Internasional
Bos Tamiya Meninggal Dunia di Usia 90 Tahun
Shunsaku Tamiya, sosok di balik kejayaan merek Tamiya, meninggal dunia di usia 90 tahun. Dunia hobi global berduka atas kepergian sang legenda.
MPN Indonesia 24 Juli 2025 - Dunia industri mainan global berduka atas kepergian Shunsaku Tamiya, chairman sekaligus direktur Tamiya Corporation, yang meninggal dunia di usia 90 tahun pada Jumat (18/7).
Kabar duka ini diumumkan secara resmi oleh pihak perusahaan melalui Blog resmi Tamiya pada Selasa (22/7), yang menyebutkan bahwa kepergian Shunsaku merupakan kehilangan besar bagi komunitas hobi, kolektor, dan penggemar model plastik di seluruh dunia.
Shunsaku Tamiya bukan hanya sekadar pimpinan perusahaan, melainkan ikon yang membawa merek Tamiya menuju panggung internasional.
Di bawah kepemimpinannya, Tamiya berubah dari produsen model kayu sederhana menjadi perusahaan global dengan produk-produk ikonik yang terus digemari lintas generasi.
Dikutip MPN Indonesia dari Blog resmi Tamiya, upacara pemakaman dilaksanakan secara tertutup atas permintaan pribadi almarhum, dan hanya dihadiri oleh kerabat dekat.
Pihak keluarga serta perusahaan meminta publik untuk menghormati privasi mereka dengan tidak mengirimkan hadiah atau bentuk belasungkawa lainnya.
Acara perpisahan terbuka akan diumumkan pada kesempatan berikutnya.
Perjalanan Karier dan Kontribusi Shunsaku Tamiya
Karier Shunsaku Tamiya dimulai ketika ia bergabung dengan perusahaan keluarga, yang saat itu bernama Tamiya Shoji, pada tahun 1958 setelah menamatkan studi di Fakultas Hukum Universitas Waseda.
Kepemimpinannya yang dimulai pada tahun 1977 menandai era baru bagi Tamiya, yang sukses merambah pasar internasional.
Pada 1984, ia diangkat sebagai presiden kedua Tamiya Corporation, setelah dua dekade berkontribusi membangun fondasi perusahaan.
Di bawah arahannya, Tamiya bertransformasi dari produsen model kayu menjadi produsen model plastik berteknologi tinggi.
Inovasi ini menghasilkan produk-produk legendaris yang hingga kini masih diminati, seperti:
- The Hornet
- The Grasshopper
- Mini 4WD
Produk-produk ini tidak hanya sukses di pasar domestik Jepang, tetapi juga membangun komunitas penggemar global.
Popularitas Mini 4WD, misalnya, melahirkan ajang balap dan kompetisi yang memperkuat posisi Tamiya sebagai merek favorit pecinta hobi.
Warisan dan Pengaruh Global
Shunsaku Tamiya dikenal sebagai sosok visioner yang menanamkan semangat ketelitian, kreativitas, dan kualitas dalam setiap produk.
Melalui kepemimpinannya, Tamiya menjadi simbol kesabaran, keterampilan, dan kesenangan bagi para penggemar rakitan model di seluruh dunia.
Berita meninggalnya Shunsaku memicu rasa kehilangan mendalam di komunitas global.
Banyak penggemar mengenang masa kecil mereka yang diwarnai oleh aktivitas merakit model plastik Tamiya dan balapan Mini 4WD.
Pihak perusahaan dalam pernyataannya menyebut bahwa kepergian Shunsaku adalah kehilangan besar bagi dunia hobi dan industri model plastik.
Meski Shunsaku telah tiada, warisan yang ia tinggalkan akan terus hidup dalam setiap produk Tamiya yang dirakit oleh jutaan penggemar di seluruh dunia.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
