Olahraga
Australia vs Brasil 2-4: Sempat Tertinggal, Tim Samba Comeback
Hasil Australia vs Brasil berakhir 2-4 untuk kemenangan Tim Samba. Vanderson, Raphinha, Bruno Guimaraes, dan Vinicius Junior mencetak gol.
MPN Indonesia 30 September 2026 - Australia vs Brasil berakhir dengan kemenangan Tim Samba 4-2 dalam laga uji coba di Stadion Suncorp, Brisbane, Selasa (29/9).
Brasil sempat unggul lebih dulu, kemudian tertinggal 1-2 setelah Australia mencetak dua gol pada babak pertama.
Tim asuhan Carlo Ancelotti membalikkan hasil pertandingan melalui penalti Raphinha, gol Bruno Guimaraes, dan penalti Vinicius Junior.
Pertandingan sepak bola tersebut menjadi pertemuan kedua tim dalam beberapa hari. Australia dan Brasil sebelumnya bermain imbang 1-1 di Townsville pada Jumat (25/9).
Kedua tim menurunkan kombinasi pemain muda dan senior dalam pertandingan di Brisbane.
Australia memainkan Jackson Irvine di lini tengah dan memberikan tempat kepada Nestory Irankunda di lini serang.
Brasil menurunkan sejumlah pemain seperti Gabriel, Bruno Guimaraes, Vinicius Junior, dan Raphinha sebagai starter.
Tim Samba kemudian membuka keunggulan saat pertandingan baru berjalan tiga menit.
Jalannya Pertandingan
Babak Pertama
Brasil memimpin 1-0 melalui Vanderson pada menit ketiga. Gol bermula dari permainan bola pendek sebelum Vanderson melepaskan tendangan keras dari dalam kotak penalti.
Gol tersebut menjadi kebobolan tercepat Australia dalam pertandingan internasional sejak Juni 2023. Ketika itu, Lionel Messi menjebol gawang Socceroos pada detik ke-80.
Australia merespons dengan menyamakan kedudukan melalui Alessandro Circati. Ia memanfaatkan bola dari situasi sepak pojok untuk mencetak gol penyama kedudukan.
Para pemain Brasil sempat memprotes gol tersebut karena menilai posisi kiper terganggu. Namun, wasit tetap mengesahkan gol Australia.
Socceroos kemudian berbalik unggul melalui Connor Metcalfe. Ia melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang bersarang di gawang Brasil.
Keunggulan Australia tidak bertahan hingga jeda. Brasil mendapatkan penalti setelah Harry Souttar dinilai melanggar Danilo di dalam kotak penalti.
Raphinha menjalankan tugas sebagai eksekutor penalti. Penyerang Barcelona tersebut mencetak gol untuk membawa Brasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 menjelang turun minum.
Babak pertama berakhir imbang 2-2.
Babak Kedua
Brasil melakukan pergantian pemain pada awal babak kedua. Raphinha ditarik keluar setelah mengalami masalah otot dan digantikan Endrick.
Pertandingan sempat diwarnai keributan pada menit ke-65. Insiden bermula ketika Endrick tertimpa badan Souttar saat berada dalam posisi jatuh.
Endrick kemudian mendorong setelah kembali berdiri. Dalam kejadian berikutnya, tangan Yengi tertangkap kamera mengenai wajah Endrick setelah Yengi didorong Matheuzinho.
Yengi tidak mendapatkan hukuman dalam kejadian tersebut. Pertandingan kemudian kembali berlanjut.
Brasil mendapatkan gol ketiga pada menit ke-69. Bruno Guimaraes menyelesaikan serangan setelah menerima umpan Endrick di depan gawang.
Brasil selanjutnya mendapatkan kesempatan menambah keunggulan melalui penalti kedua.
Wasit memberikan penalti setelah Vinicius Junior dijatuhkan Irankunda di dalam kotak terlarang.
Vinicius mengambil tanggung jawab sebagai eksekutor karena Raphinha telah meninggalkan lapangan.
Vinicius Junior mencetak gol penalti pada menit ke-80. Tendangannya tetap menghasilkan gol meski kiper Australia mampu membaca arah bola.
Gol tersebut menutup rangkaian enam gol dalam hasil pertandingan Australia melawan Brasil.
Gol Brasil dicetak Vanderson, Raphinha, Bruno Guimaraes, dan Vinicius Junior. Sementara itu, Australia mencetak dua gol melalui Alessandro Circati dan Connor Metcalfe.
Susunan Pemain
Australia (3-4-2-1): 18-Beach; 3-Circati, 19-Souttar, 25-Herrington; 4-Italiano (6-Geria 81’), 22-Irvine (7-Yazbek 88’), 24-Okon-Engstler (13-O’Neill 81’), 16-Behich; 8-Metcalfe (14-McGree 69’), 17-Irankunda (11-Younis 81’); 26-Yengi (10-Velupillay 88’).
Pelatih: Tony Popovic.
Brasil (4-2-3-1): 12-Otavio; 2-Vanderson (13-Mateuzinho 61’), 24-Jair Paula Cunha (14-Vitor Reis 87’), 3-Gabriel, 16-Junior (15-Dias 87’); 8-Bruno Guimaraes (20-Martinelli 83’), 5-Danilo; 26-Rayan (11-Estevao 61’), 25-Gabriel Bontempo (21-Andrey Santos 61’), 7-Vinicius Jr (22-Lino 82’); 10-Raphinha (9-Endrick 46’).
Pelatih: Carlo Ancelotti.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
