Olahraga
Anggota Komisi XIII DPR akan Setop Naturalisasi jika Indonesia Gagal Lolos Piala Dunia 2026
Anggota DPR Arisal Aziz meminta Erick Thohir untuk menghentikan naturalisasi pemain apabila Timnas Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
MPN Indonesia 28 Agustus 2025 - Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Arisal Aziz, meminta Ketua PSSI Erick Thohir untuk menghentikan program naturalisasi pemain apabila Timnas Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
Permintaan tersebut disampaikan dalam rapat kerja Komisi XIII DPR RI bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), serta PSSI di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (26/8).
Dalam forum tersebut, Arisal Aziz menyinggung kebiasaan Erick Thohir yang dinilai kerap mengajukan naturalisasi pemain setiap kali Timnas Indonesia menghadapi turnamen internasional.
“Pak Erick, ini saya perhatikan setiap adanya turnamen, baik itu turnamen internasional, itu selalu diadakan penambahan pemain luar atau pemain naturalisasi,” ujar Arisal Aziz, dikutip MPN Indonesia dari siaran langsung di YouTube TVR Parlemen, Kamis (28/8).
Arisal, yang merupakan anggota DPR RI dari daerah pemilihan Sumatra Barat II, menekankan pentingnya pengembangan pemain lokal.
“Saya agak menyoroti sedikit tentang bagaimana PSSI ini bisa menciptakan pemain-pemain anak negeri,” jelasnya.
DPR Evaluasi Kebijakan Naturalisasi
Sejak menjabat Ketua PSSI pada Februari 2023, Erick Thohir telah menaturalisasi 19 pemain untuk memperkuat Timnas Indonesia, baik di level senior maupun kelompok usia.
Untuk putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia pada Oktober 2025, PSSI diketahui tengah memproses naturalisasi dua pemain, yaitu Miliano Jonathans dan Mauro Zijlstra.
Selain itu, tiga pemain naturalisasi juga diajukan untuk Timnas Putri Indonesia, yaitu Isabel Corian Kopp, Pauline Jeannette van de Pol, dan Isabelle Nottet.
Terkait hal itu, Arisal menegaskan agar naturalisasi tidak terus-menerus dilakukan tanpa hasil yang nyata.
“Kalau ini terus-menerus kami biarkan, setiap ada turnamen selalu minta persetujuan dari kami. Kami setuju, tetapi kami tidak setuju lagi kalau ini terus-menerus. Kapan kita membangun sepak bola dengan pemain anak negeri?” katanya.
Lebih lanjut, Arisal juga menegaskan bahwa apabila Timnas Indonesia tetap gagal menembus Piala Dunia 2026, program naturalisasi yang dijalankan PSSI dianggap sia-sia.
“Kalau ini kita gagal, saya menyampaikan di depan forum ini, kita setop saja dulu untuk pemain naturalisasi. Kenapa? Tidak ada gunanya. Kalau kita gagal, ini PR-nya Pak Erick,” paparnya.
Ia juga memperingatkan bahwa dominasi pemain naturalisasi bisa berdampak negatif pada motivasi pemain lokal.
“Kalau ini kita biarkan terus, anak-anak negeri kita nanti malas untuk latihan. Karena prestasinya adalah bagaimana dia nanti menjadi pemain nasional. Jadi untuk itu, tolong betul-betul kita perhatikan pemain-pemain kita,” tegas Arisal.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
