Connect with us

Internasional

10+ Tradisi Unik Perayaan Tahun Baru di Berbagai Negara, Ada yang Menginap di Kuburan!

Berbagai negara memiliki tradisi unik menyambut tahun baru, mulai dari menginap di kuburan, membakar boneka, hingga melempar sofa. Simak daftarnya.

Logompn

Published

on

10+ tradisi unik perayaan tahun baru di berbagai negara, ada yang menginap di kuburan!
Ilustrasi Perayaan Tahun Baru. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 28 Desember 2025 - Perayaan Tahun Baru dirayakan dengan cara yang berbeda di berbagai negara.

Selain pesta kembang api dan konser, sejumlah masyarakat memiliki tradisi khas yang diwariskan turun-temurun sebagai simbol harapan, keberuntungan, hingga pembuangan nasib buruk saat pergantian tahun.

Beberapa tradisi bahkan tergolong ekstrem, mulai dari menginap di pemakaman hingga membuang perabotan dari jendela.

Berikut ragam tradisi unik perayaan Tahun Baru dari berbagai belahan dunia.

1. Menginap di Pemakaman – Chile

Di Chile, khususnya masyarakat Taica, pergantian tahun dirayakan di pemakaman bersama keluarga yang telah meninggal.

Pada pukul 23.00, gerbang pemakaman dibuka dan warga masuk dengan membawa cahaya serta iringan musik klasik, kemudian berdoa hingga Tahun Baru tiba.

Tradisi ini bermula dari satu keluarga yang menerobos masuk ke pemakaman untuk merayakan Tahun Baru bersama kerabat yang telah wafat.

Seiring waktu, kebiasaan tersebut dilegalkan dan menjadi bagian dari perayaan resmi, dengan tujuan menciptakan suasana pergantian tahun yang tenang dan khusyuk bersama leluhur.

2. Melempar Piring dan Melompat Kursi – Denmark

Masyarakat Denmark menyambut Tahun Baru dengan melempar piring bekas ke depan pintu rumah kerabat atau teman.

Baca Juga:  Hari Olahraga Nasional 2026 Tanggal Berapa?

Semakin banyak piring pecah di depan rumah, semakin besar keberuntungan yang diyakini akan diterima.

Selain itu, warga Denmark juga melompat dari kursi tepat saat pergantian tahun sebagai simbol melompat menuju kehidupan baru.

Tradisi ini membuat penjualan piring meningkat menjelang malam Tahun Baru.

3. Festival Cahaya Api – Skotlandia

Di Skotlandia, perayaan Tahun Baru dikenal dengan Festival Cahaya Api, bagian dari Festival of Hogmanay.

Tradisi ini diikuti oleh laki-laki dewasa yang berparade sambil memutar bola api di jalan utama.

Bola api melambangkan pemurnian dan harapan akan kembalinya matahari setelah musim dingin, sebuah kepercayaan yang berasal dari tradisi bangsa Viking. Perayaan ini juga menjadi atraksi budaya yang menarik wisatawan.

4. Membakar Orang-orangan Sawah – Ekuador

Warga Ekuador menyambut Tahun Baru dengan membakar orang-orangan sawah yang terbuat dari kertas dan kayu tepat pukul 00.00.

Tradisi ini melambangkan pembuangan nasib buruk dari tahun sebelumnya.

Sebagian warga juga membakar foto yang mewakili kenangan buruk.

Boneka yang dibakar sering menyerupai tokoh publik atau figur terkenal sepanjang tahun tersebut dan dilakukan secara kolektif di ruang terbuka.

5. Komunikasi dengan Roh – Meksiko

Di Meksiko, malam Tahun Baru dipercaya sebagai waktu yang tepat untuk berkomunikasi dengan roh orang-orang yang telah meninggal.

Ritual ini dilakukan oleh keluarga atau komunitas tertentu untuk menerima pesan atau petunjuk dari leluhur.

