Connect with us

Internasional

Diduga Penisnya Nyangkut, Atlet Lompat Galah Perancis Gagal di Olimpiade Paris 2024

Anthony Ammirati gagal lolos kualifikasi lompat galah di Olimpiade Paris 2024, gagal melewati palang 5,7 meter karena tersangkut penis.

Arthur

Published

on

Diduga Penisnya Nyangkut, Atlet Lompat Galah Perancis Gagal di Olimpiade Paris
Atlet lompat galah asal Perancis. Gambar: Instagram/@envol.cerclesportif

MPN Indonesia 6 Agustus 2024 - Anthony Ammirati, atlet lompat galah asal Perancis, menghadapi insiden saat berkompetisi di Olimpiade Paris 2024.

Pada Sabtu, (3/8), Ammirati mengalami kegagalan dalam babak kualifikasi lompat galah putra.

Ia tidak berhasil melewati palang setinggi 5,7 meter, yang disebabkan oleh insiden tak terduga yang melibatkan bagian tubuhnya, sehingga palang jatuh bersamaan dengan dirinya.

Insiden di Kualifikasi Lompat Galah

Saat mencoba melompat melewati palang, Ammirati, yang saat ini berusia 21 tahun, berlari dengan galah menuju rintangan setinggi 5,7 meter.

Namun, saat berada di udara dan berusaha melepaskan galahnya, dugaan muncul bahwa bagian tubuhnya yang menonjol, diduga penisnya, menyentuh palang tersebut.

Akibat dari sentuhan ini, palang jatuh dan Ammirati gagal menyelesaikan lompatan dengan sempurna.

Tidak hanya itu, ia juga kehilangan keseimbangan dan jatuh dari ketinggian, sehingga tidak mendapatkan poin dalam percobaan tersebut.

Kegagalan ini menyebabkan Ammirati terhenti dari kompetisi, membuatnya kehilangan kesempatan untuk melanjutkan perjuangan di ajang Olimpiade Paris 2024.

Kekecewaan Ammirati Setelah Kegagalan

Ammirati, yang merupakan juara dunia lompat galah U-20 pada tahun 2022, mengungkapkan rasa kecewanya setelah mengalami kegagalan di Olimpiade.

Ia menegaskan bahwa dirinya merasa sangat terpukul oleh kejadian tersebut, terutama karena tidak ada kesalahan besar yang ia rasakan dalam percobaan ketiga di ketinggian 5,7 meter.

“Ini sangat mengecewakan. Saya agak kecewa sebab saya tak berbuat salah sedikitpun pada percobaan ketiga di 5,7 m,” ungkapnya.

Ammirati juga menjelaskan bahwa kegagalannya lebih disebabkan oleh masalah teknis daripada masalah fisik. Ia mengakui bahwa teknik lompatan yang kurang sempurna menjadi penyebab utama dari kegagalannya dalam percobaan tersebut.

Baca Juga:  Petinju Aljazair Imane Khelif Ajukan Gugatan Hukum Usai Dituduh Transgender

“Apa yang saya lewatkan adalah sedikit lompatan dalam latihan untuk menyempurnakan pengaturan. Hanya masalah teknik saja,” tambahnya.

Tidak dapat dipungkiri, insiden yang dialami oleh Ammirati dalam ajang Olimpiade Paris 2024 ini menarik perhatian banyak orang, terutama di dunia maya.

Harapan untuk Bangkit di Kesempatan Berikutnya

Meskipun kegagalan di Olimpiade Paris 2024 menjadi pukulan berat bagi Ammirati, ia tidak lantas menyerah.

Sebagai seorang atlet muda dengan potensi besar, Ammirati menyadari bahwa perjalanan kariernya masih panjang.

Kegagalan ini, menurutnya, justru bisa menjadi motivasi untuk terus memperbaiki diri dan tampil lebih baik di masa depan.

“Saya akan memperbaiki teknik saya dan kembali lebih kuat,” ujar Ammirati.

Sebagai seorang juara dunia lompat galah U-20, Ammirati memiliki pengalaman dan kemampuan untuk bangkit dari keterpurukan.

Ia menyadari bahwa konsistensi dalam latihan dan kesempurnaan dalam teknik akan menjadi kunci keberhasilannya di kompetisi-kompetisi berikutnya.

Trending