Connect with us

Lifestyle

Takut Ketinggalan Tren? Ini Tanda Kamu Mengalami FOMO

Fenomena FOMO semakin marak di era digital. Kenali ciri, dampak pada kesehatan mental, dan cara efektif mengatasinya agar hidup lebih seimbang.

Logompn

Published

on

Takut ketinggalan tren ini tanda kamu mengalami fomo
Ilustrasi Fear of Missing Out (FOMO). Gmabar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 22 November 2025 - Fenomena fear of missing out atau FOMO semakin sering dialami masyarakat di era digital, terutama kalangan muda yang aktif menggunakan media sosial.

FOMO ditandai dengan rasa cemas atau takut tertinggal dari momen, tren, atau informasi yang sedang dinikmati orang lain.

Kondisi ini muncul ketika seseorang merasa harus selalu terlibat dalam suatu aktivitas agar tidak kehilangan kesempatan atau keterhubungan sosial.

FOMO biasanya dipicu oleh paparan unggahan media sosial yang menampilkan kehidupan orang lain tampak lebih menyenangkan.

Saat melihat teman atau publik figur menikmati aktivitas tertentu, perasaan tertinggal dapat muncul.

Istilah FOMO pertama kali dicetuskan oleh Dr. Andrew K. Przybylski pada 2013 untuk menggambarkan kecemasan akibat keinginan mengikuti sesuatu yang sedang terjadi.

Ciri-ciri FOMO meliputi ketergantungan pada media sosial, kekhawatiran tidak diundang atau melewatkan acara, hingga berkomitmen pada aktivitas yang sebenarnya tidak diminati.

Kondisi ini sering memicu tekanan mental yang dapat berkembang menjadi stres, kecemasan, hingga gangguan tidur.

Pengaruh FOMO terhadap Kesehatan Mental

FOMO memiliki dampak besar terhadap kesehatan mental.

Individu yang mengalaminya cenderung merasa tidak puas dengan hidup karena terus membandingkan diri dengan orang lain.

Perbandingan ini dapat meningkatkan risiko stres, kecemasan, bahkan depresi.

Penelitian dalam BMC Psychology menyatakan bahwa “penghindaran sosial dan kesepian dapat memengaruhi kesehatan mental seseorang melalui FOMO,” tetapi kesendirian yang dipilih secara sadar tidak menimbulkan dampak serupa.

Pengidap FOMO juga berpotensi mengalami gangguan tidur karena pikiran terus memikirkan hal-hal yang dirasa terlewat, sehingga memicu kelelahan fisik dan mental yang berdampak pada produktivitas.

Selain itu, keterlibatan dalam berbagai aktivitas tanpa arah yang jelas membuat individu kesulitan fokus dan kurang produktif. FOMO juga memengaruhi kualitas hubungan sosial.

Meski sering hadir dalam banyak kegiatan, keterlibatan mereka cenderung dangkal karena perhatian mudah teralihkan pada hal lain yang sedang terjadi.

Kondisi ini dapat memperburuk rasa kesepian meski berada di tengah keramaian.

Tanda-Tanda Umum Seseorang Mengalami FOMO

Tanda-tanda FOMO dapat terlihat dari kebiasaan memantau media sosial secara terus-menerus, munculnya kecemasan saat tidak memegang ponsel atau kehilangan koneksi internet, hingga merasa tertinggal ketika melihat orang lain menikmati suatu kegiatan.

Individu juga cenderung berkomitmen pada banyak aktivitas demi menjaga eksistensi, namun kesulitan menikmati momen yang sedang dijalani karena fokus pada hal lain yang mungkin terlewat.

Dampak Negatif FOMO

FOMO menyebabkan berbagai dampak negatif seperti meningkatnya rasa kesepian dan kecemasan, munculnya gangguan psikologis seperti stres dan depresi, serta menurunnya kepercayaan diri akibat perbandingan sosial.

Kondisi ini juga mengganggu fokus dan produktivitas, merusak kualitas hubungan sosial, serta menyebabkan gangguan tidur yang berujung pada kelelahan kronis.

Solusi Mengatasi FOMO

Beberapa langkah dapat dilakukan untuk mengurangi FOMO, di antaranya membatasi waktu penggunaan gadget dan media sosial, memprioritaskan aktivitas di dunia nyata seperti quality time bersama keluarga, berhenti membandingkan diri dengan orang lain, serta meningkatkan kesadaran bahwa tidak semua unggahan media sosial mencerminkan kenyataan.

Jika FOMO dirasa mengganggu kualitas hidup secara signifikan, disarankan untuk mencari bantuan profesional agar mendapatkan pendekatan psikologis yang tepat.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Continue Reading

Trending