Connect with us

Selebriti

Nikita Willy Panggil Dokter ke Rumah untuk Imunisasi Anak Kedua, Begini Prosesnya

Nikita Willy bagikan momen imunisasi anak keduanya di AS, lengkap dengan pemeriksaan tumbuh kembang, tips dokter, dan gaya parenting ala Nikita.

Logompn

Published

on

Nikita willy panggil dokter ke rumah untuk imunisasi anak kedua, begini prosesnya
Nikita Willy Panggil Dokter ke Rumah untuk Imunisasi Anak Kedua, Begini Prosesnya. Gambar : Tangkapan Layar YouTube/Nikita Willy Official

MPN Indonesia 21 Mei 2025 - Nikita Willy kembali mencuri perhatian publik usai mengunggah video imunisasi anak keduanya, Nael Idrissa, di kanal YouTube miliknya pada Minggu (18/5).

Dalam tayangan tersebut, terlihat seorang dokter pria datang langsung ke rumahnya di Los Angeles, Amerika Serikat, untuk melakukan imunisasi terhadap Nael, yang lahir pada 15 Desember 2024.

Sebelum penyuntikan dilakukan, dokter terlebih dahulu melakukan pemeriksaan menyeluruh dan berbincang ringan dengan Nikita mengenai perkembangan Nael. Salah satu hal pertama yang dicek adalah kemampuan visual sang bayi.

“Apakah dia sudah mengikuti gerakan dengan matanya?” tanya dokter kepada Nikita Willy, dikutip MPN Indonesia pada Rabu (21/5).

Nikita menjawab dengan yakin bahwa Nael sudah mulai menunjukkan fokus penglihatan.

“Iya, dia suka lihat dan mengikuti kita. Kalau kita ngomong, dia menatap kita,” ucap Nikita.

Mendengar itu, sang dokter memberikan apresiasi atas perkembangan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa kemampuan fokus dengan kedua mata merupakan indikator perkembangan yang baik.

“Bagus, berarti penglihatannya mulai berkembang. Sekarang dia sudah bisa fokus pakai dua mata ya. Biasanya awal-awal masih satu arah,” jelasnya.

Tummy Time dan Kemampuan Fisik Nael

Pemeriksaan berlanjut pada aspek tumbuh kembang lainnya, termasuk tummy time, latihan tengkurap yang penting untuk memperkuat otot leher dan tubuh bayi.

Dokter menanyakan apakah Nael sudah mulai melakukannya dan di mana biasanya diletakkan.

“Dia sudah mulai tummy time belum? Ditaruhnya di mana?” tanya dokter.

Baca Juga:  Kunjungi Adnan Korban Kecelakaan 12 Tahun Lalu, Nadya Almira: Abang Semangat Sembuh Ya

Nikita menjelaskan bahwa Nael biasa tengkurap dengan wajah disandarkan di atas boneka kuda sebagai penyangga.

Dokter pun mengamati posisi tubuh Nael dan kembali melontarkan pertanyaan, “Kalau diangkat, lehernya sudah bisa tegak?”

“Iya,” jawab Nikita singkat.

“Bagus,” komentar dokter sambil tersenyum, menandakan Nael sudah berada di jalur tumbuh kembang yang sesuai.

Tak lupa, Nikita menanyakan durasi tummy time yang ideal. Dokter menyarankan agar aktivitas tersebut dilakukan dua kali sehari selama sekitar 15 menit, dengan catatan harus tetap diawasi penuh.

“Yang penting selalu diawasi ya. Jangan ditinggal. Sekitar 15 menit dua kali sehari sudah oke,” tuturnya.

Rangkaian Imunisasi dan Reaksi yang Mungkin Terjadi

Setelah pemeriksaan selesai, dokter menjelaskan tahapan imunisasi yang akan dijalani Nael hari itu.

Ia memastikan bahwa Nael sebelumnya sudah menerima vaksin Hepatitis B pertama saat lahir.

