Connect with us

Politik

Ketum PP AMPG Said Aldi Al Idrus Serukan Perdamaian ASEAN pada HUT ke-81 TNI

Said Aldi membawa pesan perdamaian ASEAN dalam 4th ASEAN Countries Conference di Phnom Penh yang bertepatan dengan HUT ke-81 TNI.

Actress 1299250

Published

on

Ketum PP AMPG Said Aldi Al Idrus Serukan Perdamaian ASEAN pada HUT TNI ke
Ketum PP AMPG Said Aldi Al Idrus saat hadiri 4th ASEAN Countries Conference. Gambar: Dok. Istimewa

MPN Indonesia 5 Oktober 2026 - Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus menyerukan perdamaian kawasan ASEAN dari Phnom Penh, Kamboja, Senin (5/10).

Pesan itu disampaikan bertepatan HUT ke-81 TNI saat ia mengikuti rangkaian 4th ASEAN Countries Conference.

Said membawa pesan perdamaian melalui forum internasional yang mempertemukan tokoh dan jejaring lintas negara ASEAN.

“Kita harus membumikan kalimat perdamaian di negara masing-masing, agar kita semua bisa merasakan stabilitas ekonomi yang baik antar negara,” ujar Said dalam keterangannya.

Ia menyampaikan pernyataan tersebut di tengah agenda internasional yang berlangsung di Kamboja.

“Inilah esensi dari TNI yang kuat, rakyat yang bersatu, dan ASEAN yang damai,” tegas Said.

Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar atau PP AMPG menghadiri forum tersebut setelah menerima undangan resmi.

Jajaran pengurus organisasi hadir bersama Said Aldi Al Idrus dalam kegiatan di Kerajaan Kamboja.

Forum itu mempertemukan jejaring pemuda dan tokoh dari berbagai negara di Asia. Pesertanya berasal dari jaringan kepartaian, keagamaan, ekonomi, dan budaya.

Said juga menyampaikan ucapan selamat HUT TNI dari Kamboja.

Hubungan Indonesia dan Kamboja

Said menjelaskan hubungan Indonesia dan Kamboja memiliki catatan sejarah panjang.

Ia juga menyinggung posisi Kamboja sebagai negara di Asia Tenggara serta sejarah hubungan kedua negara.

“Kerajaan Kamboja adalah negara berbentuk monarki konstitusional di Asia Tenggara, penerus Kekaisaran Khmer yang pernah menguasai Semenanjung Indochina pada abad 11-14,” ujar Said.

Ia kemudian menyampaikan peran Indonesia menjelang kemerdekaan Kamboja.

Menurut Said, buku taktik perang karya perwira militer Indonesia pernah digunakan oleh militer negara tersebut.

Baca Juga:  Letjen Robi Herbawan Ditunjuk sebagai Kabais TNI

“Sejarah mencatat, menjelang kemerdekaannya, Indonesia banyak membantu Kamboja. Buku-buku taktik perang karangan perwira militer Indonesia banyak digunakan oleh militer Kamboja,” katanya.

Said juga menyebut adanya pembelajaran bahasa Indonesia bagi calon perwira di negara tersebut.

Pernyataan itu disampaikan saat menjelaskan hubungan kedua negara.

“Oleh karena itu, calon perwira di Kamboja wajib belajar dan bisa berbahasa Indonesia,” ujar Said.

PP AMPG Perluas Jejaring Pemuda ASEAN

Said menyebut kegiatan tersebut membuka kesempatan untuk memperluas hubungan dengan peserta dari berbagai negara.

Pertemuan juga menjadi ruang membangun relasi bisnis serta pertukaran pengetahuan.

“Kita mendapat sahabat baru, mendapat jejaring bisnis, dan yang terpenting kita mendapat ilmu dunia untuk kebaikan di akhirat,” kata Said.

Menurutnya, silaturahmi lintas negara menjadi salah satu bagian dari kegiatan yang diikuti delegasi.

Ia menyampaikan pesan tersebut saat menjelaskan manfaat jaringan yang terbentuk selama forum.

“Sebab kita yakini, semakin banyak kita bersilaturahmi, semakin banyak sahabat, semakin banyak pula kebaikan. Insya Allah. Amin,” tutup Said.

Agenda 4th ASEAN Countries Conference di Phnom Penh

Konferensi 4th ASEAN Countries Conference bertema The Best Nation bertujuan mendorong nilai moderasi dan keseimbangan dalam kehidupan masyarakat.

Agenda juga diarahkan untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama antarlembaga serta tokoh Islam.

Konferensi kemudian berlanjut pada Selasa (6/10). Pembahasan diarahkan pada penerapan moderasi dalam masyarakat serta upaya menjaga perdamaian dan stabilitas.

Agenda hari kedua juga membahas peran lembaga resmi serta minoritas Muslim.

Pembahasan tersebut berkaitan dengan moderasi, perdamaian, keamanan, dan kehidupan berdampingan.

(AKM/NID/RAD)

Trending