Connect with us

Lifestyle

Bukan Sekadar Brand Fashion, Risyah Hadirkan Gerakan Pemberdayaan untuk Perempuan dan Generasi Muda

Mengusung nilai sustainability, Risyah menghadirkan fashion yang ramah lingkungan sekaligus memberdayakan perempuan dan generasi muda.

Actress 1299250

Published

on

Bukan sekadar brand fashion, risyah hidupkan sustainability untuk bumi dan manusia
Kegiatan pengembangan pelatihan yang dilakukan Risyah pada anak muda dan perempuan UMKM. Gambar: Dok. Risyah

MPN Indonesia 24 Oktober 2025 - Di balik keindahan setiap karya busana yang dihasilkan Risyah, tersimpan sebuah semangat besar, bahwa fashion tidak hanya tentang penampilan, tapi juga tentang kebermanfaatan.

Risyah bukan sekadar label mode, melainkan gerakan yang menghidupkan nilai sustainability — tidak hanya untuk Bumi, tetapi juga untuk manusia di dalamnya.

Sejak awal berdirinya, Risyah berpegang pada visi dan misi untuk menjadi brand fashion berkelanjutan yang tidak hanya menciptakan produk ramah lingkungan, tetapi juga berperan aktif dalam pemberdayaan perempuan, kaum muda, dan penyandang disabilitas.

“Kenapa perempuan?” ujar sosok di balik lahirnya Risyah, Aisyah Pratiwi, kepada MPN Indonesia, Jumat (24/10).

“Karena saya percaya, ketika perempuan berdaya, ia mampu menularkan semangat dan energi baru — untuk dirinya sendiri, untuk sekitarnya, dan untuk generasi berikutnya. Perempuan adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Saat seorang ibu berdaya, ia melahirkan generasi tangguh yang siap membangun masa depan,” sambungnya. 

Prinsip inilah yang mendorong Risyah untuk tidak hanya menghasilkan karya busana, melainkan juga bermanfaat bagi sesama. 

Gandeng Banyak Stakeholder untuk Memberdayakan Perempuan 

Brand fashion risyah
Kegiatan pengembangan pelatihan yang dilakukan Risyah pada anak muda dan perempuan UMKM. Gambar: Dok. Risyah

Hingga saat ini, Risyah secara konsisten menggandeng berbagai stakeholder pemerintah dan swasta untuk memberikan pelatihan hard skill dan soft skill bagi perempuan dan anak muda di berbagai daerah.

Program hard skill yang diinisiasi Risyah mencakup pelatihan menjahit, memayet, membuat pola, hingga mengubah pakaian bekas menjadi tampilan baru yang bernilai jual. 

Sementara untuk soft skill, Risyah memberikan pelatihan pembuatan konten kreatif untuk berjualan, public speaking, serta pemanfaatan media digital sebagai platform usaha dengan modal minim.

Baca Juga:  Pengertian Bahan Twill: Karakteristik, Kelebihan, Kekurangan, dan Tips Perawatannya

Tujuan Risyah sederhana namun sangat mulia. Brand fashion ini ingin anak muda dan perempuan di seluruh Indonesia memiliki kemampuan untuk mandiri, berdaya, dan percaya diri dalam menciptakan peluang mereka sendiri.

Risyah Jangkau Berbagai Daerah di Indonesia

Kegiatan pengembangan pelatihan yang dilakukan risyah pada anak muda dan perempuan umkm
Kegiatan pengembangan pelatihan yang dilakukan Risyah pada anak muda dan perempuan UMKM. Gambar: Dok. Risyah

Tak hanya berfokus di Jakarta, Risyah kini telah merambah ke berbagai daerah melalui kerja sama dengan pemerintah provinsi di Kalimantan Selatan, Trenggalek, hingga Bengkulu.

Dari sana, Risyah menemukan banyak daerah yang sesungguhnya memiliki potensi luar biasa, namun masih membutuhkan pendampingan dalam pengembangan keterampilan dan akses digital.

Bagi Aisyah Pratiwi, setiap kegiatan pemberdayaan ini bukan hanya sebuah program sosial, melainkan wujud nyata dari rasa cinta terhadap sesama dan tanggung jawab terhadap Bumi.

Pasalnya, bagi Risyah, tren fashion tidak seharusnya hanya mempercantik tubuh, tapi juga memperindah hati dan memberi dampak yang lebih luas bagi kehidupan.

“Fashion adalah bahasa universal yang bisa menyentuh siapa saja,” ujar Aisyah.

“Melalui karya dan aksi nyata, kami ingin menunjukkan bahwa keindahan sejati adalah ketika kita bisa berbagi manfaat dan menjadi bagian dari perubahan,” pungkasnya. 

(ADN/NID/RAD)

Trending