Connect with us

Internasional

Emmanuel Macron Kaji Aturan Baru: Siswa SMA Prancis Tak Boleh Bawa HP di Sekolah

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan rencana pemerintah untuk memperluas larangan penggunaan ponsel di sekolah, dari tingkat SMP ke SMA.

Logompn

Published

on

Macron berencana kaji aturan baru siswa sma prancis tak boleh bawa hp di sekolah
Macron Berencana Kaji Aturan Baru Siswa SMA Prancis Tak Boleh Bawa HP di Sekolah | Gambar: Reuters/Philippe Wojazer

MPN Indonesia 2 Desember 2025 - Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan rencana pemerintah untuk memperluas larangan penggunaan ponsel di sekolah, dari tingkat sekolah menengah pertama (SMP) ke sekolah menengah atas (SMA).

Kebijakan ini ditujukan untuk mengatasi berbagai persoalan yang tengah meningkat di kalangan remaja, termasuk kesepian dan masalah kesehatan mental.

Diketahui, larangan penggunaan ponsel sudah diberlakukan sejak tahun 2018 untuk jenjang prasekolah, taman kanak-kanak, sekolah dasar, dan SMP di Prancis.

Kini, pemerintah mempertimbangkan penerapannya pada tingkat SMA atau lycee, yang dihuni oleh siswa berusia 15–18 tahun.

Rencana Diperluas ke Jenjang SMA

Macron menyampaikan bahwa larangan ponsel di tingkat SMP telah berjalan dengan baik.

Ia mengindikasikan bahwa langkah serupa kemungkinan akan diterapkan di SMA mulai tahun ajaran mendatang.

“Kami telah menyingkirkan ponsel dari sekolah menengah pertama. Kami akan memperluasnya ke sekolah menengah atas tahun ajaran mendatang,” ucap Macron saat berbicara kepada para pembaca surat kabar Ebra di komune Mirecourt, Vosges, seperti dikutip MPN Indonesia dari Anadolu Agency, Selasa (2/12).

Macron menyatakan bahwa Menteri Pendidikan Edouard Geffray sedang mengkaji rencana pelarangan ponsel di SMA. Ia juga menegaskan bahwa sekolah adalah tempat untuk belajar dan berinteraksi.

“Ini adalah tempat di mana Anda belajar, dan tempat di mana Anda berinteraksi,” ujarnya yang semakin menyoroti bahwa banyak remaja mengalami kesepian dan gangguan kesehatan mental.

Tantangan Penerapan Aturan Baru

Meskipun larangan ponsel sudah berlaku di berbagai tingkat pendidikan sejak 2018, perluasan ke jenjang SMA kemungkinan akan membutuhkan legislasi baru.

Undang-undang yang disahkan pada tahun 2018 hanya secara eksplisit mencakup jenjang prasekolah hingga SMP. Oleh karena itu, parlemen Prancis mungkin perlu mengesahkan aturan baru agar larangan ini dapat diberlakukan di SMA.

Baca Juga:  Kapan iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan iPhone Duo Masuk Indonesia?

Di sisi lain, penerapan aturan tersebut tidak selalu mudah. Meskipun sudah diberlakukan, undang-undang tahun 2018 ini disebutkan “terkadang sulit ditegakkan.”

Selain itu, pemerintah Prancis juga telah memulai inisiatif “jeda digital” sejak Januari 2025 sebagai bagian dari kebijakan pencegahan paparan layar digital,

Dalam kebijakan ini, anak-anak di bawah usia 15 tahun diwajibkan meninggalkan ponsel mereka di loker, tas, atau kantong selama sesi belajar berlangsung.

Tujuan dari kebijakan tersebut adalah mengurangi dampak buruk dari paparan perangkat digital terhadap anak-anak.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Daftar 7 Pemain Diaspora yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia
Olahraga4 minutes ago

Jelang Piala Asia 2027, Ini Daftar 7 Pemain yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita23 minutes ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita30 minutes ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita55 minutes ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti1 hour ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi1 hour ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal1 hour ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga2 hours ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional2 hours ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi3 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi3 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga4 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral4 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga4 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga4 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

Trending