Selebriti
Irfan Hakim Klarifikasi usai Disebut Netizen Bela Denada
Irfan Hakim memberikan klarifikasi setelah dituding membela Denada dalam kasus gugatan Ressa Rizky Rossano dan menegaskan tidak berpihak kepada siapa pun.
MPN Indonesia 30 Januari 2026 - Irfan Hakim memberikan klarifikasi pada Jumat (30/1) setelah dituding membela Denada dalam kasus dugaan penelantaran anak yang dilaporkan oleh Ressa Rizky Rossano ke Pengadilan Negeri Banyuwangi.
Tuduhan ini mencuat usai potongan pernyataan Irfan dalam sebuah program televisi yang menanggapi pengakuan Ressa sebagai anak kandung Denada beredar di media sosial.
Warganet menilai komentar Irfan seolah membela Denada, memicu kritik terkait keberpihakannya pada kehidupan pribadi artis tersebut.
Dalam klarifikasinya, Irfan Hakim menyatakan tidak berpihak kepada siapa pun, baik Denada maupun Ressa.
“Seminggu kemudian baru ada podcast Denny Sumargo bersama Ressa, panjang lebar menceritakan tentang kronologinya. Dibalik lah sama seseorang, enggak tahu siapa. Kesannya gue berkomentar mengenai pengakuan Ressa, terus gue menyaksikan dan juga gue berada di salah satu pihak,” ujar Irfan, dikutip MPN Indonesia melalui akun TikTok pribadi Irfan Hakim @75irfanhakim pada Jumat (30/1).
Irfan juga menolak disebut membela Denada dengan menegaskan dirinya hanya ingin meluruskan waktu kejadian agar tidak menimbulkan fitnah.
“Daripada jadi fitnah, lebih baik saya jelaskan. Ini bukan soal membela, tapi soal waktu yang diputarbalikkan,” tegasnya.
Harapan Irfan
Sebagai seorang ayah, Irfan Hakim menyatakan tidak membenarkan jika terjadi keretakan hubungan antara orang tua dan anak.
“Jika ibu tidak mengurus anaknya itu salah. Kalau komunikasi antara ibu dan anak tidak baik juga salah. Gue bapak, jadi gue tidak membenarkan itu,” ujar Irfan.
Ia menyampaikan bahwa dirinya telah mendengar penjelasan dari kedua belah pihak, baik Denada maupun Ressa.
Namun, ia memilih untuk tidak mengungkap isi pembicaraan demi menjaga privasi.
“Apa yang disampaikan Denada dan Ressa itu hak mereka untuk bersuara. Saya tidak punya hak menyebarkan cerita siapa pun,” ujarnya.
Percakapan Irfan Hakim dan Hotman Paris
Dalam tayangan debat televisi bersama Hotman Paris, Irfan Hakim mempertanyakan alasan Ressa baru menyuarakan klaim sebagai anak Denada saat telah dewasa.
“Kan sudah hitungannya bukan anak-anak lagi—dewasa. Nah, ketika anak-anak, kenapa tidak diungkapnya dulu? Maksudnya, kenapa baru sekarang gitu, Bang,” ucap Irfan, dikutip MPN Indonesia melalui kanal YouTube Trans7 Official pada Jumat (30/1).
Hotman Paris memberikan tanggapan dengan menjelaskan bahwa keberanian Ressa mungkin baru muncul belakangan.
“Ya, mungkin dia baru ada keberanian karena dia kan bukan ahli hukum. Saya dengar dia cuma kerja di warung kopi, ya, gaji 3 juta sebulan di Banyuwangi, ya. Ya, mungkin dia baru ada yang berani menyarankan, berani memberikan nasehat, baru dia ada keberanian dan itu boleh-boleh aja, tidak ada kadaluarsa istilahnya, belum, ya,” kata Hotman.
Irfan juga menyinggung peran ayah biologis dalam tanggung jawab atas kehidupan anak, mempertanyakan mengapa gugatan hanya ditujukan kepada ibu.
“Mengenai Denada, itu banyak yang ngomong ‘kok nuntutnya ke ibunya, kan yang tanggung jawab atas kehidupan anak tuh sebenernya bapak’,” ungkap Irfan.
Komentar Warganet
Pernyataan Irfan tersebut menuai kritik dari sejumlah warganet yang menilai dirinya tidak menunjukkan empati terhadap Ressa.
Respons warganet tampak pada unggahan akun TikTok @kucingpintarid yang membagikan ulang percakapan antara Irfan Hakim dan Hotman Paris.
“Aa’ Irfan, saya adalah anak yang ditinggal oleh ibu dan tumbuh di bawah asuhan kakek dan nenek. Setelah berusia 20 tahun, baru berani bertanya siapa ibu kandung saya,” tulis salah satu komentar akun TikTok yang menanggapi pernyataan Irfan.
“Kenapa saya baru bertanya setelah dewasa? Karena saya sudah merasa cukup bisa mengolah emosi serta menentukan sikap,” tambahnya akun yang sama.
Duduk Perkara Kasus Denada dan Ressa
Ressa Rizky Rossano merupakan pemuda asal Banyuwangi, Jawa Timur, yang mengaku sebagai anak kandung Denada Tambunan.
Ia mengungkap bahwa dirinya telah mendengar desas-desus mengenai asal-usulnya sejak duduk di bangku SMP.
Ressa kemudian menggugat Denada ke Pengadilan Negeri Banyuwangi atas dugaan penelantaran anak, dengan tuntutan senilai Rp7 miliar.
Dalam pernyataannya kepada Denny Sumargo, Ressa menegaskan bahwa tujuannya bukan untuk mendapatkan uang dari Denada, melainkan untuk mendapat pengakuan.
(ELG/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