“Hari ini dia akan dapat vaksin Hepatitis B kedua, itu satu suntikan,” ujarnya.

Selain itu, Nael juga akan mendapatkan vaksin Rotavirus dalam bentuk cairan oral.

Dokter melanjutkan bahwa ada tiga suntikan lainnya yang akan diberikan, yaitu vaksin DTaP (difteri, tetanus, pertusis), vaksin gabungan Hib dan Polio, serta vaksin Pneumokokus (pneumonia).

“Jadi total hari ini ada tiga suntikan dan satu vaksin diminum,” jelasnya.

Mendengar penjelasan tersebut, Nikita sempat mengungkapkan kekhawatirannya mengenai kemungkinan demam yang kerap terjadi setelah imunisasi.

“Kemungkinan besar dia akan demam hari ini,” ucap Nikita.

Dokter pun menanggapi dengan penjelasan yang menenangkan.

Ia menyebutkan bahwa reaksi ringan seperti demam, kemerahan, atau nyeri di area suntikan adalah hal yang normal. Namun, ia juga memberi peringatan jika muncul gejala yang tidak biasa.

“Bisa demam ringan, atau area suntikan agak merah dan nyeri. Tapi kalau bengkak parah atau demam tinggi, langsung hubungi saya,” tegasnya.

Baca Juga:  7 Potret Harmonis Nikita Willy dan Indra Priawan saat Liburan ke China

Aksi Lucu Sang Kakak, Issa

Momen menarik lainnya adalah reaksi anak sulung Nikita, Issa Xander, yang sempat bersembunyi karena takut disuntik.

Namun, setelah tahu yang disuntik hanya adiknya, Issa pun keluar dari persembunyian.

Cuplikan ini memperlihatkan sisi lucu dari dinamika keluarga Nikita saat menghadapi rutinitas medis anak.

Parenting Ala Nikita Willy di Amerika

Nikita kini menetap di Amerika bersama suami, Indra Priawan, dan dua anaknya. Meski tinggal di luar negeri, pasangan ini tetap rutin pulang ke Indonesia.

Gaya parenting mereka sangat terstruktur dan penuh perhatian, mulai dari jadwal imunisasi hingga mengikuti kelas sensorik bayi.

Nikita juga aktif membagikan pengalaman sebagai ibu lewat kanal YouTube dan media sosialnya, termasuk rutinitas keluarga, cara mengasuh anak, hingga tips kesehatan.

Ia menunjukkan keseimbangan antara karier sebagai publik figur dan peran sebagai ibu rumah tangga.

Tampil Stylish Saat Liburan dan Gala Dinner

Usai merayakan Lebaran di Jakarta, Nikita dan keluarga sempat berlibur ke Italia, bertepatan dengan ulang tahun ketiga Issa.

“Izzy sudah berusia 3 tahun! Melihatmu tumbuh adalah hal favoritku, selamat ulang tahun sayang,” tulis Nikita di Instagram (8/4).

Saat liburan, Nikita tampil modis mengenakan jaket kulit cokelat, rok putih gading, dan flat shoes.

Sementara Indra tampil kasual dengan down jacket abu-abu dan topi hitam. Issa dan Nael tampil serasi dalam balutan pakaian putih.

Selain liburan, Nikita juga hadir dalam acara gala dinner produk skincare Italia di Villa Erba sebagai perwakilan Indonesia.

Ia mengenakan busana monokrom rancangan desainer Julianto, atasan korset hitam shimmer, selendang hitam, rok sifon flowy, dan handbag emas.

Rambutnya ditata dengan gaya updo modern dan makeup flawless dengan sentuhan blush on pink.

Baca Juga:  Pasang Badge #OpenToWork di LinkedIn, Prilly Latuconsina Kaget Dapat 30 Ribu Permintaan Connections

(ELG/NID/RAD)

Trending