Connect with us

Selebriti

Diperiksa sebagai Saksi, Paula Verhoeven Dicecar 30 Pertanyaan soal Kasus Hanania Travel

Paula Verhoeven diperiksa sebagai saksi kasus Hanania Travel di Polda Metro Jaya dan mengaku hanya terlibat sebagai talent program TV.

Logompn

Published

on

Diperiksa sebagai Saksi, Paula Verhoeven Dicecar 30 Pertanyaan soal Kasus Hanania Travel
Diperiksa sebagai Saksi, Paula Verhoeven Dicecar 30 Pertanyaan soal Kasus Hanania Travel. Gambar: Instagram/@paula_verhoeven

MPN Indonesia 12 Juni 2026 - Paula Verhoeven menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana umrah yang melibatkan Hanania Travel di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (11/6).

Pemeriksaan dilakukan sejak pukul 10.00 WIB di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) dengan sekitar 30 pertanyaan dari penyidik untuk mendalami keterkaitan dirinya dalam perkara tersebut.

Paula Verhoeven menyatakan kehadirannya merupakan bentuk kepatuhan terhadap proses hukum yang sedang berjalan.

“Saya datang atas panggilan dari pihak kepolisian. Sebagai warga negara yang patuh, saya datang ke sini,” ujar Paula kepada wartawan saat ditemui di Polda Metro Jaya, Kamis (11/6).

Ia juga membenarkan bahwa pemeriksaan tersebut berkaitan langsung dengan kasus yang menyeret Hanania Travel.

Dalam pemeriksaan tersebut, Paula mengungkapkan jumlah pertanyaan yang diajukan penyidik.

“Sekitar 30-an ya. Dari jam 10 pagi,” kata Paula.

Penjelasan Keterlibatan dan Kronologi

Paula menjelaskan keterlibatannya bermula dari keikutsertaannya sebagai narasumber dan talent dalam program televisi Rumpi pada September 2024.

Program tersebut diketahui bekerja sama dengan pihak Hanania Travel, sehingga dirinya ikut dalam perjalanan umrah pada saat itu.

Ia menegaskan bahwa seluruh hubungan profesional yang dijalaninya hanya dengan pihak program televisi, bukan dengan perusahaan travel secara langsung.

“Keberangkatan saya umrah waktu itu 2024 bulan September, saya diajak oleh program Rumpi. Jadi sebagai narasumber, sebagai talent di sana, dan ternyata kebetulan program Rumpi tersebut bekerja sama dengan Hanania, gitu. Jadi saya tidak berhubungan langsung dengan Hanania,” jelas Paula.

Ia juga menambahkan bahwa seluruh urusan kontrak dan kerja sama dilakukan melalui pihak program televisi.

Baca Juga:  Agus Salim Ungkap Saipul Jamil Bantu Danai Rencana Pengobatan Matanya di Singapura

“Saya urusannya sama program TV. Jadi semua kerja sama di TV,” tegasnya.

Selain itu, Paula memastikan tidak menerima aliran dana maupun mengalami kerugian dalam kasus ini.

“Nggak ada sih (kerugian). Saya hanya bekerja sama dengan baik saja, karena mereka membutuhkan informasi lebih lanjut,” katanya.

Ia juga menyebut telah membawa sejumlah bukti, seperti dokumen kontrak dan foto, untuk mendukung keterangannya kepada penyidik.

Duduk Perkara

Kasus ini mencuat setelah sekitar 1.500 calon jemaah umrah gagal berangkat pada Maret 2026.

Pihak perusahaan sebelumnya menyebut pembatalan terjadi akibat force majeure terkait situasi geopolitik di Timur Tengah.

Namun, dalam perkembangannya, muncul dugaan adanya praktik penggunaan dana jemaah baru untuk menutupi kekurangan dana sebelumnya.

Sejumlah figur publik lain juga turut diperiksa dalam kasus ini, di antaranya Keanu, Anwar BAB, Thariq Halilintar, dan Aaliyah Massaid.

Pemeriksaan terhadap mereka dilakukan untuk melengkapi informasi terkait promosi dan kerja sama yang pernah dilakukan bersama pihak perusahaan.

Polda Metro Jaya juga telah memeriksa ratusan saksi, termasuk korban yang mewakili ratusan jemaah.

Direktur utama Hanania Group, Ahmad Syah Fathan Rachman, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Dana jemaah diduga digunakan untuk menutup masalah keuangan perusahaan serta membiayai promosi, termasuk melalui influencer.

Dalam keterangannya, Paula Verhoeven juga menyampaikan keprihatinan terhadap para korban yang gagal berangkat umrah.

“Saya terus terang prihatin, sangat prihatin buat para korban. Saya berharap semoga para korban dikuatkan dan mendapatkan keadilan sesuai proses hukum yang berlaku,” ujarnya.

(ELG/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending