Connect with us

Lifestyle

Kenapa Magang Penting untuk Karier? Ini Manfaat yang Harus Kamu Tahu!

Rizki Rahmanto menekankan pentingnya magang bagi mahasiswa dan fresh graduate untuk membangun keterampilan profesional, kedisiplinan, dan pengalaman kerja.

Logompn

Published

on

Kenapa magang penting untuk karier ini manfaat yang harus kamu tahu!
Ilustrasi Magang. Gambar : Freepik

MPN Indonesia 17 September 2025 - Memasuki dunia kerja bagi fresh graduate sering menjadi tantangan tersendiri, terutama karena sebagian besar lowongan mensyaratkan pengalaman kerja. Di sinilah pengalaman magang memiliki peran penting.

Rizki Rahmanto, seorang profesional dengan pengalaman 25 tahun di bidang Human Resources (HR), menekankan bahwa magang bukan sekadar pekerjaan sementara, melainkan batu loncatan penting untuk membangun karier.

Dalam unggahan video di TikTok Rumor Media pada Rabu (17/9), Rizki menjelaskan bahwa magang merupakan tahap awal yang lebih mudah diakses dibanding melamar pekerjaan tetap yang membutuhkan pengalaman.

“Entry level untuk kita mendapatkan pekerjaan magang itu lebih mudah dibanding ketika teman-teman berharap dari lowongan pekerjaan yang memang membutuhkan pengalaman kerja,” ujar Rizki Rahmanto dalam unggahan tersebut, dikutip MPN Indonesia pada Rabu (17/9).

Magang Bisa jadi Langkah Awal Meniti Karier

Rizki menegaskan, meskipun magang terkadang tidak dibayar dan beban kerjanya berat, pengalaman ini memberikan bekal penting bagi individu sebelum memasuki dunia kerja penuh waktu.

“Ketika kita masih fresh graduate atau masih kuliah, cari sebanyak mungkin opportunity magang walaupun kadang magang itu nggak dibayar, walaupun kadang magang itu kerjanya lebih lelah,” kata Rizki.

Menurut Rizki, magang juga membentuk kedisiplinan terhadap aturan jam kerja serta membiasakan individu bekerja dalam tim dan menyampaikan ide secara profesional.

“Cuman, pengalaman kerja dan pola dari setelah kita mendapatkan pengalaman magang itu pertama kita dapat yang namanya aturan jam kerja,” lanjutnya.

Poin Penting Magang

Rizki menjelaskan bahwa magang mengenalkan individu pada pola kerja yang berlaku di dunia profesional.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Tebar Benih Padi Gunakan Drone Pertanian di Sumatra Selatan

Selama kuliah, seseorang biasanya tidak terbiasa dengan sistem jam kerja tertentu, berbeda dengan dunia kerja yang menuntut disiplin dari pukul 08.00 hingga 17.00 setiap hari.

“Selama ini kalau kuliah nggak ada aturan jam kerja, ketika bekerja tuh kita punya yang namanya pola bekerja dari jam 8.00 sampai dengan jam 5.00 sore,” tuturnya.

Selain itu, magang membantu individu terbiasa bekerja dalam tim.

Melalui pengalaman ini, seseorang belajar berkolaborasi, mengemukakan pendapat, serta menyampaikan ide secara efektif kepada rekan kerja maupun atasan.

“Teman-teman sudah terbiasa dengan bagaimana bekerja secara tim, berkolaborasi mengemukakan pendapat, mengemukakan ide. Nah, itulah poin penting magang,” tutup Rizki.

(ADN/NID/RAD)

Trending