Connect with us

Olahraga

Dendi Santoso Kaget Kena Hoaks Meninggal Dunia, Ini Reaksi Tanggapan dari Sang Pemain

Dendi Santoso menanggapi kabar hoaks tentang kematiannya.

Logompn

Published

on

Dendi santoso kaget kena hoaks meninggal dunia, ini reaksi tanggapan dari sang pemain
Kabar hoaks soal meninggalnya Dendi Santoso bikin geger publik. Gambar : Instagram/@dendisantoso

MPN Indonesia 9 April 2025 - Pemain senior Arema FC, Dendi Santoso, menjadi korban hoaks setelah sebuah situs luar negeri menyebarkan informasi palsu yang menyebut dirinya telah meninggal dunia. 

Kabar tersebut muncul pada (7/4) melalui media online www.sportnews247.co.uk, dan menyebar cepat di media sosial, mengejutkan publik termasuk keluarga dan rekan-rekannya di dunia sepak bola.

Dendi Santoso secara langsung membantah kabar tersebut. Dalam pernyataannya pada (8/4/2025) di Malang, ia menegaskan bahwa dirinya dalam kondisi sehat dan tidak sedang menderita penyakit apa pun. 

“Berita yang beredar itu tidak benar, hoaks. Saya dan istri juga kaget karena alhamdulillah saya sehat, tidak ada penyakit apa pun,” ujarnya kepada awak media pada Selasa (8/4)

Dapat Informasi dari Rekan Terdekat

Pemain yang dikenal dengan julukan one man one club tersebut pertama kali mengetahui adanya kabar hoaks ini dari Kuncoro, asisten pelatih Arema, yang dikenal sebagai salah satu legenda klub tersebut. Ia juga menerima konfirmasi dari pihak kepolisian yang turut mempertanyakan kebenaran informasi tersebut.

“Saya dapat info dari Abah Kun (Kuncoro), terus ada Pak Indra, polisi, juga yang konfirmasi,” ungkap Dendi.

Penyebaran kabar bohong tersebut tidak hanya mengejutkan dirinya secara pribadi, tetapi juga membuat keluarganya khawatir. 

Orang tua, kerabat, dan sahabat Dendi disebut sangat terkejut ketika membaca berita palsu yang beredar luas di internet.

Bukan Kali Pertama Diterpa Hoaks

Menurut Dendi Santoso, ini bukanlah kejadian pertama ia diterpa isu serupa. Ia menyebut bahwa sebelumnya juga pernah menjadi korban berita palsu tentang kondisi kesehatannya. 

Baca Juga:  PSG vs Slovan Bratislava 6-1: PSG Pesta Gol lewat Hattrick Ferran dan Brace Dembele

“Semoga tidak ada berita-berita bohong lagi, karena orang tua, keluarga, kerabat, dan sahabat juga kaget dengan pemberitaan ini,” katanya.

Pemain bernomor punggung 41 di Arema FC itu menyayangkan masih beredarnya jejak digital yang menyesatkan terkait dirinya. 

Hingga saat ini, situs yang memuat berita hoaks tersebut belum menghapus atau mengoreksi konten yang mereka publikasikan.

Tidak Akan Tempuh Jalur Hukum

Meski merasa dirugikan, Dendi menyatakan belum berencana untuk mengambil langkah hukum terhadap pihak penyebar hoaks. Ia lebih mengharapkan agar tidak ada lagi informasi tidak benar yang muncul dan mengganggu ketenangan orang-orang di sekitarnya.

“Tidak ada somasi kayaknya. Cuman pingin tidak ada jejak digital yang tidak benar, soalnya kalau diketik di Google nama Dendi kok meninggal,” ujar Dendi.

Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya verifikasi informasi sebelum menyebarkannya, terlebih ketika menyangkut kehidupan seseorang. 

Dendi Santoso, yang telah lama membela Arema FC dan pernah memperkuat timnas Indonesia, kini berharap agar pemberitaan mengenai dirinya kembali akurat dan tidak menimbulkan keresahan di kalangan pecinta sepak bola.

Dampak terhadap Dunia Sepak Bola

Sebagai sosok penting dalam tim Arema dan mantan pemain timnas Indonesia, Dendi Santoso memiliki peran signifikan dalam perkembangan sepak bola nasional. 

Kabar palsu yang menimpa dirinya tidak hanya berdampak pada kehidupan pribadi, tetapi juga kepada komunitas penggemar sepak bola yang selama ini mendukung kariernya.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending