Selebriti
Kuncen Bantah Isu Sarwendah Pesugihan di Gunung Kawi
Kuncen Gunung Kawi, Ki Hijo, membantah isu Sarwendah melakukan pesugihan.
MPN Indonesia 5 Juli 2026 - Isu dugaan pesugihan yang menyeret nama Sarwendah di Gunung Kawi dibantah langsung oleh kuncen setempat, Ki Hijo.
Sebelumnya, isu ini muncul dari konten YouTube Pesulap Merah dan kemudian ramai diperbincangkan.
Ki Hijo menyampaikan klarifikasi melalui siaran langsung yang kemudian beredar di media sosial pada Sabtu (4/7).
“Isunya tidak benar adanya. Karena saya yang mendampingi beliau dari mulai acara sampai selesai,” ujarnya menanggapi pertanyaan warganet terkait kebenaran isu tersebut.
Ia juga menegaskan bahwa tudingan mengenai keterlibatan Sarwendah dalam praktik pesugihan di Gunung Kawi merupakan informasi yang tidak sesuai fakta.
“Ya (info Sarwendah pesugihan) sangat bohong sekali,” lanjutnya.
Klarifikasi Kuncen Gunung Kawi dan Dampak Isu yang Beredar
Ki Hijo, sebagai kuncen Gunung Kawi, juga menyoroti penyebaran data berupa nama dan foto yang dipublikasikan dalam konten yang beredar.
Ia menjelaskan bahwa tindakan tersebut tidak seharusnya dilakukan.
“Sebenarnya itu tidak diperbolehkan. Jadi itu adalah kesalahan, makanya dengan khilafnya seseorang. Bapak di sini mewakili semua kawan-kawan di Keraton Gunung Kawi untuk memohon maaf ke seluruh netizen. Namanya manusia itu ada keteledorannya,” ujarnya.
Menurutnya, penyebaran informasi tersebut turut memicu persepsi negatif terhadap aktivitas di Gunung Kawi.
Isu yang berkembang mengenai pesugihan tidak hanya berdampak pada individu yang disebut, tetapi juga pada citra tempat tersebut secara keseluruhan.
“Dampak negatifnya, orang-orang yang tadinya ke Keraton Gunung Kawi untuk ikut acara jadi takut termedia. Berita bagusnya, semakin banyak orang yang penasaran datang ke Keraton Gunung Kawi,” jelasnya.
Selain memberikan klarifikasi, Ki Hijo juga menyampaikan bahwa pihak internal telah mengambil langkah terkait kuncen yang menyebut nama Sarwendah dalam konten tersebut.
Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut telah mendapatkan respons berupa teguran.
“Kebetulan saya di Sanggar Pamujang Keraton Gunung Kawi. Saya yang paling di atas. Untuk saat ini kita hanya menegur, saling mengingatkan untuk berhati-hati dalam bermedia sosial,” tutupnya.
(ELG/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya

