Connect with us

Olahraga

Patrick Kluivert Dipecat, Ini 3 Calon Pelatih Potensial untuk Timnas Indonesia

PSSI resmi memutus kerja sama dengan Patrick Kluivert usai dua kekalahan beruntun di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Tiga nama mencuat sebagai calon pelatih baru Timnas Indonesia.

Logompn

Published

on

Patrick kluivert dipecat, ini 3 calon pelatih potensial untuk timnas indonesia
Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert. Gambar : Instagram/@patrickkluivert9

MPN Indonesia 19 Oktober 2025 - PSSI resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, pada Kamis (16/10).

Keputusan ini diambil setelah Timnas Indonesia menelan dua kekalahan beruntun di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, yakni 2-3 dari Arab Saudi dan 0-1 dari Irak.

Hasil tersebut membuat skuad Garuda menempati posisi dasar klasemen Grup B tanpa poin.

Kegagalan tersebut menjadi penutup masa kepemimpinan singkat Kluivert yang ditunjuk sejak Januari 2025.

Dalam delapan pertandingan, ia mencatatkan tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan empat kekalahan, dengan rasio kemenangan 37,5 persen.

Selain hasil yang kurang memuaskan, PSSI menilai tim gagal dalam penyelesaian akhir meski sempat menunjukkan peningkatan penguasaan bola.

“Penghentian kerja sama ini dilakukan atas dasar persetujuan kedua pihak, dengan mempertimbangkan dinamika internal dan arah strategis pembinaan tim nasional ke depan. Dengan berakhirnya kerja sama tersebut, Tim Kepelatihan tersebut tidak lagi menangani Timnas Indonesia di level senior, U23, maupun U20,” bunyi pernyataan resmi PSSI, dikutip MPN Indonesia pada Kamis (16/10).

Tiga Kandidat Kuat Pengganti Patrick Kluivert

Usai pemutusan kontrak dengan Kluivert, PSSI kini fokus mencari pelatih baru untuk menangani Timnas Indonesia.

Tiga nama disebut menjadi kandidat kuat, yakni Shin Tae-yong, Luis Milla, dan Bernardo Tavares.

Shin Tae-yong

Shin Tae-yong sebelumnya menangani Timnas Indonesia sejak akhir 2019 hingga diberhentikan pada 6 Januari 2025.

Di bawah asuhannya, Indonesia mencatat sejumlah pencapaian penting, di antaranya lolos ke Piala Asia untuk tiga kelompok usia, masuk 16 besar Piala Asia 2024, serta menembus putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Baca Juga:  Malut United vs Dewa United 1-2: Alex Martins Cetak Brace

Selain itu, Timnas Indonesia juga pernah mengalahkan Arab Saudi 2-0 dan sempat menempati peringkat FIFA ke-120.

Pelatih asal Korea Selatan itu dianggap memahami karakter pemain Indonesia, termasuk pemain diaspora, serta memiliki pengalaman membangun mental dan kedisiplinan tim.

Luis Milla

Pelatih asal Spanyol ini pernah menangani Timnas Indonesia pada periode 2017–2018.

Setelah berpisah dengan Persib Bandung pada 2023, Milla kini berstatus tanpa klub.

Selama memimpin Timnas Indonesia, ia dikenal menerapkan gaya bermain atraktif dengan fokus pada penguasaan bola dan keberanian mempromosikan pemain muda.

Meski hanya meraih tiga kemenangan dari delapan laga, Milla tetap dipertimbangkan karena pendekatan taktiknya yang progresif.

Bernardo Tavares

Nama Bernardo Tavares juga masuk dalam radar PSSI. Pelatih asal Portugal tersebut sukses membawa PSM Makassar menjuarai Liga 1 musim 2022/2023, meski dengan skuad minim bintang.

Tavares dikenal memiliki karakter kepelatihan yang keras, sistematis, serta dekat dengan pemain.

Selama menukangi PSM, ia mencatat 129 pertandingan dengan rata-rata 1,62 poin per laga.

Ia mundur dari PSM pada Oktober 2025 karena isu internal klub dan kini berstatus tanpa klub, menjadikannya kandidat yang mudah dijangkau secara administratif.

Kandidat Lain dalam Pertimbangan PSSI

Selain tiga nama utama tersebut, beberapa kandidat lain juga disebut masuk dalam pertimbangan PSSI.

Giovanni van Bronckhorst, yang kini menjadi asisten pelatih di Liverpool, dinilai cocok karena latar belakang sepak bola Belanda dan darah Ambonnya yang dekat dengan budaya Indonesia.

Nama lain adalah Thomas Doll, mantan pelatih Persija Jakarta yang dikenal disiplin dan berani mengandalkan pemain muda. Doll meninggalkan Persija pada 11 Juni 2024.

Sementara itu, Jesus Casas, mantan pelatih Timnas Irak, juga masuk radar setelah membawa timnya menang 5-1 atas Indonesia di kualifikasi sebelumnya.

Baca Juga:  Sah! FIFA bakal Gelar FIFA ASEAN CUP, Diikuti 11 Negara

Casas dikenal memiliki filosofi bermain ofensif dan pengalaman luas sebagai analis serta pelatih di Eropa.

PSSI Siapkan Seleksi Ketat untuk Pelatih Baru

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dikabarkan akan memimpin langsung proses seleksi pelatih baru.

Ia menegaskan bahwa calon pelatih harus sejalan dengan visi jangka panjang federasi, serta mempertimbangkan kondisi keuangan dan arah pembangunan sepak bola nasional saat ini.

(AKM/NID/RAD)

Trending