Connect with us

Internasional

Dalam 3 Bulan, Israel Hanya Mengizinkan 12 Truk Bantuan untuk Masuk ke Gaza

Oxfam melaporkan hanya 12 truk bantuan yang berhasil masuk Gaza dalam tiga bulan terakhir akibat blokade Israel. Krisis kemanusiaan terus memburuk.

Logompn

Published

on

Dalam 3 Bulan, Israel Hanya Mengizinkan 12 Truk Bantuan untuk Masuk ke Gaza
Dalam 3 Bulan, Israel Hanya Mengizinkan 12 Truk Bantuan untuk Masuk ke Gaza. Gambar: Voa Indonesia

MPN Indonesia 26 Desember 2024 - Oxfam, badan amal asal Inggris, melaporkan bahwa dalam tiga bulan terakhir hanya 12 truk bantuan kemanusiaan yang berhasil memasuki wilayah Gaza utara.

Situasi ini terjadi akibat penundaan dan penghalangan sistematis oleh militer Israel.

Dalam laporan yang dirilis pada Selasa (24/12), Oxfam mengungkapkan bahwa sejak 6 Oktober 2024, mereka tidak dapat mendistribusikan bantuan ke Gaza utara.

Dari total 34 truk bantuan yang berusaha melintasi perbatasan, hanya 12 truk yang berhasil mendistribusikan makanan, air, dan kebutuhan pokok kepada warga Palestina.

Pada November lalu, Oxfam hanya berhasil mendistribusikan bantuan berupa ransum siap saji, tepung terigu, dan air di sekolah Mahdia al-Shawa di Beit Hanoun, yang menjadi tempat penampungan pengungsi.

Namun, penyaluran bantuan ini menghadapi ancaman langsung.

“Tentara Israel menembaki sekolah tersebut beberapa jam setelah bantuan disalurkan, memaksa para pengungsi pergi. Keesokan harinya, militer kembali menyerang dan membakar bangunan sekolah,” demikian pernyataan Oxfam.

Kondisi Kemanusiaan di Gaza Memburuk

Direktur Oxfam untuk Timur Tengah dan Afrika Utara, Sally Abi-Khalil, menggambarkan situasi di Gaza sebagai “apokaliptik.”

Kondisi cuaca musim dingin yang ekstrem memperburuk kelaparan di kamp pengungsian yang dihuni oleh lebih dari 1,6 juta orang, termasuk 500.000 orang di daerah rawan banjir.

Seorang warga yang dievakuasi dari kamp pengungsi Al-Maghazi mengatakan kepada Oxfam bahwa kelaparan memaksa mereka membatasi aktivitas anak-anak agar tidak merasa pusing.

“Kami hanya memiliki sebungkus biskuit untuk 15 cucu,” katanya.

Blokade dan Kekerasan Menghambat Bantuan ke Gaza

Israel telah memberlakukan blokade ketat terhadap Gaza sejak 7 Oktober 2024, memutus pasokan makanan, bahan bakar, dan listrik.

Baca Juga:  Dituduh Israel Lindungi Hamas, Qatar Jawab Santai Begini

Sebanyak 51 truk bantuan terpaksa kembali ke Mesir karena diadang di perbatasan.

Selain itu, pekerja bantuan menghadapi tekanan berat, termasuk keharusan membayar “uang keamanan” dan ancaman kekerasan dari pasukan militer serta pemukim Israel.

Insiden terbaru menunjukkan demonstran Israel memblokir jalan dengan batu, mencegah truk-truk bantuan memasuki Gaza.

Trending