Connect with us

Lifestyle

Mengapa Pemain Bola Minum Air dengan Cara Dibuang?

Carb-rinsing merupakan metode yang dilakukan dengan tujuan mendapatkan manfaat energi tanpa harus benar-benar menelan cairan tersebut.

Logompn

Published

on

Mengapa Pemain Bola Minum Air dengan Cara Dibuang
Mengapa Pemain Bola Minum Air dengan Cara Dibuang? | Gambar: X/@AlNassrTribune

MPN Indonesia 18 Juni 2026 - Pemain sepak bola kerap terlihat menyemburkan air minum yang mereka konsumsi saat jeda pertandingan.

Ternyata, tindakan tersebut bukan tanpa alasan, melainkan berkaitan dengan metode yang dikenal sebagai carb-rinsing, demikian laporan The New York Times.

Praktik ini dilakukan untuk memperoleh manfaat energi tanpa harus menelan cairan secara berlebihan.

Dalam konteks olahraga dan kebugaran, metode ini digunakan atlet untuk menjaga performa tubuh selama pertandingan berlangsung.

Apa Itu Carb-Rinsing?

Carb-rinsing merupakan metode yang dilakukan dengan tujuan mendapatkan manfaat energi tanpa harus benar-benar menelan cairan tersebut.

Dalam praktiknya, air minum yang digunakan biasanya berupa minuman energi dengan kandungan karbohidrat sederhana.

Ketika cairan ini berkontak dengan reseptor di mulut, tubuh memberikan respons tertentu yang diyakini dapat meningkatkan performa.

“Reseptor karbohidrat di mulut mengaktifkan area tertentu di otak, yang pada gilirannya meningkatkan fungsi motorik, atau pergerakan tubuh,” jelas dokter di bidang kedokteran olahraga dari UCHealth, Dr. Sourav Poddar, dikutip MPN Indonesia dari Live Science.

Penelitian dari Canada Sports Institute pada 2014 menunjukkan bahwa metode ini memberikan dampak peningkatan tenaga pada latihan fisik, seperti loncat vertikal, squat, hingga sprint jarak pendek.

Studi lain juga menunjukkan adanya peningkatan kinerja sekitar dua hingga tiga persen.

Mengapa Tidak Menelan Air?

Selain meningkatkan performa, metode ini juga bertujuan menghindari gangguan gastrointestinal.

Minuman dengan konsentrasi karbohidrat tinggi dapat memicu masalah pencernaan jika dikonsumsi berlebihan.

Selain itu, cairan yang terlalu pekat dapat memaksa tubuh memproduksi lebih banyak cairan untuk mengencerkannya.

Hal ini menjadi alasan mengapa pemain tidak langsung menelan air minum tersebut.

Baca Juga:  Jadwal Persija Jakarta di BRI Super League 2026/2027

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending