Selebriti
Maharani Kemala Buka Suara soal Tudingan Dirinya Sogok Polisi untuk Penjarakan Nikita Mirzani
Maharani Kemala membantah tuduhan suap Rp10 miliar terkait kasus Nikita Mirzani. Ia menantang pihak yang menuduhnya untuk menunjukkan bukti.
MPN Indonesia 12 Maret 2025 - Pengusaha kosmetik Maharani Kemala menanggapi tudingan yang menyebut dirinya terlibat dalam penahanan Nikita Mirzani dan asistennya, Mail Syahputra.
Isu ini pertama kali muncul dari akun media sosial @suaranetizenind_, yang kemudian hilang.
Akun tersebut mengklaim bahwa Kombes Pol Roberto G.M. Pasaribu, yang menangani kasus ini di Direktorat Reserse Siber, menerima uang sebesar Rp10 miliar dari sejumlah pemilik merek skincare untuk memenjarakan Nikita Mirzani.
Nama yang disebut dalam tuduhan tersebut termasuk dr Reza Gladys, Shella Saukia, Maharani Kemala, dan Heni Sagara.
Maharani secara khusus disindir dalam unggahan tersebut sebagai pihak yang diam-diam mendukung langkah hukum terhadap Nikita.
Klarifikasi Maharani Kemala
Menanggapi tudingan ini, Maharani Kemala memberikan klarifikasi melalui akun Instagramnya pada Minggu (9/3/2025).
Dalam unggahannya, ia mempertanyakan logika di balik tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa ia tidak mungkin mengeluarkan uang sebesar Rp10 miliar untuk menyuap polisi.
“Dikira Rp10 miliar itu sedikit? Dikira metik uang atau gimana? Ekonomi Indonesia juga lagi nggak baik-baik aja, masa dibilang nyogok polisi. Polisi mana yang disogok Rp10 M? Kasihan citra polisi,” tulis Maharani Kemala, dikutip MPN Indonesia melalui Instagram @maharanikemala, pada Rabu (12/3).
Untuk memperkuat pernyataannya, Maharani membuat unggahan lain yang menunjukkan hamparan sawah, dengan pesan bahwa uang sebesar itu lebih baik diinvestasikan dalam aset produktif.
“Rp10 M di aku bisa jadi aset produktif, bisa beli sawah di Tabanan berhektar-hektar. Tanam padi biar ekosistem tetap bagus di Bali,” tulisnya dalam caption.
Ia juga menantang akun @suaranetizenind_ untuk memberikan bukti atas tuduhan yang dilontarkan, tetapi hingga kini belum mendapatkan respons.
“Akun suara netizen belum balesin DM aku sampai sekarang. Minta bukti dong. Jangan memperkeruh suasana,” tambahnya.
Latar Belakang Perseteruan
Maharani Kemala dan Nikita Mirzani diketahui pernah berseteru pada 2023. Saat itu, Nikita menuduh Maharani dan desainer Ivan Gunawan mengirim santet kepadanya, meskipun tuduhan ini sudah dibantah.
Kemunculan nama Maharani dalam kasus ini juga dikaitkan dengan dinamika di industri kosmetik.
Maharani diketahui pecah kongsi dengan Shandy Purnamasari dalam bisnis MS Glow pada Agustus 2024.
Sementara itu, Shandy berada di pihak Nikita Mirzani dan Dokter Detektif, yang aktif mengkritik produk skincare tertentu.
Kasus hukum yang menjerat Nikita Mirzani bermula dari laporan dr Reza Gladys, yang mengklaim dirinya diperas sebesar Rp4 miliar agar produknya tidak dikritik secara negatif.
Namun, ada pula pendapat yang menyebut bahwa dr Reza Gladys berusaha menutupi kelemahan produknya dengan membayar Nikita.
Hal ini membuat seruan agar dr Reza juga diperiksa oleh pihak kepolisian sempat ramai di media sosial.
Proses Hukum Nikita Mirzani
Nikita Mirzani dan Mail Syahputra resmi ditahan setelah pemeriksaan pada (4/3/2025). Keputusan ini mendapat reaksi dari berbagai pihak, termasuk dari keluarga Nikita.
Di sisi lain, dr Reza Gladys menegaskan bahwa laporannya terhadap Nikita bukanlah keinginan pribadinya, melainkan langkah untuk membela diri.
“Ini bukan kehendak kami, ini bukan keinginan kami, tapi mau bagaimana lagi? Karena ini mungkin salah satu cara untuk membela diri,” ujar Reza saat berada di Polres Metro Jakarta Selatan pada Rabu (5/3/2025).
Ia juga menambahkan bahwa dirinya sebenarnya tidak ingin terlibat dalam konflik ini.
“Kita nggak mau ini semua terjadi, kita nggak suka keributan, tapi mau nggak mau untuk membela diri, mungkin ini salah satunya,” lanjutnya.
Kasus ini masih terus berkembang, dengan berbagai pihak memberikan tanggapan atas tuduhan yang beredar di media sosial.
(ELG/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya

