Internasional
Detik-Detik Pesawat Militer Turki C-130 Hercules Jatuh dan Meledak di Georgia, 20 Prajurit Gugur dalam Tugas
Pesawat kargo militer Turki C-130 Hercules jatuh dan meledak di wilayah Sighnaghi, Georgia timur hingga menewaskan seluruh 20 personel di dalamnya.
MPN Indonesia 13 November 2025 - Sebuah pesawat kargo militer Turki jenis C-130 Hercules jatuh dan meledak di wilayah Sighnaghi, Georgia timur, pada Selasa (11/11) hingga menewaskan seluruh 20 personel di dalamnya.
Pesawat diketahui lepas landas dari bandara Ganja, Azerbaijan menuju perjalanan pulang ke Turki usai menyelesaikan misi militer di Azerbaijan.
“Rekan-rekan seperjuangan kita yang heroik gugur pada 11 November 2025 akibat jatuhnya pesawat kargo militer C-130 kita, yang lepas landas dari Azerbaijan untuk kembali ke Turki,” kata Menteri Pertahanan Turki, Yasar Guler di akun X miliknya, dikutip MPN Indonesia dari AFP pada Kamis (13/11).
Kronologi dan Lokasi Kejadian
Berdasarkan rekaman video yang beredar, pesawat terlihat berputar secara horizontal sebelum jatuh ke tanah dan terbakar hebat, disertai asap hitam pekat.
Pesawat C-130 Hercules tersebut jatuh sekitar lima kilometer dari perbatasan negara bagian Georgia dengan Azerbaijan.
Puing-puing pesawat, termasuk pintu pesawat, ditemukan berserakan tak jauh dari lokasi utama jatuhnya badan pesawat.
Meski penyebabnya belum diketahui, laporan otoritas lalu lintas udara Georgia menyebut pesawat hilang dari radar tak lama setelah masuk wilayah udara Georgia, dan insiden diketahui pertama kali dari laporan layanan darurat setempat.
Tim penyelamat Georgia langsung dikerahkan untuk melakukan evakuasi dan pendinginan di lokasi kejadian. Namun, tidak ada korban selamat dalam kecelakaan tersebut.
Sementara itu, Turki juga mengirim tim bantuan untuk mendukung operasi pencarian dan penyelamatan yang dilakukan bersama otoritas Georgia.
Respons Pemerintah Setempat
Merespons insiden tersebut, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menyampaikan duka cita atas tragedi ini di sela-sela pidatonya di Ankara.
“Semoga Tuhan mengistirahatkan jiwa para martir kami, dan marilah kita bersama mereka melalui doa-doa kita,” ucapnya sebagaimana dikutip dari Reuters.
Duta Besar AS untuk Turki, Tom Barracks, turut menyampaikan belasungkawa.
“Kami berdiri dalam solidaritas bersama Turki dan siap memberikan dukungan apa pun yang diperlukan dalam penyelidikan penyebab kecelakaan ini,” ujarnya dalam pernyataan resmi dari Washington.
Sementara itu, perusahaan pembuat pesawat, Lockheed Martin asal Amerika Serikat, menyatakan siap membantu proses investigasi.
“Keselamatan adalah prioritas tertinggi kami, dan tim teknis kami siap bekerja sama sepenuhnya dengan Angkatan Udara Turki dan otoritas terkait,” kata juru bicara perusahaan tersebut.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
