Connect with us

Lifestyle

Narcissistic Personality Disorder (NPD): Ciri, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Narcissistic personality disorder (NPD) adalah salah satu gangguan mental yang ditandai dengan perilaku merasa diri lebih unggul dari orang lain.

Logompn

Published

on

Narcissistic Personality Disorder Ciri, Penyebab, dan Cara Mengatasinya
Narcissistic Personality Disorder: Ciri, Penyebab, dan Cara Mengatasinya | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 17 Maret 2026 - Narcissistic personality disorder (NPD) dapat mengganggu berbagai aspek kehidupan, mulai dari pekerjaan hingga hubungan pribadi.

Gangguan ini bisa ditemukan di berbagai tempat, termasuk dalam lingkungan kerja, sekolah, dan keluarga, dan seringkali mengakibatkan konflik atau masalah relasi.

Sayangnya, penderita NPD seringkali tidak menyadari bahwa mereka memiliki masalah dan enggan menjalani pengobatan.

Padahal sebenarnya NPD dapat dikenali dari sejumlah gejala khas dan perlu penanganan yang sesuai agar tidak berdampak lebih luas terhadap kehidupan sosial maupun psikologis penderita.

Apa Arti NPD?

Narcissistic personality disorder (NPD) atau gangguan kepribadian narsistik adalah salah satu gangguan mental yang ditandai dengan perilaku merasa diri lebih unggul dari orang lain secara berlebihan.

Penderita NPD cenderung membutuhkan pujian terus-menerus, sangat sensitif terhadap kritik, dan merasa berhak atas perlakuan istimewa.

Orang NPD Seperti Apa?

Dikutip MPN Indonesia dari laman resmi Mitra Keluarga dan Help Guide, orang dengan NPD menunjukkan pola perilaku tertentu yang dapat dikenali, antara lain:

  • Berperilaku sombong dan arogan.
  • Merasa dirinya lebih hebat dan istimewa dibandingkan orang lain.
  • Membutuhkan pujian terus-menerus.
  • Merasa marah atau kecewa jika tidak mendapatkan perhatian yang mereka inginkan.
  • Tidak ragu mengatakan hal yang menyakitkan demi menegaskan keunggulannya.
  • Memanfaatkan orang lain untuk mencapai tujuannya.
  • Manipulatif.
  • Rendah empati.
  • Sering memandang rendah orang lain.
  • Iri dengan pencapaian orang lain.
  • Hidup di dunia fantasi yang mendukung khayalan mereka.

Kenapa Seseorang Bisa Mengidap NPD?

Penyebab pasti dari NPD belum diketahui. Namun, sejumlah faktor risiko diduga menjadi sebab munculnya sifat NPD, yaitu:

  • Genetik: Faktor keturunan dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami NPD.
  • Pola asuh: Menurut penelitian yang dimuat dalam Journal of Research in Personality, pola asuh yang keras dan tidak hangat dapat memicu perilaku narsistik.
  • Trauma masa kecil: Seperti menjadi korban pelecehan atau kekerasan.
  • Dimanja berlebihan atau mendapat ekspektasi tidak realistis dari orang tua.
Baca Juga:  Dampak Cancel Culture: Ketakutan, Stres, hingga Kehilangan Produktivitas

Cara Mengatasi NPD

Penanganan terhadap penderita NPD tidak bersifat instan, tetapi melalui proses terapi jangka panjang. Metode yang umum digunakan meliputi:

1. Konseling Psikologis

Konseling dengan psikiater atau psikolog bertujuan untuk membantu pasien:

  • Mengembangkan kemampuan membangun hubungan sehat.
  • Mengenali perasaan dan reaksi emosional secara realistis.
  • Belajar menerima kritik dan kegagalan.
  • Membuat tujuan pribadi yang realistis.

2. Perubahan Gaya Hidup

Penderita NPD dianjurkan untuk:

  • Menghindari alkohol dan obat-obatan.
  • Menjalani rutinitas sehat seperti olahraga.
  • Melakukan meditasi atau yoga untuk mengelola stres.

3. Terapi Perilaku Kognitif (CBT)

CBT membantu mengubah cara berpikir pasien agar berdampak pada perubahan perilaku yang lebih sehat. Terapi ini efektif terutama bila dikombinasikan dengan pendekatan psikoterapi lain.

4. Terapi Obat-obatan

Obat-obatan bukan untuk menyembuhkan NPD secara langsung, namun dapat diberikan jika penderita mengalami gangguan mental lain seperti depresi atau kecemasan.

Jenis obat yang bisa diresepkan antara lain:

  • Antidepresan
  • Obat anticemas
  • Obat antipsikotik
  • Antikonvulsan sebagai penstabil suasana hati

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending