Connect with us

Selebriti

Geram Ibadahnya Dipermasalahkan karena Tato, Ivan Gunawan: yang Penting Gue Salat

Ivan Gunawan memberi reaksi tegas terhadap komentar yang mempersoalkan tato di tubuhnya dan mengaitkan dengan ibadah.

Logompn

Published

on

Geram ibadahanya dipermasalahkan karena tato, ivan gunawan yang penting gue masih salat
Geram Ibadahanya Dipermasalahkan karena Tato, Ivan Gunawan yang Penting Gue Masih Salat | Gambar: Ig/@ivan_gunawan

MPN Indonesia 28 Juli 2025 - Ivan Gunawan memberikan reaksi tegas terhadap komentar netizen yang mempersoalkan keberadaan tato di tubuhnya dan mengaitkannya dengan ibadah.

Dalam perbincangan di podcast TS Talks bersama Luna Maya dan Marianne Rumantir yang tayang pada Rabu (23/7) itu, Ivan Gunawan mengaku bahwa ia tetap salat meski bertato.

Sahabat Ruben Onsu ini menegaskan bahwa keimanan seseorang tidak bisa diukur dari penampilan luar semata.

Tetap Jalankan Ibadah

Ivan Gunawan mengungkapkan kekesalannya atas anggapan yang menyebut bahwa ibadahnya tidak akan diterima hanya karena memiliki tato.

Ia lantas mempertanyakan dasar dari penilaian tersebut dan menantang netizen dengan pertanyaan retoris mengenai kepastian setelah kematian.

“Lo kan semuanya itu katanya. Lo udah pernah mati? Lo udah pernah ngalamin sampai di alam sono terus lo ngabarin ke kita?” kata Ivan Gunawan, dilihat MPN Indonesia dari YouTube TS Media pada Senin (28/7).

Lebih lanjut, Ivan Gunawan menegaskan pilihannya untuk tetap beribadah dan menerima kondisi dirinya saat ini, termasuk tato yang sudah ada.

Ia pun mengatakan bahwa tato tak bisa dijadikan sebagai tolok ukur seseorang menjalankan ibadah atau tidak.

Pasalnya, menurut Ivan, banyak orang tak bertato yang justru tidak menjalankan salat.

“Nggak apa-apa lah gue ada tato, yang penting gue masih salat. Daripada lo, nggak ada tato, lo juga kagak salat,” ucap Ivan menyindir.

Pernah Coba Hapus Tato di Leher

Ivan Gunawan mengaku pernah mencoba menghapus salah satu tatonya yang terletak di bagian leher.

Namun, ia menghentikan proses tersebut karena rasa sakit yang ditimbulkan sangat besar.

Baca Juga:  Dede Sunandar Dikabarkan jadi Pramusaji Restoran di PIK 2 setelah Jarang Muncul di TV dan Kalah Nyaleg

Dalam menghadapi dilema tersebut, ia berkonsultasi dengan seorang ustaz yang ia percayai.

Menurut Ivan, ustaz tersebut menyarankan agar proses penghapusan dihentikan jika menyakiti diri sendiri.

“Kalau kamu sakit, kamu berhenti. Karena kamu sama aja menyakitkan diri kamu lagi,” kata Ivan menirukan nasihat sang ustaz.

Berdasarkan saran tersebut, Ivan memutuskan untuk tidak menambah tato baru dan menerima tato yang ada sebagai bagian dari masa lalunya.

(ELG/NID/RAD)

Trending