6. Toshikoshi Soba dan 108 Lonceng – Jepang

Perayaan Tahun Baru di Jepang disebut Oshogatsu. Warga memakan mie soba (Toshikoshi Soba) pada malam 31 Desember sebagai simbol umur panjang.

Pada pagi hari, masyarakat mengunjungi kuil untuk berdoa.

Kuil-kuil di Jepang juga membunyikan lonceng sebanyak 108 kali, melambangkan pembersihan dari 108 nafsu duniawi dalam ajaran Buddha.

Baca Juga:  Hore! Naik MRT, LRT, hingga Transjakarta Cuma Rp1 pada 17 Agustus 2026

7. 12 Anggur – Spanyol

Di Spanyol, warga memakan 12 butir anggur saat detik-detik pergantian tahun.

Setiap butir dimakan mengikuti bunyi lonceng, melambangkan harapan untuk 12 bulan ke depan.

Tradisi ini telah ada sejak abad ke-19 dan dipercaya membawa keberuntungan serta menangkal nasib buruk.

8. Pakaian Dalam Berwarna – Amerika Latin

Di Brazil, Bolivia, dan Meksiko, masyarakat mengenakan pakaian dalam berwarna saat Tahun Baru.

Warna merah melambangkan cinta, sementara kuning melambangkan kemakmuran. Tradisi ini dipercaya membawa energi positif sesuai warna yang dikenakan.

9. Membuka Pintu dan Jendela – Filipina

Warga Filipina membuka pintu dan jendela pada malam Tahun Baru untuk mengusir energi negatif dan mengundang energi positif.

Mereka juga mengenakan pakaian serta menyajikan makanan berbentuk bulat yang melambangkan kemakmuran.

10. Melempar Bunga Putih – Brazil

Di Brazil, masyarakat melempar bunga putih ke laut sebagai penghormatan kepada Dewi Lautan.

Sambil melempar bunga, mereka menyampaikan harapan yang ingin terwujud di Tahun Baru. Tradisi ini banyak dilakukan di wilayah pesisir.

11. Meramal Lelehan Timah – Finlandia

Warga Finlandia mencairkan timah dan menuangkannya ke dalam air untuk meramal nasib tahun mendatang.

Bentuk timah yang mengeras dipercaya memiliki makna tertentu, seperti cinta, perjalanan, atau keberuntungan.

12. Melempar Sofa – Afrika Selatan

Di Johannesburg, Afrika Selatan, warga melempar perabotan bekas, termasuk sofa, dari jendela sebagai simbol membuang masa lalu.

Tradisi ini telah berlangsung puluhan tahun, meski kerap diperingatkan pihak keamanan karena potensi bahaya.

Tradisi Unik Lainnya di Berbagai Negara

  • Menggantung roti Natal – Irlandia: dipercaya membawa energi positif.
  • Membakar patung – Argentina dan Ekuador: simbol pembebasan dari masa lalu.
  • Mengiris apel – Republik Ceko: bentuk inti apel menentukan peruntungan.
  • Kue koin – Yunani: orang yang mendapat koin dipercaya beruntung.
  • Kostum beruang – Rumania: simbol kekuatan dan pengusir roh jahat.
  • Memecah delima – Turki: melambangkan kelimpahan.
  • Koper kosong – Kolombia: simbol harapan banyak perjalanan.
  • Menjatuhkan es krim – Swiss: dipercaya membawa keberuntungan.
  • Menulis dan membakar harapan – Rusia: abu kertas dicampur ke dalam champagne dan diminum setelah tengah malam.
Baca Juga:  Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Siapkan Penurunan Harga Tiket Pesawat

Beragam tradisi tersebut menunjukkan kekayaan budaya dunia dalam menyambut Tahun Baru, dengan makna yang berbeda namun memiliki tujuan serupa, yakni membawa harapan baik untuk tahun yang akan datang.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending