Connect with us

Olahraga

Emil Audero Kena Lemparan Flare saat Liga Italia, Pelaku Kehilangan 3 Jari

Kiper Cremonese sekaligus Timnas Indonesia, Emil Audero, jadi korban lemparan flare saat pertandingan Liga Italia antara Cremonese vs Inter Milan.

Logompn

Published

on

Emil Audero Dilempar Flare saat Liga Italia, Pelaku Kehilangan 3 Jari
Emil Audero Dilempar Flare saat Liga Italia, Pelaku Kehilangan 3 Jari | Gambar: AFP/Piero Cruciatti

MPN Indonesia 2 Februari 2026 - Kiper Cremonese sekaligus Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi korban lemparan flare saat pertandingan Liga Italia antara Cremonese melawan Inter Milan di Stadion Giovanni Zini, Cremona, pada Senin (2/2) dini hari WIB.

Dikutip MPN Indonesia dari Sky Sport Italia, insiden terjadi pada awal babak kedua ketika sebuah flare dari tribun pendukung tim tamu meledak di dekat Emil Audero

Akibat insiden itu, laga sempat dihentikan dan Emil mendapatkan perawatan medis.

Pertandingan sepak bola pekan ke-23 Liga Italia 2025–2026 tersebut berakhir dengan kemenangan Inter Milan 2-0 atas Cremonese.

Dua gol Inter Milan dicetak oleh Lautaro Martinez pada menit ke-16 dan Piotr Zielinski pada menit ke-31.

Emil Audero yang tampil sejak menit pertama tetap melanjutkan pertandingan meski sempat terjatuh dan melaporkan gangguan pada telinga kanannya akibat ledakan flare.

Kronologi Kejadian

Insiden bermula ketika pertandingan babak kedua baru berjalan sekitar empat menit.

Saat itu flare tiba-tiba dilempar dari arah tribun suporter Inter Milan menuju lapangan.

Salah satu flare jatuh dan meledak di dekat Emil Audero, memunculkan asap tebal dan suara ledakan yang membuat kiper Cremonese tersebut langsung terjatuh ke tanah dan linglung.

Staf medis, rekan setim, serta pemain Inter Milan segera menghampiri Emil Audero untuk memastikan kondisinya.

Federico Dimarco dan Lautaro Martinez menjadi dua pemain Inter Milan yang mendekat dan merentangkan tangan ke arah tribun suporter mereka, meminta agar aksi tersebut dihentikan.

Setelah mendapatkan pemeriksaan singkat, Emil Audero dinyatakan mampu melanjutkan pertandingan hingga laga usai.

Pelaku Kehilangan Tiga Jari

Laporan menyebutkan bahwa setelah flare pertama meledak di lapangan, pelaku kembali menyalakan flare kedua.

Baca Juga:  Dramatis! Barcelona Tahan Imbang Inter Milan 3-3 di Semifinal UCL

Namun, flare tersebut justru meledak di tangannya sendiri dan menyebabkan ia kehilangan tiga jari.

Berdasarkan rekonstruksi sementara, pelaku bukan bagian dari kelompok suporter terorganisasi dan diduga bertindak secara individu.

Keributan sempat terjadi di tribun ketika sejumlah suporter Inter Milan lainnya bereaksi terhadap pelaku.

Pelaku dilaporkan hampir menjadi sasaran amuk suporter sebelum akhirnya dievakuasi menggunakan ambulans.

Saat ini, ia dirawat di rumah sakit dan akan diamankan oleh pihak kepolisian setelah kondisinya stabil.

Pihak berwenang juga telah menjatuhkan larangan bagi pelaku untuk menonton pertandingan sepak bola.

Otoritas setempat masih mempertimbangkan sanksi lanjutan terhadap Inter Milan, yang dapat berupa denda, penutupan sebagian stadion, atau pembatasan kehadiran suporter tandang.

Pernyataan Resmi Presiden Inter Milan

Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta, secara terbuka mengecam insiden tersebut dan meminta penyelidikan menyeluruh.

“Saya di sini untuk mengutuk tindakan bodoh, yang sangat tidak sportif. Olahraga memiliki nilai-nilai yang sangat jauh dari apa yang kita lihat,” kata Marotta kepada Sky Sport Italia.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Emil Audero yang tetap melanjutkan pertandingan meski menjadi korban lemparan flare.

“Saya berterima kasih kepada Audero. Berkat profesionalismenya, pertandingan dimainkan hingga akhir. Kita tidak dapat memperkirakan hal seperti ini, dan kita mengutuknya dengan sekeras-kerasnya,” ujar dia.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending