Connect with us

Selebriti

Bantah Telantarkan Anak, Kuasa Hukum Sebut Denada Biayai Hidup Ressa sejak Kecil

Denada melalui kuasa hukumnya membantah tudingan penelantaran anak dan menegaskan Ressa Rizky telah diakui serta dibiayai sejak kecil.

Logompn

Published

on

Bantah Telantarkan Anak, Kuasa Hukum Sebut Denada Biayai Hidup Ressa sejak Kecil
Denada Tambunan. Gambar: Instagram/@denadaindonesia.

MPN Indonesia 31 Januari 2026 - Denada Tambunan melalui kuasa hukumnya, Muhammad Iqbal, membantah tudingan penelantaran yang dilayangkan oleh Ressa Rizky Rossano dalam gugatan hukum yang diajukan baru-baru ini.

Dalam wawancara virtual pada Kamis (29/1) malam, Iqbal menyatakan bahwa Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya dan telah membiayai kehidupannya sejak kecil.

“Masalah mengakui atau tidak itu gini, saya garis bawahi ya masalah anak ini. Mbak Denada ini bukan sekadar diakui atau ndak. Mas Ressa ini bukan sekadar diakui atau gimana ya sebagai anak ya, bahkan dibiayai, difasilitasi, disekolahkan. Namun, kok tiba-tiba ada gugatan ini, ya juga aneh,” ujar Muhammad Iqbal dalam wawancara virtual dengan awak media pada Kamis (29/1) malam.

Iqbal menegaskan bahwa pengakuan Denada terhadap Ressa bukan hanya sebatas status biologis, tetapi juga ditunjukkan dengan tanggung jawab finansial dan emosional.

“Iya, tadi dibilang bukan hanya sekadar mengakui,” lanjutnya.

Penjelasan Kuasa Hukum terkait Gugatan Ressa Rizky

Muhammad Iqbal menyampaikan bahwa Denada telah memberikan kasih sayang, membiayai kehidupan Ressa, serta menyekolahkannya.

“Jadi tak hanya mengakui, Mbak Denada juga memberikan kasih sayang, membiayai, dan menyekolahkan anaknya,” ujar Iqbal.

Ia menambahkan bahwa kendala jarak menyebabkan keduanya tidak dapat bertemu setiap hari.

“Tapi karena jarak, ya mungkin enggak setiap hari bertemu kan. Yang pasti, Mbak Dena membiayai dan memberikan fasilitas pada anaknya sejak kecil,” jelasnya.

Mengenai pernyataan Ressa dalam podcast Curhat Bang Denny Sumargo yang mempertanyakan perlakuan Denada terhadapnya yang dianggap berbeda dibandingkan dengan Aisyah Aurum

Baca Juga:  Hotman Paris Terang-terangan Ingin Jadikan Paula Verhoeven Asisten Pribadi

“Perlakuan beda bagaimana? Sama-sama diberikan kasih sayang dan sama-sama dikasih fasilitas,” ujar Iqbal.

Tanggapan Soal Gaji Rp2,5 Juta dan Asuhan di Banyuwangi

Dalam pernyataan terpisah, Iqbal menanggapi curhatan Ressa yang pernah bekerja sebagai sopir Denada dengan gaji Rp2,5 juta.

Ia menyebut hal tersebut bukanlah bentuk penelantaran.

“Kita ambil segi positif ya, itu pendidikan untuk anak supaya anak ini tidak manja. Gaji Rp2,5 juta di Banyuwangi besar tuh. Supaya dia tidak manja cuma minta nodong gini ke orang tua kan ya ndak enak lah,” jelas Iqbal.

Ketika ditanya soal alasan Denada menyerahkan Ressa untuk diasuh oleh bibinya di Banyuwangi, Iqbal mengaku tidak mengetahui secara pasti.

Ia menyampaikan bahwa sebagai kuasa hukum, dirinya tidak mencampuri keputusan pribadi kliennya.

Denada Pilih Diam saat Mediasi

Iqbal juga mengungkap bahwa Denada memilih untuk tidak memberikan pernyataan publik selama masa mediasi demi menjaga suasana tetap tenang.

“Saat masa-masa kemarin itu kan masa mediasi. Seharusnya kita tenang, cooling down-lah intinya. Supaya nanti kita sambil berpikir introspeksi diri juga. Jangan membuat gaduh di podcast, di medsos apa semua, ya seharusnya ya jangan,” katanya.

Ia menyayangkan tindakan penggugat yang dianggap menciptakan kegaduhan di media sosial dan podcast.

“Makanya pihak Mbak Denada ini ndak keluar statement apa pun kemarin pada saat masa-masa mediasi. Tujuannya itu ke arah sana. Namun, penggugat yang malah membuat gaduh, podcast sana-sini, ngomong gini-gini ndak sesuai fakta bagi kita,” tutupnya.

(ELG/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending