Connect with us

Lifestyle

Atasi Mata Panda, Kantung Mata Wanita Ini Jadi Seperti Kulit Reptil

Mesoterapi menjadi tren kecantikan terbaru untuk mengatasi mata panda. Namun, prosedur ini tidak lepas dari risiko, termasuk efek samping yang menyerupai kulit reptil.

Actress 1299250

Published

on

Atasi Mata Panda, Kantung Mata Wanita Ini Jadi Seperti Kulit Reptil
Atasi Mata Panda, Kantung Mata Wanita Ini Jadi Seperti Kulit Reptil. Gambar : Kolase Tangkapan Layar TikTok/@doctoryoun

MPN Indonesia 9 Januari 2025 - Lingkaran hitam di bawah mata, atau yang dikenal sebagai mata panda sering menjadi perhatian banyak orang yang ingin meningkatkan rasa percaya diri.

Berbagai metode kecantikan digunakan untuk mengatasi masalah ini, termasuk tren mesoterapi yang kini viral.

Namun, prosedur ini tidak lepas dari risiko, termasuk efek samping yang bisa membuat kulit tampak seperti reptil.

Apa Itu Mesoterapi?

Mesoterapi adalah prosedur nonbedah yang bertujuan mengatasi berbagai masalah kulit, termasuk mata panda.

Metode ini melibatkan penyuntikan zat seperti vitamin, mineral, hormon, dan enzim ke lapisan kulit.

Teknik ini diklaim mampu mengurangi kerutan dan lemak, sehingga area di bawah mata terlihat lebih halus dan segar.

Menurut Indian Journal of Dermatology, Venereology, and Leprology, mesoterapi telah ada selama beberapa dekade.

Namun, popularitasnya meningkat kembali setelah beberapa selebriti seperti Jennifer Aniston dan Gwyneth Paltrow serta sejumlah influencer berbagi pengalaman mereka di media sosial.

Risiko dan Efek Samping Mesoterapi

Meski mesoterapi digadang-gadang efektif, risikonya tidak bisa diabaikan, terutama jika dilakukan oleh teknisi yang kurang berpengalaman atau tanpa pengawasan profesional.

Menurut Dr. Viktoryia Kazlouskaya, seorang dermatologis berbasis di New York, efek samping mesoterapi di bawah mata dapat meliputi:

  • Memar yang berkepanjangan.
  • Reaksi alergi serius.
  • Nekrosis kulit akibat penyuntikan pada pembuluh darah.
  • Potensi kerusakan mata permanen.

Selain itu, beberapa efek samping yang sering dilaporkan adalah mual, nyeri, sensitivitas, pembengkakan, gatal, kemerahan, memar, benjolan pada area suntikan, ruam, hingga infeksi.

Dalam beberapa kasus, kulit pasien dapat terlihat menyerupai kulit reptil akibat iritasi dan peradangan.

Baca Juga:  Penanggung Jawab Produksi InClinique, Djoni Tanu Nyatakan Produk InClinique Lolos Uji Kualitas

Namun, kondisi ini biasanya bersifat sementara dan akan kembali normal setelah proses penyembuhan selesai.

Alasan Di Balik Popularitas Mesoterapi

Kenaikan popularitas mesoterapi sebagian besar didorong oleh media sosial. Banyak influencer dan selebriti yang memamerkan hasil prosedur ini, sehingga mendorong pengikut mereka untuk mencobanya.

Tren kecantikan ini juga dianggap menarik karena sifatnya yang minimal invasif dibandingkan operasi plastik.

Meski demikian, penting untuk memahami bahwa mesoterapi bukan tanpa risiko.

Pengguna disarankan untuk berkonsultasi dengan profesional medis yang terpercaya sebelum mencoba metode ini, terutama untuk area sensitif seperti di bawah mata.

Pentingnya Pendekatan Aman dalam Perawatan Kulit

Prosedur perawatan kulit seperti mesoterapi menawarkan hasil yang menggiurkan, tetapi tetap memerlukan kehati-hatian.

Mengingat area bawah mata sangat sensitif, konsultasi dengan dokter spesialis kulit menjadi langkah wajib sebelum menjalani perawatan.

Memilih klinik yang kredibel dan memastikan teknisi memiliki sertifikasi yang sesuai juga sangat penting untuk mengurangi risiko komplikasi.

Trending