Internasional
Jet Tempur India Jatuh saat Atraksi di Dubai Air Show, Pilot Tewas
Seorang pilot tewas setelah jet tempur Tejas milik Angkatan Udara India jatuh saat atraksi di Dubai Air Show 2025.
MPN Indonesia 22 November 2025 - Seorang pilot tewas setelah sebuah jet tempur Tejas milik Angkatan Udara India jatuh saat melakukan atraksi udara di Dubai Air Show pada Jumat (21/11).
Insiden terjadi sekitar pukul 14.15 waktu setempat di Bandara Internasional Al Maktoum, tepat pada hari terakhir pameran kedirgantaraan tersebut.
Jet tempur buatan dalam negeri India itu dilaporkan terbang rendah sebelum menukik tajam dan terbakar hebat.
Menurut saksi mata, pesawat berubah menjadi bola api dan menimbulkan kepulan asap hitam dari belakang area landasan pacu yang berpagar.
Pemerintah Dubai menyatakan tim pemadam dan unit tanggap darurat segera menangani situasi di lokasi kejadian.
Angkatan Udara India (IAF) memastikan pilot tewas di tempat kejadian dan menyampaikan bahwa investigasi segera dilakukan.
“Pengadilan penyelidikan sedang dibentuk untuk mengetahui penyebab kecelakaan,” ujar IAF seperti dikutip MPN Indonesia dari Reuters, Sabtu (22/11).
“IAF sangat menyesalkan hilangnya nyawa dan berdiri teguh bersama keluarga yang ditinggalkan di masa duka ini,” ujar IAF dalam laporan terpisah, dikutip MPN Indonesia dari Al Jazeera.
Kronologi dan Penanganan Insiden
Kecelakaan jet tempur HAL Tejas ini terjadi dalam ajang Dubai Air Show 2025, yang merupakan pameran penerbangan terbesar di Timur Tengah.
Atraksi udara dilanjutkan kembali kurang dari dua jam setelah area dinyatakan aman.
Pihak penyelenggara menyatakan tidak ada penonton yang terluka dalam kejadian tersebut.
Tim pemadam kebakaran dan unit tanggap bencana dikerahkan segera setelah kejadian.
Foto-foto yang dibagikan Pemerintah Dubai menunjukkan puing-puing pesawat yang masih mengepul saat dipadamkan.
Sirene darurat terdengar di seluruh kawasan bandara sesaat setelah kecelakaan.
Jet tempur Tejas sendiri merupakan pesawat tempur pertama yang sepenuhnya dirancang dan diproduksi di India oleh Hindustan Aeronautics Limited (HAL), dengan menggunakan mesin dari General Electric.
Pesawat ini dikembangkan untuk menggantikan armada MiG-21 buatan Rusia yang sudah menua.
Jet Tempur Tejas Sudah Dua Kali Kecelakaan
Insiden di Dubai Air Show menjadi kecelakaan kedua yang melibatkan jet tempur Tejas.
Sebelumnya, pada Maret 2024, sebuah pesawat Tejas jatuh saat latihan rutin di Rajasthan, namun sang pilot berhasil selamat setelah menggunakan kursi pelontar.
Tejas merupakan bagian dari upaya modernisasi Angkatan Udara India. Saat ini, armada India masih banyak menggunakan pesawat dari era Uni Soviet.
IAF menargetkan pengoperasian hampir 220 unit jet tempur Tejas, termasuk varian Mk-1A, dalam dekade mendatang.
Meskipun terus dipromosikan secara aktif dalam pameran internasional, minat dari negara lain untuk membeli jet tempur ini masih terbatas.
General Electric menyatakan akan mendukung penuh proses penyelidikan atas kecelakaan terbaru tersebut.
Dubai Air Show 2025 diketahui menarik lebih dari 148 ribu pengunjung dan diikuti oleh 1.500 peserta pameran.
Kecelakaan ini menjadi insiden pertama yang menimbulkan korban jiwa sepanjang sejarah penyelenggaraan pameran dua tahunan tersebut.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
