Connect with us

Olahraga

PBSI Resmi Duetkan Lagi Apri-Fadia, Ini Alasan dan Targetnya

PBSI resmi gabungkan kembali pasangan ganda putri Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Silva Ramadhanti (Apri/Fadia) berlaku mulai September 2025 mendatang.

Logompn

Published

on

Pbsi resmi duetkan lagi apri fadia, ini alasan dan targetnya
PBSI Resmi Duetkan Lagi Apri-Fadia, Ini Alasan dan Targetnya | Gambar: Instagram/@r.apriyanig

MPN Indonesia 3 Agustus 2025 - Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) resmi satukan kembali pasangan ganda putri Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Silva Ramadhanti (Apri/Fadia).

Kebijakan ini merupakan bagian dari perombakan besar terhadap empat pasangan utama ganda putri pelatnas yang mulai berlaku pada September 2025.

Pelatih ganda putri utama, Karel Mainaky menyebut bahwa keputusan ini diambil menyusul evaluasi performa ganda putri Indonesia yang dinilai belum mampu menembus jajaran elit sejak rangkaian turnamen awal tahun.

Perubahan komposisi ini ditargetkan untuk menghadirkan performa yang lebih kompetitif di level elite dunia.

“Awalnya perubahan ini didasari hasil selama ini untuk menembus top elit yang cukup sulit. Sejak saya datang bulan April, melihat dari beberapa pertandingan saya mulai mempelajari per individu sepertinya akan lebih hidup bila ada tukar pasangan,” ujar Karel dikutip MPN Indonesia dari rilis PBSI, Sabtu (2/8).

Lewat pasangan baru ini, Karel berharap Apri/Fadia bisa membuka kesempatan untuk masuk ke level elit internasional.

“Dengan pasangan baru ini, saya berpikir untuk masuk ke level elit dunia cukup besar kesempatannya,” ujar Karel.

Empat Pasangan Ganda Putri Baru PBSI

Kembalinya duet Apri/Fadia juga dibarengi dengan penyesuaian pada tiga pasangan lain. Seluruh pasangan baru ini akan didaftarkan dalam dua turnamen besar pada September mendatang, yaitu Hong Kong Open Super 500 dan China Masters Super 750.

PBSI telah menetapkan komposisi baru untuk empat pasangan utama ganda putri sebagai berikut:

  • Apriyani Rahayu / Siti Fadia Silva Ramadhanti
  • Amallia Cahaya Pratiwi / Lanny Tria Mayasari
  • Rachel Allessya Rose / Febi Setianingrum
  • Febriana Dwipuji Kusuma / Meilysa Trias Puspitasari
Baca Juga:  Taklukkan Pemain Malaysia, Alwi Farhan Juara di Macau Open 2025

Perubahan ini merupakan lanjutan dari evaluasi performa setelah ajang seperti Piala Sudirman hingga Indonesia Open. Ia juga menyampaikan bahwa proses latihan sebelum tur Asia menunjukkan hasil positif dari kombinasi baru ini.

“Lalu sebelum tur Asia kemarin, saya sudah mencoba di latihan dan terlihat mereka ada kemajuan. Tapi setelah dipasangkan dengan baru, pola permainannya bisa berubah dan bisa menang,” ungkap Karel.

Pelatih Mau Fokus Kumpulkan Poin di Musim Ini

Karel menekankan bahwa fokus utama di sisa musim ini adalah pengumpulan poin sebanyak mungkin agar keempat pasangan dapat langsung bersaing di turnamen level atas tahun depan.

“Saya ingin melihat empat pasangan ini ketika diturunkan bisa meraih poin sebanyak-banyaknya,” ungkap Karel.

Sejauh ini, satu-satunya gelar yang berhasil diraih sektor ganda putri Indonesia adalah di Thailand Masters Super 300 pada Februari 2025.

Gelar tersebut disumbangkan oleh pasangan Lanny Tria Mayasari dan Siti Fadia Silva Ramadhanti. Namun, performa mereka setelah itu dianggap tidak konsisten di kalender tur berikutnya.

Dengan strategi baru ini, PBSI berharap pencapaian lebih baik dari pasangan-pasangan yang telah dirombak, khususnya pada ajang-ajang level Super 500 dan Super 750 mendatang.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending