Connect with us

Internasional

Trump Ejek Presiden Prancis Emmanuel Macron di Forum Ekonomi Dunia, Ini Penyebabnya

Donald Trump mengejek Presiden Prancis Emmanuel Macron atas penampilannya mengenakan kacamata hitam saat pidato dalam WEF.

Logompn

Published

on

Trump ejek presiden prancis emmanuel macron di forum ekonomi dunia, ini penyebabnya
Presiden Prancis Emmanuel Macron saat pidato di WEF 2026 | Gambar: WEF/Valeriano Di Domenico

MPN Indonesia 24 Januari 2026 - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengejek Presiden Prancis Emmanuel Macron atas penampilannya mengenakan kacamata hitam saat menyampaikan pidato dalam Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) yang digelar di Davos, Swiss.

Macron tampil di WEF pada Selasa (20/1) sementara Trump berbicara di forum tersebut pada Rabu (21/1).

Saat menyampaikan pidato, Trump mengomentari gaya Macron yang mengenakan kacamata hitam aviator dalam ruangan saat pidato.

“Saya melihatnya kemarin dengan kacamata hitam yang indah itu, apa yang terjadi?” ujar Trump dalam pidatonya di depan para elite global di WEF, dikutip MPN Indonesia dari Reuters.

Sementara itu, kantor Macron mengatakan bahwa kacamata tersebut dikenakan karena mata Macron mengalami pembuluh darah pecah.

Macron Layangkan Kritik Keras ke AS

Komentar Trump itu datang setelah Macron menyampaikan kritik keras terhadap kebijakan perdagangan AS, khususnya ancaman tarif dari Washington terhadap produk ekspor Eropa.

Dalam pidatonya, Macron menyatakan Prancis menolak tarif yang dianggap “tidak dapat diterima” dan menegaskan bahwa Prancis lebih memilih penghormatan ketimbang penindasan.

Macron menekankan posisi Prancis dan Eropa yang mendukung supremasi hukum dan menolak tekanan dari negara lain.

Ia menyatakan bahwa Prancis dan Eropa terikat pada kedaulatan nasional serta prinsip-prinsip Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Kami akan melakukan yang terbaik untuk mewujudkan Eropa yang lebih kuat, jauh lebih kuat dan lebih otonom,” kata Macron sambil mengenakan kacamata hitam.

Macron juga mengingatkan dunia akan risiko pergeseran menuju tatanan global tanpa aturan.

Ia menyebut bahwa tanpa tata kelola kolektif yang efektif, dunia akan jatuh pada persaingan tanpa henti.

Ia mencontohkan strategi perdagangan Amerika Serikat yang menurutnya “secara terbuka bertujuan untuk melemahkan dan menundukkan Eropa”.

Baca Juga:  Timnas Iran Tak Boleh Menginap di AS saat Piala Dunia 2026, Ini Alasannya

(ADN/NID/RAD)

Trending