Entertainment
Abidzar Geram Cerita Soal Pelaku Pembakaran Rumahnya, Ngaku Mau Mualaf
Abidzar Al-Ghifari mengungkap pengalaman pahit saat rumah keluarga Ustaz Jefri terbakar.
MPN Indonesia 24 November 2024 - Abidzar Al-Ghifari, putra kedua mendiang Ustaz Jefri Al Buchori dan Umi Pipik Dian Irawati, kembali membagikan pengalaman pahit yang pernah dialami keluarganya beberapa tahun lalu.
Salah satu peristiwa yang paling membekas adalah insiden kebakaran yang melanda rumah mereka, memaksa keluarga tersebut mengungsi dan memulai hidup dari awal.
Dalam sebuah wawancara podcast bersama Praz Teguh, Abidzar mengungkapkan lebih banyak detail tentang kejadian itu, termasuk sosok pelaku yang terlibat.
Dalang Kebakaran dan Alibi Masuk Islam
Abidzar mengidentifikasi pelaku kebakaran, yang ia sebut sebagai “V,” sebagai seseorang yang pernah bekerja di rumah keluarganya.
Sebulan sebelum insiden terjadi, pelaku mendatangi Umi Pipik dengan alasan ingin memeluk Islam.
Namun, Umi Pipik merasa tidak memiliki kapasitas untuk membimbing proses tersebut secara langsung.
Akhirnya, pelaku dibantu untuk masuk Islam oleh seorang sahabat mendiang Ustaz Jefri.
“Pelaku pembakaran ini kita sebut namanya V. Sebulan sebelum rumah kebakaran, dia datang ke rumah sendiri, dia bilang alibinya mau mualaf. Mamaku enggak berani mualafin dia karena kurang ilmu, akhirnya besok dipanggilin sama sahabat almarhum (Ustaz Jefri),” ujar Abidzar dalam video yang diunggah akun YouTube Deddy Corbuzier.
Memanfaatkan Rasa Iba untuk Tinggal di Rumah
Tidak hanya membawa alasan ingin menjadi mualaf, pelaku juga memanfaatkan rasa belas kasih keluarga dengan mengaku tidak memiliki biaya untuk kembali ke kampung halamannya di Manado.
Pelaku bahkan menyebut dirinya mengalami kekerasan dari keluarganya.
Karena merasa iba, Umi Pipik memutuskan untuk mempekerjakan pelaku di rumah mereka, termasuk membantu mengantar Abidzar dan saudara-saudaranya ke sekolah.
“Dia alasan lagi enggak punya ongkos buat balik ke Manado karena diusir sama orang tua. Katanya selama di Manado disiksa, dipukuli sama bapaknya. Akhirnya mamaku karena kasihan suruh dia kerja bantu-bantu di sini, seperti nganter aku sekolah,” jelas Abidzar.
Pelaku tinggal dan bekerja di rumah keluarga tersebut selama sekitar satu bulan sebelum kebakaran terjadi.
Kejadian Malam Kebakaran
Pada malam kejadian, pelaku menunjukkan perilaku yang mencurigakan. Sekitar pukul 02.00 dini hari, Umi Pipik mendengar suara kaca pecah.
Sementara itu, salah satu asisten keluarga melihat pelaku terlihat gelisah dan berusaha melarikan diri dengan alasan adanya maling.
Pelaku kemudian kabur bersama seorang rekannya menggunakan sepeda motor, hanya beberapa saat sebelum api besar melahap rumah tersebut.
“Asisten papaku lihat kok si V ini ribet sendiri. Ditanya, dia bilang, ‘Aduh Bang, aku mau kabur, ada maling,’” ungkap Abidzar.
Kebakaran itu mengakibatkan kerugian besar dan memaksa keluarga Umi Pipik untuk meninggalkan rumah.
Hal yang membuat Abidzar semakin kesal adalah sikap pelaku setelah kebakaran.
Keesokan paginya, pelaku kembali ke lokasi kebakaran dan bahkan membantu menyelamatkan barang-barang yang tersisa.
Namun, pelaku justru terlihat senang, bahkan sempat tersenyum di depan kamera saat membantu Abidzar.
“Dia bantuin aku selamatin barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Di infotainment ada mukanya dia bareng aku ambilin barang, mukanya happy-happy,” tambah Abidzar.
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
