Olahraga
Pelatih Red Sparks Marah usai Megawati Hangestri dan Timnya Kalah 0-3 dari AI Peppers di Liga Voli Korea Selatan
Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin, dikabarkan sangat marah atas hasil yang diraih timnya dalam liga voli Korea Selatan 2024-2025.
MPN Indonesia 21 Februari 2025 - Red Sparks mengalami kekalahan telak dari AI Peppers dalam lanjutan Liga Voli Korea Selatan 2024-2025.
Pertandingan yang berlangsung di Peppers Stadium, Gwangju, pada Rabu (19/2) itu berakhir dengan skor 0-3 (21-25, 23-25, 13-25).
Hasil ini memutus tren positif Red Sparks dalam beberapa pertandingan sebelumnya. Kekalahan ini juga semakin menyulitkan mereka dalam perebutan posisi kedua klasemen dari Hyundai Hillstate.
Red Sparks kini berada di peringkat ketiga dengan 55 poin di klasemen sementara.
Ko Hee-jin Marah Besar dan Enggan Temui Pemain
Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin, dikabarkan sangat marah atas hasil yang diraih timnya.
Berdasarkan berita media Korea Selatan, Sporki, melaporkan bahwa kemarahan Ko Hee-jin sudah terlihat sejak pertandingan berlangsung.
Saat time-out, ia bahkan tidak memberikan instruksi kepada para pemain seperti biasanya dan hanya terdiam mengamati jalannya pertandingan.
Usai laga, Ko Hee-jin langsung masuk ke ruang ganti tanpa menyalami para pemain. Bahkan, Megawati Hangestri dan rekan-rekannya tidak melakukan peregangan pemulihan setelah pertandingan.
“Ia (Ko Hee-Jin) hanya berdiri dengan tangan terlipat dari kejauhan, memandang ke arah lain, menunjukkan kekecewaannya terhadap tim yang tidak hanya tampil buruk tetapi juga tampak kurang memiliki tekad bertanding. Akhirnya, para pemain kembali ke lapangan tanpa berbicara sepatah kata pun dengan pelatih mereka,” demikian tulis media Sporki, dikutip pada Jumat (21/2).
Performa Red Sparks di Bawah Standar
Red Sparks tampil di bawah performa terbaik saat menghadapi AI Peppers.
Pemain asing mereka, Vanja Bukilic, menjadi pencetak poin tertinggi bagi tim dengan 14 angka, diikuti oleh Megawati Hangestri dengan 12 poin serta Pyo Seung-ju yang menyumbangkan 7 poin.
Namun, kontribusi tersebut tidak cukup untuk menghindarkan tim dari kekalahan.
Sebaliknya, AI Peppers yang berada di papan bawah klasemen justru mampu mengendalikan pertandingan dan mengamankan kemenangan dengan permainan yang lebih efektif.
Ko Hee-jin Dapat Kritik Pedas
Kekalahan dari AI Peppers semakin memperbesar tekanan terhadap Ko Hee-jin. Para penggemar, baik dari Korea Selatan maupun internasional, melontarkan kritik pedas terhadap strategi dan gaya kepelatihannya.
Beberapa keputusan taktisnya dinilai merugikan tim, sehingga muncul seruan di media sosial yang meminta agar ia segera diganti.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
