Selebriti
Ungkap Alasan Tetap Melahirkan Anak, Jennifer Coppen: yang Penting Aku Tidak Membunuh Manusia
Jennifer Coppen berbagi alasan mengapa dia memutuskan untuk mempertahankan kehamilannya meskipun hamil di luar nikah dengan Dali Wassink.
MPN Indonesia 8 Februari 2025 - Jennifer Coppen mengungkap alasan tetap mempertahankan kehamilannya meskipun hamil di luar nikah dengan Dali Wassink.
Sebagai seorang selebgram dengan banyak pengikut di media sosial, kabar kehamilannya sempat menjadi perhatian publik dan memengaruhi kariernya.
Keputusan untuk tetap melahirkan anaknya, Kamari Sky Wassink, bukanlah hal yang mudah bagi Jennifer Coppen.
Ia mengaku mengalami dilema besar sebelum akhirnya memutuskan untuk mempertahankan kehamilannya.
Dalam sebuah perbincangan di kanal YouTube Denny Sumargo, ia mengungkapkan bahwa keputusannya didasarkan pada keyakinan dan nilai-nilai agamanya.
“Momen aku kasih tahu Dali, aku udah pasrah. Aku ingat banget berdoa ke Tuhan, ‘Ya Tuhan, kalau memang ini jalanku, ini akhir mimpi dan karierku ya udah. Tapi pastikan bahwa bayi ini sehat dan aku bisa menjaga dia’,” kata Jennifer Coppen dalam video yang diunggah pada Jumat (8/2).
Pengalaman dari Lingkungan Sekitar
Jennifer Coppen mengaku sudah beberapa kali melihat teman-temannya mengalami kejadian serupa.
Namun, banyak di antara mereka yang memilih untuk menggugurkan kandungan karena merasa belum siap menghadapi konsekuensi dari kehamilan di luar nikah.
Di awal kehamilannya, Jennifer Coppen juga merasa khawatir bahwa Dali Wassink tidak akan bertanggung jawab atas situasi tersebut.
Ia sempat takut ditinggalkan dan harus membesarkan anaknya sendiri.
Namun, ketakutan itu berkurang setelah Dali memutuskan untuk menikahinya dan bertanggung jawab sebagai suami serta ayah.
“Mereka punya kejadian ini dan mereka memutuskan untuk aborsi. Lagi, itu adalah keputusan mereka. Tapi menurut aku, pemikiran aku, ‘Gue udah salah hamil di luar nikah. Kalau gue aborsi anak ini, aku nggak tahu bagaimana melanjutkan sisa hidupku’,” jelas Jennifer Coppen.
Keyakinan dan Nilai Agama dalam Keputusan Jennifer Coppen
Sebagai seorang muslim, Jennifer Coppen merasa aborsi bukanlah pilihan yang dapat ia ambil.
Ia menyadari bahwa kehamilan di luar nikah adalah sebuah kesalahan, tetapi menurutnya menggugurkan kandungan akan menjadi kesalahan yang lebih besar.
Ia menegaskan bahwa keputusan untuk mempertahankan kehamilan adalah bentuk tanggung jawabnya terhadap anak yang dikandungnya.
Ia percaya bahwa aborsi adalah tindakan yang sangat dilarang dalam ajaran Islam, sehingga ia tidak ingin menambah kesalahan dengan melakukan hal tersebut.
“Apalagi aku beragama muslim, aku tahu aborsi itu adalah hal yang paling dibenci sama Tuhan. Di situ aku nangis, aku mikir nggak bisa. Aku udah banyak banget dosanya, ini satu-satunya hal yang aku nggak akan lakukan,” ujar Jennifer Coppen.
Ia juga menegaskan bahwa meskipun mendapat banyak hujatan dari publik, ia tetap teguh pada pendiriannya untuk melahirkan anaknya.
“Mau aku dihujat nggak apa-apa yang penting aku tidak membunuh manusia,” tambahnya.
Kehidupan Jennifer Coppen Setelah Kepergian Dali Wassink
Kini, setelah Dali Wassink meninggal dunia, Jennifer Coppen tinggal bersama putrinya, Kamari Sky Wassink, serta mertuanya di Bali.
Sebagai seorang ibu tunggal, ia bertekad untuk membesarkan anaknya dengan baik dan memberikan kehidupan yang terbaik untuk Kamari.
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
