Connect with us

Olahraga

Pembalap Malaysia Farres Putra Meninggal usai Alami Kecelakaan di Sirkuit

Farres Putra meninggal usai kecelakaan pada final CP150 Malaysian Cub Prix di Terengganu. Hasil otopsi menyebut penyebabnya cedera multipel.

Logompn

Published

on

Pembalap Malaysia Farres Putra Meninggal usai Alami Kecelakaan di Sirkuit
Pembalap Malaysia Farres Putra Meninggal usai Alami Kecelakaan di Sirkuit. Gambar: Instagram/@farresputra_33

MPN Indonesia 1 September 2026 - Farres Putra, pembalap berusia 18 tahun asal Malaysia, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan saat balapan final kelas CP150 putaran kelima Kejuaraan Cub Prix Malaysia di Sirkuit Motorsport Gong Badak, Terengganu, Sabtu (29/8).

Hasil autopsi menyatakan korban meninggal akibat cedera multipel yang dideritanya dalam insiden tersebut.

Kecelakaan melibatkan tiga sepeda motor yang saling bertabrakan pada balapan tersebut.

“Dengan kesedihan mendalam, Petronas mengonfirmasi meninggalnya Farres Putra, menyusul insiden di Petronas MAM Malaysian Cub Prix di Terengganu pada 29 Agustus 2026,” ujar Petronas Sprinta Yamaha CKJ Racing dalam pernyataannya, dikutip MPN Indonesia dari Free Malaysia Today, Selasa (1/9).

Kapolsek Kuala Terengganu ACP Azli Mohd Noor mengatakan autopsi dilakukan di Departemen Forensik Rumah Sakit Sultanah Nur Zahirah (HSNZ).

Pemeriksaan berlangsung pada Sabtu (29/8) mulai pukul 22.00 hingga 23.55 waktu setempat.

Menurut Azli, korban sempat mendapatkan penanganan medis sebelum dibawa menggunakan ambulans ke Unit Gawat Darurat HSNZ.

Petugas medis kemudian menyatakan Farres meninggal dunia di rumah sakit.

Kesaksian Rekan Pembalap

Rekan pembalap korban, Adi Putra Anahar, mengatakan dirinya menyaksikan jalannya balapan melalui siaran langsung di telepon genggam dari dalam mobil.

Saat itu, sesi balapannya sendiri telah selesai.

“Kemarin, saya memanfaatkan kesempatan untuk menonton balapan langsung dari dalam mobil karena sesi balapan saya sudah berakhir. Saya bingung ketika siaran tiba-tiba berakhir,” ujar Adi Putra.

Tidak lama kemudian, Adi menerima telepon yang mengabarkan kecelakaan tersebut.

“Tidak lama setelah itu, saya menerima telepon dari seorang teman yang memberitahukan bahwa Farres terlibat dalam kecelakaan. Saya segera bergegas ke rumah sakit, tetapi diberi tahu bahwa dia telah meninggal dunia,” ujar Adi

Baca Juga:  Bungkam Malaysia di Final SEA Games, Tim Beregu Badminton Putra Indonesia Raih Medali Emas

Adi mengatakan dirinya dan Farres telah berteman sejak berusia 13 tahun. Keduanya sama-sama aktif di dunia balap motor dan kerap menghabiskan waktu bersama.

“Kami sudah berteman sejak lama karena kami berdua terlibat dalam olahraga otomotif. Kami biasa menghabiskan waktu bersama dua atau tiga kali seminggu,” ujarnya

Ia juga mengaku memahami risiko olahraga balap motor. Namun, ia tidak menyangka kehilangan sahabatnya dalam waktu singkat.

“Saya menyadari risiko yang terlibat dalam olahraga balap motor, tetapi saya tidak pernah menyangka akan kehilangan dia dalam sekejap mata,” ujarnya.

Petronas Sampaikan Belasungkawa

Petronas turut mengeluarkan pernyataan setelah kabar meninggalnya anggota tim Petronas Sprinta Yamaha CKJ Racing tersebut.

Perusahaan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga, teman, dan rekan setim korban.

“Kami menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga, teman, dan rekan satu timnya di masa sulit ini,” ujar Petronas dalam pernyataanya.

Selain itu, Petronas menyatakan akan mendukung AAM Motorsports dalam proses penyelidikan insiden tersebut.

Perusahaan juga menyampaikan komitmennya untuk memberikan dukungan selama penyelidikan berlangsung.

(AKM/NID/RAD)

Trending