Connect with us

Internasional

Diancam Trump, Thailand-Kamboja Sepakat Buat Gencatan Senjata

Pihak Thailand dan Kamboja sepakat untuk diskusi soal gencatan senjata setelah dihubungi Trump.

Logompn

Published

on

Diancam trump, thailand kamboja sepakat buat gencatan senjata
Diancam Trump, Thailand-Kamboja Sepakat Buat Gencatan Senjata | Gambar: Instagram/@whitehouse

MPN Indonesia 28 Juli 2025 - Perdana Menteri Kamboja, Hun Manet, mengumumkan bahwa negaranya sepakat untuk melakukan gencatan senjata dengan Thailand pada Minggu (27/7), setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan ultimatum kepada kedua negara.

Hun Manet menyatakan melalui unggahan di akun Facebook resminya bahwa Kamboja sepenuhnya mendukung gencatan senjata segera dan tanpa syarat antara angkatan bersenjata kedua negara.

“Saya telah menyampaikan dengan tegas kepada Yang Terhormat Presiden Donald Trump bahwa Kamboja menyetujui usulan gencatan senjata segera dan tanpa syarat antara kedua angkatan bersenjata,” tulisnya dalam keterangan, dikutip MPN Indonesia pada Senin (28/7).

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Trump menghubunginya pada Sabtu (26/7) malam.

Dalam percakapan tersebut, Trump menegaskan bahwa keberlanjutan negosiasi tarif impor antara AS dengan Kamboja dan Thailand akan bergantung pada kesediaan kedua negara untuk menyepakati gencatan senjata.

Hun Manet menambahkan bahwa Trump telah meyakinkannya bahwa Thailand juga telah setuju untuk melakukan gencatan senjata setelah Presiden AS berbicara dengan Perdana Menteri sementara Thailand, Phumtham Wechayachai.

“Ini merupakan kabar baik bagi tentara dan rakyat kedua negara. Saya berharap pihak Thailand tidak akan mengubah sikap mereka seperti yang mereka lakukan terhadap upaya Perdana Menteri Anwar Ibrahim pada 24 Juli,” katanya.

Selain itu, Hun Manet menyebutkan bahwa dirinya juga telah menyampaikan komitmen gencatan senjata tersebut kepada Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, yang saat ini menjabat sebagai Ketua ASEAN.

Merespons pernyataan dari pihak Kamboja, Trump dalam keterangan tertulisnya menyampaikan bahawa kedua negara ini sepakat untuk bertemu dan menyusun gencatan senjata.

“Mereka sepakat untuk segera bertemu dan segera menyusun Gencatan Senjata dan, pada akhirnya, PERDAMAIAN!” tulis Trump, dikutip MPN Indonesia dari Reuters.

Baca Juga:  Alasan John Herdman Tak Duduk di Bench Pelatih saat Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026

Thailand Setuju untuk Gencatan Senjata

Pemerintah Thailand, melalui pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri pada Sabtu (26/7), menyampaikan bahwa mereka pada prinsipnya menyetujui pelaksanaan gencatan senjata. Keputusan ini diumumkan setelah Presiden Trump menghubungi Bangkok.

“Thailand pada prinsipnya setuju untuk melakukan gencatan senjata,” bunyi pernyataan resmi Thailand.

Masih dikutip dari Reuters, Phumtham juga meminta kepada Trump untuk menyampaikan kepada pihak Kamboja bahwa pihaknya mau diskusi soal gencatan senjata.

“Thailand ingin mengadakan dialog bilateral sesegera mungkin untuk menghasilkan langkah-langkah dan prosedur bagi gencatan senjata dan penyelesaian konflik secara damai,” katanya.

Sebelumnya, Thailand telah memberikan klarifikasi atas tuduhan dari pihak Kamboja terkait penolakan terhadap usulan gencatan senjata yang diajukan oleh Anwar Ibrahim.

Dalam pernyataan terpisah, Phumtham menegaskan bahwa Thailand tidak menolak usulan tersebut, namun memerlukan kejelasan lebih lanjut terkait ketentuan-ketentuan dalam kesepakatan gencatan senjata.

Phumtham menyatakan bahwa Thailand hanya meminta adanya komitmen konkret dan jaminan agar konflik serupa tidak terulang di masa mendatang.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending