengan lagu APT milik Bruno Mars dan Rose BLACKPINK.
Tuduhan plagiarisme tersebut semakin muncul hingga menyebabkan Spotify menghapus lagu ini dari platformnya, meskipun video musiknya masih dapat diakses di YouTube.
Isu plagiarisme terkait Apa Sih bermula dari kesamaan musik dan elemen visual dalam video klipnya.
Tanggapan Tudingan Plagiarisme
Gitaris Radja, Moldy, mengakui bahwa mereka terinspirasi oleh lagu viral tersebut, namun menegaskan bahwa inspirasi itu diolah dengan gaya khas Radja.
“Apa salahnya sih kita meniru yang bagus? Bukan meniru yang jelek ya. Kalau di musik, dapat influence dan inspirasi itu wajar. Yang penting kita tidak mengambil hak orang lain,” ujar Moldy dalam konferensi pers pada Jumat (27/12/2024).
Vokalis Ian Kasela juga memberikan pembelaan serupa.
“Meniru hal positif adalah bagian dari proses kreatif. Lagian, basic hidup kan juga meniru,” ucapnya.
Meski mendapatkan kritik, Radja tidak berniat menghapus video klip tersebut dari YouTube.
“Kalau di-take down enggak mungkin. Biarin aja running,” ungkap Melody.
Selain musik, video klip lagu Apa Sih juga mendapat sorotan karena dianggap meniru konsep visual dari video musik APT.
Dalam video tersebut, model Vadel Badjideh tampil dengan gaya menyerupai Bruno Mars, lengkap dengan elemen koreografi yang mirip dengan video The Lazy Song.
Sementara itu, sosok Cinderella dalam video klip tampil dengan gaya yang mengingatkan pada Rose BLACKPINK, termasuk rambut dicepol dua dan jaket kulit hitam.
Masalah lain muncul ketika Vadel melayangkan protes terkait penggunaan stiker monyet yang menutupi wajahnya dalam video tersebut.
Melalui Instagram Story, Vadel mengungkapkan kekesalannya.
“Hari Sabtu kemarin, video klip yang gue tunggu-tunggu keluar. Tapi, muka gue diganti sama monyet. Apakah karena gue sering dikatain kayak monyet atau kera, gue enggak tahu maksud dari Band Radja itu apa,” ungkap Vadel Badjideh.
Menanggapi hal ini, Ian Kasela menegaskan bahwa elemen tersebut tidak dimaksudkan untuk menghina.
“Toh itu juga enggak ngatain dia monyet. Justru kita mau menggiring publik kalau dia Bruno Mars Indonesia,” jelas Ian.
Penegasan Tentang Hak Cipta
Band Radja menegaskan bahwa lagu Apa Sih tidak melanggar hak cipta. Moldy menyatakan bahwa inspirasi yang diambil telah diolah sesuai gaya khas Radja.
“Kalau musik, kami dapat influence dan inspirasi ya boleh-boleh aja. Yang penting tidak mengambil hak orang lain. Jadi, kami berkreasi sendiri, diolah dengan gaya kami,” tegasnya.
Ian Kasela menambahkan bahwa tidak perlu ada penjelasan lebih lanjut terkait tudingan plagiarisme.
“Terkait lagu Apa Sih yang baru kami rilis, memang banyak sekali komen. Di situ rasanya gue tidak perlu memberikan tanggapan. Yang jelas, di dalam lirik lagu Apa Sih itu sudah sangat terang benderang,” ujarnya.
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
