Connect with us

Entertainment

Jennifer Coppen Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Gegara Punya Niat untuk Bunuh Diri

Jennifer Coppen berbagi cerita tentang perjuangan mentalnya pascakehilangan suami Dali Wassink, mengalami gejala stres berat dan gangguan kecemasan.

Pexels photo

Published

on

Jennifer Coppen Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Gegara Selalu Punya Niat Bunuh Diri
Jennifer Coppen Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Gegara Selalu Punya Niat Bunuh Diri. Gambar : Instagram/@jennifercoppenreal20

MPN Indonesia 26 November 2024 - Jennifer Coppen mengungkapkan perjuangan berat yang dihadapinya setelah kehilangan suami, Dali Wassink.

Ia mengakui bahwa duka mendalam tersebut telah membawanya pada kondisi mental yang sulit, termasuk munculnya pikiran untuk mengakhiri hidup.

Keadaan ini berdampak pada kesehatan fisik dan emosionalnya, sehingga ia memutuskan untuk menjalani pemeriksaan medis guna mencari tahu penyebab gejala yang dialaminya.

Jennifer Coppen merasakan berbagai gejala fisik yang membuatnya khawatir.

Ia mengaku mengalami jantung berdebar, gemetaran, dan merasa tidak mampu menjalani aktivitas sehari-hari.

Dalam sebuah video live Instagram pada Senin (25/11), Jennifer dengan jujur membagikan perasaannya.

“Kalau aku boleh jujur ke kalian ya, aku kemarin ngerasa kalau aku bakal mati. Aku ngerasa kalau aku bakal pingsan, aku nggak kuat jalan,” ungkap Jennifer.

Merasa ada yang tidak beres dengan tubuhnya, ia akhirnya melakukan medical check-up.

Namun, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kondisi fisiknya baik-baik saja. Kendati demikian, gejala yang dirasakannya terus berlanjut.

Diagnosa Awal

Dokter yang menangani Jennifer menduga bahwa ia mengalami stres berat.

Gejala seperti jantung berdebar dan gemetaran yang dirasakan hampir setiap hari dianggap sebagai manifestasi dari tekanan emosional mendalam.

Walaupun secara fisik tidak ditemukan masalah, kondisi psikologis ini tetap memberikan dampak nyata pada kesehatannya.

“Yang di-suspect dokter sih kayak stres hebat banget, tapi gejala yang selalu aku rasakan hampir tiap hari aku rasakan itu, jantung aku deg-degan, aku gemeteran,” ujarnya.

Dampak Kehidupan Pribadi dan Upaya Bertahan

Kondisi ini juga memberikan pengaruh besar terhadap kehidupan pribadi Jennifer Coppen.

Baca Juga:  Tengku Dwi Putri Kembali Aktif Nge-DJ, Ini Alasannya

Ia merasa sulit menikmati waktu bersama teman-temannya dan sering kali merasa terputus dari lingkungan sosialnya.

“Aku ngerasa aku nggak bisa have fun, I feel like disconnected,” katanya.

Namun, Jennifer menyadari bahwa ia harus tetap kuat demi anaknya, Kamari.

Kehadirannya sebagai seorang ibu menjadi motivasi utama untuk terus menjalani hari-hari berat setelah kehilangan suami tercinta.

Respon Netizen terhadap Perjuangan Jennifer

Cerita perjuangan Jennifer Coppen mendapatkan perhatian luas dari netizen. Banyak yang memberikan dukungan dan mencoba memahami gejala yang dialaminya.

Beberapa komentar menyebut bahwa Jennifer mungkin mengalami anxiety atau gangguan kecemasan.

“Cemas berlebih sih, kayak Anxiety. Dan penyebabnya dari pikiran biasanya juga berbarengan sama asam lambung,” tulis salah satu komentar.

“Itu anxiety, penyakit yang nyiksa banget. Padahal di medical check-up nggak kenapa-kenapa,” tambah komentar lainnya.

Trending