Connect with us

Selebriti

Chef Juna Curhat Pernah Korek-Korek Sampak Demi Bertahan Hidup di Amerika

Chef Juna menceritakan pengalaman bertahan hidup di Amerika Serikat dengan mencari recehan di tempat sampah.

Logompn

Published

on

Chef Juna Curhat Pernah Korek Korek Sampak Demi Bertahan Hidup di Amerika
Chef Juna Curhat Pernah Korek-Korek Sampak Demi Bertahan Hidup di Amerika. Gambar: YouTube/Ray Janson Radio

MPN Indonesia 23 Maret 2026 - Chef Juna mengungkap pengalaman hidupnya yang penuh perjuangan saat merantau ke Amerika Serikat.

Dalam wawancara podcast yang dipublikasikan melalui kanal YouTube Ray Janson Radio pada Senin (4/1/2024), ia mengaku pernah mengorek-ngorek tempat sampah demi mendapatkan recehan untuk bertahan hidup.

Kondisi tersebut dialaminya setelah sekolah pilot tempatnya menempuh pendidikan bangkrut sebelum ia lulus.

“Sebelum dapet kerjaan-kerjaan yang lumayan seperti ini. Saya harus korek sampah. Mungkin bukan untuk makanan ya. Tapi kadang-kadang di sekitar tong sampah tuh banyak koin-koinan. Jadi nyari koin-koin itu untuk mendapatkan 1 dolar 7 sen. Masih ingat, sampai sekarang rasanya pun masih ingat,” ujar Chef Juna, dikutip MPN Indonesia pada Senin (23/3).

Peristiwa itu terjadi saat Chef Juna tengah berada dalam kondisi ekonomi yang sulit di Amerika Serikat.

Ia memutuskan merantau ke negara tersebut dengan niat awal menempuh pendidikan pilot dan memperoleh lisensi.

Namun, kondisi berubah ketika sekolah pilot yang ia ikuti tutup secara tiba-tiba, membuatnya kehilangan banyak uang dan memaksanya bertahan hidup dengan berbagai cara.

Perjuangan Ekonomi Hingga Bisa Mendapatkan Pekerjaan

Untuk menghemat pengeluaran, Chef Juna melakukan pengaturan pola makan yang ketat.

Ia menyatakan sering kali harus menahan lapar dan hanya makan dua kali sehari.

Sarapan biasanya dilewatkan, dan untuk makan malam, ia membeli paket hemat dari restoran cepat saji.

“Jadi sarapan, lupain sarapan. Makanan makan malam itu, makannya cuman Jack in the Box. Jack in the Box The Burger King. Paket hematnya ada Jumbo Jack namanya. Itu 99 sen. Sama pajak jadi 1 dolar 7 sen,” kata Chef Juna.

Selama masa-masa sulit tersebut, Chef Juna belum memiliki pekerjaan tetap.

Baca Juga:  Bebaskan Royalti, Charly Vanhoutten Beri Hadiah untuk Kafe/Resto yang Putar dan Bawakan Lagunya

Ketika akhirnya mendapatkan pekerjaan, sistem pembayaran dua mingguan di Amerika Serikat membuatnya tetap harus berhemat hingga menerima gaji pertamanya.

“Punya kerjaan kan juga di US sistemnya meskipun dibayar cash kan gak langsung hari itu dibayar. Dia 2 minggu kan. Nggak seperti Indonesia sih per bulan. Kalau di US tuh per 2 minggu. Jadi baru dibayar. Jadi survival,” jelasnya.

Di balik kariernya yang kini dikenal luas sebagai juri Master Chef Indonesia, terdapat pengalaman berat saat ia harus bertahan hidup di negeri orang dengan segala keterbatasan.

(ELG/NID/RAD)

Trending