Connect with us

Internasional

Elon Musk Sebut Presiden Ukraina Zelensky Kejam dan Tak Manusiawi

Pendiri Tesla dan SpaceX, Elon Musk mengomentari sikap Presiden Ukraina Zelensky terkait konflik dengan Rusia.

Actress 1299250

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 03 04t104131.390
Elon Musk Sebut Presiden Ukraina Zelensky Kejam dan Tak Manusiawi | Gambar: X/@elonmusk

MPN Indonesia 4 Maret 2025 - Pendiri Tesla dan SpaceX, Elon Musk mengomentari sikap Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky terkait konflik dengan Rusia.

Melalui unggahannya di X, Musk menuduh Zelensky mengambil keputusan yang kejam dan tidak manusiawi dengan tetap melanjutkan perang.

“Apa yang sudah saya katakan lebih dari 2 tahun yang lalu adalah bahwa Ukraina harus mencari perdamaian atau menderita kehilangan banyak nyawa tanpa keuntungan apa pun. Yang terakhir adalah pilihan Zelensky. Sekarang, dia ingin melakukannya lagi. Ini kejam dan tidak manusiawi,” tulis Musk dikutip MPN Indonesia dari X @elonmusk, Selasa (4/3).

Pernyataan Elon Musk ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Zelensky dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, setelah perdebatan yang panas di Gedung Putih.

Musk bahkan menyematkan unggahan tersebut di akun X-nya, sehingga tetap berada di posisi teratas dalam profilnya.

Pro Kontra Pernyataan Elon Musk

Unggahan Elon Musk langsung mendapat tanggapan luas dari netizen. Dengan jumlah pengikut mencapai lebih dari 219 juta, pernyataan miliarder tersebut memicu diskusi yang beragam mengenai perang Ukraina-Rusia.

Sebagian netizen tidak setuju dengan pandangan Musk dan menyatakan bahwa Ukraina berhak mempertahankan diri dari agresi Rusia.

“Hey 🤡, Ukraina telah DIINVASI oleh Rusia. Jika kamu, Trump, dan Putin menginginkan perdamaian, Rusia harus angkat kaki dari Ukraina. Titik,” tulis netizen.

“Menyalahkan korban adalah senjata utama propaganda Rusia. Apa yang membuatmu berpihak pada fasis genosida, Elon? Siapa yang menyakitimu?” saut yang lain.

“Putin bisa saja mengakhiri perangnya dan meninggalkan Ukraina. Tidak ada alasan baginya untuk menginvasi sejak awal. Itu juga akan membawa perdamaian dan menghentikan pertumpahan darah. Kenapa Elon Musk tak meminta Rusia untuk berhenti?” komentar netizen lain.

Baca Juga:  Ukraina Rusak 41 Pesawat Tempur Rusia Lewat Operasi Jaring Laba-Laba

Namun, ada juga yang mendukung opini Elon Musk, menilai bahwa konflik yang berkepanjangan akan merugikan Ukraina dan dunia.

“Penilaian Elon Musk terbukti benar, dan dua tahun terakhir hanya menegaskan betapa buruknya penolakan keras kepala Zelensky untuk mengejar perdamaian, tidak hanya bagi Ukraina, tetapi juga bagi seluruh dunia,” kata netizen lain.

(ADN/NID/RAD)

Trending