Connect with us

Selebriti

Ogah Balik ke Nusakambangan, Ammar Zoni: Saya Bukan Penjahat

Ammar Zoni menyatakan penolakannya kembali ke Nusakambangan usai sidang kasus narkotika di Jakarta Pusat dan meminta keadilan dibuka secara proporsional.

Logompn

Published

on

Ogah Balik ke Nusakambangan, Ammar Zoni Saya Bukan Penjahat
Ammar Zoni saat di podcast dr. Richard Lee. Gambar: YouTube/dr. Richard Lee, MARS.

MPN Indonesia 31 Januari 2026 - Ammar Zoni secara terbuka menyatakan penolakannya untuk dipindahkan kembali ke Lapas Nusakambangan usai proses sidang kasus hukum dan kriminal yang masih dijalaninya terkait dugaan penyalahgunaan narkotika di Rutan Salemba.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Ammar Zoni setelah mengikuti persidangan lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis (29/1).

Dalam pernyataannya, Ammar mengungkapkan bahwa dirinya merasa keberatan jika harus kembali ke Nusakambangan, karena menilai hukuman tersebut tidak sepadan dengan kasus kriminal yang menimpanya.

“Saya pribadi memohon agar tidak dikembalikan lagi ke Nusakambangan. Karena bagaimanapun, itu tidak proporsional. Saya bukan sebagai seorang penjahat besar gitu ya,” ujarnya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis (29/1).

Ammar juga menegaskan bahwa selama proses hukum berlangsung, ia tidak mendapat ancaman dari pihak mana pun, meskipun telah menyampaikan keterangan di persidangan.

Ia berharap Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) memberi kesempatan bagi kuasa hukum dan orang-orang terdekatnya untuk menemuinya.

“Dari semua hal ini, kami sangat berharap Pak Dirjen bisa memberikan waktu dan kesempatan agar kuasa hukum serta orang terdekat saya bisa datang bertemu. Saya berharap Pak Dirjen mau melihat hal ini,” kata Ammar.

Berharap Dapat Keadilan

Penolakan Ammar Zoni terhadap pemindahan ke Nusakambangan ditegaskannya kembali saat diwawancarai awak media seusai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada (29/1).

Ia juga mengapresiasi kesaksian yang diberikan oleh Andri Setiawan Indrakusuma, yang mengungkap dugaan adanya peredaran narkoba di dalam Rutan Salemba, tempat ia saat ini ditahan.

Menurut Ammar, kesaksian tersebut memperkuat harapannya agar keadilan dapat ditegakkan secara terbuka.

“Saya berharap keadilan bisa terbuka lebar di sini. Semoga Pak Dirjen juga mau melihat itu,” tambahnya.

Baca Juga:  Jadi Tempat Prostitusi dan Pesta Miras, Walkot Tangsel Bongkar Bangunan Liar di Roxy Ciputat

Dengan tekanan mental yang dirasakan selama proses hukum berjalan, Ammar kembali menegaskan bahwa ia hanya ingin mendapat kesempatan untuk bertemu orang-orang terdekatnya.

“Saya sudah capek banget. Saya berharap bisa ketemu keluarga, karena selama ini cuma bisa ketemu di sini dan sekarang sudah mau ditarik lagi,” pungkasnya.

(ELG/NID/RAD)

Trending