Connect with us

Internasional

Demo Berdarah di Nepal, Menlu Arzu Habis Diamuk Massa

Video beredar menunjukkan Menlu Nepal mengusap darah dari wajahnya akibat dikeroyok setelah kediamannya diterobos pengunjuk rasa.

Logompn

Published

on

Demo berdarah di nepal, menlu arzu habis diamuk massa
Menteri Luar Negeri Nepal, Arzu Rana Deuba dipukuli massa demo | Gambar: NDTV

MPN Indonesia 11 September 2025 - Menteri Luar Negeri Nepal, Arzu Rana Deuba, menjadi korban dalam demonstrasi yang berujung kerusuhan di Kathmandu, Rabu (10/9).

Aksi yang dinamai Protes Gen Z ini awalnya digelar untuk memprotes korupsi, nepotisme, dan pemblokiran media sosial, namun berubah menjadi kekerasan massal.

Dalam video yang beredar di media sosial, Arzu terlihat mengusap darah dari wajahnya saat dikerubungi massa sebelum ditendang dari belakang dan dipukul di wajah setelah kediamannya diterobos pengunjuk rasa.

Video lain menunjukkan, Arzu dan suaminya yang merupakan mantan Perdana Menteri Nepal, Sher Bahadur Deuba saat diamankan oleh pihak berwenang di lokasi yang sepi dari amukan massa. Keduanya dalam kondisi kepala diperban dan baju yang penuh bercak darah.

Awal Mula Kerusuhan di Nepal

Kerusuhan tersebut diawali aksi protes oleh sejumlah pemuda karena pemerintah Nepal memblokir 26 platform media sosial yang dianggap tidak terdaftar resmi, termasuk Facebook, YouTube, dan X.

Namun, masalah pemblokiran tersebut hanya jadi pemantik di tengah buruknya sentimen publik yang sudah jenuh dengan praktik politik dinasti dan korupsi.

Kemarahan publik kemudian memuncak karena gaya hidup mewah anak-anak pejabat di Nepal.

Berdasarkan laporan yang dihimpun dari NDTV, aksi yang berlangsung sejak Senin (8/9) ini telah menyebabkan sedikitnya 21 orang tewas serta lebih dari 300 lainnya luka-luka.

Media lokal memberitakan situasi di Kathmandu sangat mencekam, dengan aparat keamanan terlibat bentrokan langsung dengan kelompok pemuda yang memblokir jalan dan ruang publik.

Kemarahan publik pun turut menyasar gedung-gedung pemerintah hingga pejabat Nepal, salah satunya rumah Menlu Arzu.

Pengamat menyebut aksi ini sebagai salah satu ujian politik terbesar dalam sejarah modern Nepal, dengan generasi muda bersatu menuntut perubahan struktural dalam pemerintahan dan penghapusan praktik korupsi serta nepotisme.

Baca Juga:  Trump Ejek Presiden Prancis Emmanuel Macron di Forum Ekonomi Dunia, Ini Penyebabnya

(ADN/NID/RAD)

Trending