Internasional
UEA Rencanakan Bangun Kereta Cepat Bawah Laut Jalur Dubai-India, Panjang Lintasannya Hampir 2.000 Km!
UEA berencana bangun kereta cepat bawah laut dengan jalur terpanjang di dunia yang menghubungkan Dubai dengan India.
MPN Indonesia 24 Juli 2025 - Uni Emirat Arab (UEA) umumkan rencana pembangunan kereta cepat bawah laut terpanjang di dunia yang akan menghubungkan Fujairah, kota pelabuhan di UEA, dengan Mumbai, India.
Proyek ini diproyeksikan menempuh jarak sekitar 1.931 kilometer di bawah Laut Arab dengan kecepatan tempuh 600 hingga 1.000 kilometer per jam.
Pembangunan ini menjadi bagian dari langkah strategis dalam memperkuat sektor transportasi umum dan memperluas kerja sama dalam kebijakan luar negeri antara UEA dan India.
Dilansir dari Brighter Side News, proyek yang awalnya dikemukakan pada 2018 kini telah memasuki tahap pengembangan aktif.
Dengan menggabungkan kecepatan, kemewahan, dan pengalaman visual laut, proyek ini diharapkan memberikan alternatif perjalanan yang lebih cepat dari penerbangan sekaligus mempererat hubungan perdagangan dan pariwisata antarnegara.
“Ini bukan sekadar transportasi, tetapi pengalaman yang imersif,” ujar Kepala Biro Penasihat Nasional UEA Ahmed Al Hariri, dikutip MPN Indonesia, Kamis (24/7).
Tidak hanya untuk penumpang, kereta ini juga dirancang untuk mengangkut barang lintas negara. Air tawar dari India akan dikirim ke UEA, sementara minyak akan dikirim sebaliknya.
Tujuan ganda ini mencerminkan upaya Dubai untuk memperkuat hubungan dagang dengan India dan mendefinisikan ulang konsep pariwisata melalui infrastruktur transportasi umum futuristik.
UEA Tak Masalah Soal Biaya Proyek
Kereta bawah laut ini dirancang dengan jendela panorama yang melapisi terowongan, memungkinkan penumpang menikmati pemandangan dunia bawah laut saat perjalanan berlangsung.
Konsep ini menjadikan proyek kereta bawah laut tidak hanya sebagai sarana transportasi, melainkan juga atraksi wisata.
Proyek ini juga dibandingkan dengan NEOM, proyek futuristik senilai US$1 triliun yang tengah dibangun di Arab Saudi, menunjukkan persaingan antara dua negara Teluk dalam memimpin inovasi infrastruktur kawasan.
Di samping itu, tantangan utama dalam pembangunan proyek ini mencakup ketahanan struktur terhadap tekanan air laut, jaminan keselamatan pada kecepatan tinggi, dan keandalan operasional sepanjang ribuan kilometer.
Masih dilansir sumber yang sama, beberapa calon pengguna mungkin akan mengalami dampak psikologis sepanjang bepergian di kedalaman laut.
“Saya selalu waspada terhadap kedalaman laut. Meskipun saya menyukai ide ini, kemungkinan besar saya akan tetap menggunakan moda transportasi konvensional,” ujar Rajesh Verma, seorang pengusaha asal Mumbai.
Meskipun tantangan teknis dan psikologis besar, pihak UEA tidak menganggap dana sebagai hambatan utama.
Dengan rekam jejak menyelesaikan proyek-proyek ikonis seperti Burj Khalifa dan Palm Islands, fokus utama Dubai kini adalah kelayakan teknologi.
Diperkirakan proyek ini akan menelan biaya miliaran dolar tergantung material, desain, dan kompleksitas struktur terowongan.
Laporan awal menyebutkan penggunaan material transparan sebagai pengganti batu bata buram untuk memberikan visibilitas ke ekosistem laut.
Proyek Kereta Cepat Bawah Laut Dubai-India Saingi Seikan Tunnel di Jepang
Kereta bawah laut Dubai–Mumbai ini diproyeksikan melampaui skala dan ambisi proyek sejenis lainnya seperti Terowongan Channel di Eropa atau Seikan Tunnel di Jepang.
Panjang lintasannya yang sekitar 1.931 kilometer membuatnya 35 kali lipat lebih panjang dari Channel Tunnel yang hanya sepanjang 50,45 kilometer bahkan Seikan Tunnel yang memiliki jalur sepanjang 53,85 kilometer.
Selain menjadi proyek transportasi umum internasional, infrastruktur ini juga menjadi simbol diplomasi modern yang memperkuat kebijakan luar negeri UEA dengan India.
Seiring rencana ini berjalan, laporan kelayakan kini tengah dikembangkan untuk mengevaluasi material, metode konstruksi, dan dampak lingkungan proyek.
Hasil laporan tersebut akan menjadi penentu apakah proyek ini dapat direalisasikan secara aman dan berkelanjutan.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
