Internasional
Paus Fransiskus Tetap Kerja di Ranjang RS meski Sakit Kritis
Paus Fransiskus masih dalam kondisi kritis akibat pneumonia ganda, namun kesehatannya mulai stabil. Vatikan terus memantau perkembangannya.
MPN Indonesia 27 Februari 2025 - Paus Fransiskus saat ini masih dalam kondisi kritis akibat pneumonia ganda yang dideritanya. Meskipun demikian, kesehatannya mulai menunjukkan tanda-tanda stabil.
Pemimpin tertinggi Gereja Katolik ini tetap menjalankan tugasnya dari tempat tidurnya di Rumah Sakit Gemelli, Roma, Italia.
Sejak dirawat pada 14 Februari 2025, Paus Fransiskus, yang kini berusia 88 tahun, mengalami kesulitan bernapas dan sempat memerlukan oksigen tingkat tinggi serta transfusi darah untuk mengatasi anemia.
Vatikan: Kondisi Paus Stabil, Insufisiensi Ginjal Mereda
Meski masih dalam pemantauan ketat, Vatikan mengonfirmasi bahwa kondisi klinisnya stabil, tanpa adanya gangguan pernapasan akut.
“Kondisi Bapa Suci menunjukkan sedikit perbaikan lebih lanjut dalam 24 jam terakhir. Insufisiensi ginjal ringan yang terdeteksi dalam beberapa hari terakhir telah mereda,” bunyi keterangan resmi vatican news, dikutip tim Redaksi MPN Indonesia, pada Rabu (26/2).
Parameter hemodinamik, seperti denyut jantung dan tekanan darah, juga tetap dalam keadaan normal.
“Pemindaian CT dada yang dilakukan tadi malam menunjukkan perkembangan normal dari peradangan paru-paru. Tes darah yang dilakukan hari ini mengonfirmasi perbaikan yang telah terlihat kemarin,” tambahnya.
Di Tengah Pemulihan, Paus Fransiskus Tetap Aktif Bekerja
Meskipun dalam kondisi sakit, Paus Fransiskus tetap berusaha menjalankan tugasnya sebagai pemimpin umat Katolik.
Setelah menerima Ekaristi pada pagi hari, ia melanjutkan sejumlah pekerjaan dari kamar rumah sakitnya di lantai 10 RS Gemelli.
“Pagi ini, Bapa Suci menerima ekaristi, dan pada sore hari, beliau kembali melanjutkan pekerjaannya,” tulisnya.
Paus Tetap Pantau Gaza, Rutin Hubungi Pastor Paroki
Pada Senin (24/2), Paus menerima kunjungan Sekretaris Negara Vatikan, Kardinal Pietro Parolin.
Dalam pertemuan tersebut, ia menyetujui kanonisasi dua orang awam dari Venezuela dan Italia yang meninggal pada awal abad ke-20, serta mengesahkan langkah awal menuju kekudusan bagi tiga pastor dari abad ke-19.
Selain itu, Paus Fransiskus tetap menjaga komunikasi dengan komunitas Katolik di Gaza.
Ia kembali menelepon pastor paroki di wilayah tersebut, seperti yang rutin dilakukannya sejak konflik di Gaza pecah.
Dalam percakapan tersebut, ia berterima kasih atas video yang dikirimkan paroki kepadanya.
Umat Katolik Dunia Doakan Kesembuhan Paus Fransiskus
Kantor berita AFP melaporkan pada Rabu (26/2) bahwa umat Katolik di seluruh dunia terus mendoakan kesembuhan Paus Fransiskus.
Video yang dipublikasikan oleh Vatican News menunjukkan seorang pastor paroki dari Gaza menyampaikan pesan dukungan kepada Paus, mengatakan bahwa seluruh dunia mendoakannya agar segera pulih.
Sementara itu, Vatikan terus memantau kondisi Paus dengan ketat. Pada Selasa malam, Paus menjalani pemindaian CT lanjutan untuk pemantauan radiologis pneumonia bilateral.
Meskipun demikian, pihak Vatikan menyatakan bahwa prognosis kesehatannya masih belum dapat dipastikan.”
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
