Connect with us

Entertainment

Dapat Gelar Kehormatan dari Keraton Surakarta, Celine Evangelista: Tidak Semudah Itu Diberikan

Gelar bangsawan Kanjeng Raden Mas Ayu diberikan kepada Celine Evangelista oleh Keraton Surakarta.

Pexels photo

Published

on

Dapat Gelar Kehormatan dari Keraton Surakarta, Celine Evangelista Tidak Semudah Itu Diberikan
Dapat Gelar Kehormatan dari Keraton Surakarta, Celine Evangelista Tidak Semudah Itu Diberikan. Gambar: Instagram/@celine_evangelista

MPN Indonesia 1 Februari 2025 - Celine Evangelista menerima gelar kehormatan dari Keraton Kasunanan Surakarta.

Ia dianugerahi gelar Kanjeng Raden Mas Ayu (K.R.M.ay), sehingga namanya kini menjadi K.R.M.ay Celine E. Murtiningtyas M.M.R..

Gelar ini diberikan dalam rangka peringatan 21 tahun kenaikan takhta Raja Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Sampean Dalem Ingkang Sinuwun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Pakubuwono XIII.

Melalui unggahan di akun media sosialnya, Celine mengungkapkan bahwa gelar kehormatan ini bukan sesuatu yang diberikan dengan mudah.

Ia menegaskan bahwa proses penganugerahan gelar telah melalui berbagai pertimbangan mendalam.

Proses dan Alasan Pemberian Gelar

Celine Evangelista menjelaskan bahwa gelar kehormatan dari Keraton Surakarta tidak bisa diberikan sembarangan.

Menurutnya, ada sejumlah aspek yang dipertimbangkan sebelum seseorang dianugerahi gelar tersebut.

“Gelar kehormatan ini tidak langsung semudah itu diberikan dan tidak bisa ke sembarang orang. Dari dulu saya mencintai tanah Jawa dan senang melestarikan budaya keraton. Semua atas izin rezeki Gusti Allah dan yang Mulia SISKS Pakubuwono XIII Sri Susuhunan,” tulis Celine dalam akun TikTok pribadinya pada Jumat (31/1/2025).

Ia menambahkan bahwa proses pemberian gelar melibatkan berbagai pertimbangan, termasuk sembahyang, meditasi, mediasi, serta pengkajian mendalam terkait adat dan budaya keraton.

Selain itu, aspek bibit, bebet, dan bobot juga menjadi bagian dari penilaian sebelum gelar diberikan.

Komitmen Melestarikan Budaya Jawa

Setelah menerima gelar kehormatan, Celine Evangelista menyampaikan rasa syukur sekaligus menyadari tanggung jawab besar yang menyertai gelar tersebut.

Ia menegaskan bahwa gelar ini bukan hanya sekadar simbol, tetapi juga membawa konsekuensi untuk terus menjaga kehormatan serta berkontribusi dalam pelestarian budaya Jawa.

Baca Juga:  Kasus Kematian Lula Lahfah Dihentikan, Polisi Tetap Telusuri Perderan Whip Pink

“Alhamdulillah, sesuai dengan pengabdian terhadap keraton, pelestarian budaya tanah Jawa, dan apresiasi penghormatan terhadap peninggalan leluhur kami,” ujarnya.

Sebagai bagian dari komitmennya, Celine menegaskan bahwa melestarikan budaya bisa dilakukan dengan berbagai cara.

Jika di masa lalu gelar kehormatan diberikan kepada mereka yang berjuang dalam peperangan, saat ini perjuangan lebih berfokus pada upaya pelestarian budaya dan pengabdian kepada tanah air.

“Selama perut masih kenyang dari hasil padi tanah Jawa, jangan menjelekkan budaya adat leluhur kami. Mari bersama cintai, hargai, dan lestarikan tanah tercinta ini. Rahayu,” tulisnya.

Respons Netizen

Penganugerahan gelar ini menarik perhatian banyak netizen.

Mereka memberikan ucapan selamat kepada Celine Evangelista, sekaligus mengingatkan bahwa gelar tersebut membawa tanggung jawab besar.

Selain itu, beberapa netizen penasaran dengan proses pemberian gelar kehormatan dari Keraton Surakarta.

Salah satu pengguna media sosial bertanya mengenai apa saja syarat yang harus dipenuhi seseorang agar bisa mendapatkan gelar serupa.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Celine menjelaskan bahwa gelar kehormatan diberikan sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi seseorang dalam melestarikan budaya keraton.

Ia menyebut beberapa contoh kontribusi yang dapat dilakukan, seperti membangun tempat sembahyang, memperbaiki museum keraton, serta memperbaiki rumah abdi dalem.

Trending