Connect with us

Olahraga

Fadly Alberto Minta Maaf usai Aksinya Lakukan Tendangan Kungfu ke Pemain Dewa United

Fadly Alberto Hengga menyampaikan permintaan maaf setelah melakukan tendangan kungfu ke arah pemain Dewa United U-20, Rakha Nurkholis.

Logompn

Published

on

Fadly Alberto Minta Maaf usai Aksinya Lakukan Tendangan Kungfu ke Pemain Dewa United
Fadly Alberto Minta Maaf usai Aksinya Lakukan Tendangan Kungfu ke Pemain Dewa United. Gambar: Instagram/@albrtoo_10

MPN Indonesia 21 April 2026 - Fadly Alberto Hengga menyampaikan permintaan maaf setelah melakukan tendangan kungfu ke arah pemain Dewa United U-20, Rakha Nurkholis.

Peristiwa itu terjadi dalam pertandingan Elite Pro Academy (EPA) Super League U-20 musim 2025/2026 di Stadion Citarum, Semarang, Minggu (19/4).

Insiden tersebut terjadi saat laga antara Bhayangkara Presisi Lampung FC U-20 melawan Dewa United U-20.

Tindakan itu dilakukan di tengah keributan yang melibatkan pemain dan ofisial kedua tim.

Permintaan Maaf Fadly Alberto

Pernyataan maaf disampaikan Fadly Alberto Hengga melalui akun Instagram pribadinya, @albrtoo_10.

Dalam unggahannya, pemain berusia 17 tahun yang juga merupakan anggota Timnas Indonesia U-20 itu mengakui kesalahan dan menyampaikan penyesalan atas tindakannya.

“Assalamualaikum warrohmatullahi Wabarakatuh. Saya Fadly Alberto Hengga, pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC U-20. Dengan sadar saya memohon maaf dan menyesal atas perbuatan bodoh saya saat melawan Dewa United Banten FC U-20,” kata Fadly Alberto Hengga di Instagram-nya, dikutip MPN Indonesia pada Selasa (21/4).

Ia juga menyampaikan permintaan maaf secara khusus kepada pemain yang menjadi sasaran tendangannya serta kepada tim lawan.

“Secara khusus saya meminta maaf kepada Rakha Nurkholis dan tim Dewa United atas perbuatan bodoh saya menendang Rakha Nurkholis,” ujar dia.

“Dan untuk tim Bhayangkara Presisi Lampung FC saya meminta maaf kepada pimpinan dan manajemen Bhayangkara Presisi Lampung FC serta seluruh jajaran pelatih dan rekan setim karena telah merugikan tim,” imbuhnya.

Selain itu, Fadly turut menyampaikan permohonan maaf kepada Timnas Indonesia dan masyarakat Indonesia atas dampak dari tindakannya.

“Dan untuk Timnas Indonesia saya meminta maaf karena perbuatan saya mencoreng nama baik Timnas Indonesia. Kepada masyarakat Indonesia saya meminta maaf atas kegaduhan akibat tindakan saya,” kata Fadly.

Baca Juga:  PSSI Pecat Patrick Kluivert usai Timnas Indonesia Gagal Lolos Piala Dunia

Fadly juga menegaskan kesiapannya menerima konsekuensi atas tindakannya.

(AKM/NID/RAD)

Trending