Connect with us

Olahraga

Pengamat Belanda Sebut Kemampuan Pemain Timnas Indonesia Belum Masuk Kelas Piala Dunia

Pengamat sepak bola asal Belanda, Kees Kwakman meragukan kelayakan Timnas Indonesia tampil di Piala Dunia 2026.

Logompn

Published

on

Pengamat belanda sebut kemampuan pemain timnas indonesia belum masuk kelas piala dunia
Kees Kwakman menyoroti performa Timnas Indonesia dan mengkritik penambahan peserta Piala Dunia 2026. Gambar : Pro Shots

MPN Indonesia 27 Maret 2025 - Pengamat sepak bola asal Belanda, Kees Kwakman, menyampaikan keraguan terhadap kelayakan Timnas Indonesia tampil di ajang Piala Dunia 2026. 

Pernyataan tersebut disampaikannya seiring keputusan FIFA yang menambah jumlah peserta turnamen menjadi 48 negara, atau bertambah 16 tim dibanding edisi sebelumnya.

Komentar itu muncul setelah pertandingan uji coba antara Indonesia dan Bahrain, yang menurut Kees Kwakman mencerminkan bahwa skuad Garuda belum berada pada level kompetisi global seperti Piala Dunia. Ia menilai kualitas pertandingan tersebut belum menunjukkan kesiapan teknis dan fisik yang memadai untuk bersaing di level tertinggi.

Kritik terhadap Penambahan Kuota Peserta Piala Dunia

Kees Kwakman secara terbuka menyatakan ketidaksetujuannya terhadap keputusan FIFA yang memperluas jumlah peserta Piala Dunia 2026. 

Menurutnya, penambahan ini berpotensi menurunkan kualitas turnamen secara keseluruhan. Ia menilai bahwa keistimewaan Piala Dunia justru terletak pada eksklusivitas dan ketatnya proses kualifikasi.

“Selandia Baru harus mengalahkan negara-negara seperti Fiji dan Samoa, kualifikasi berlangsung setiap tahun mulai dari sekarang,” ujar Kees Kwakman, dikutip MPN Indonesia yang dilansir dari Voetbal Primeur pada Kamis (27/3).

Kees Kwakman juga menambahkan, “Hal spesial soal Piala Dunia adalah tidak semua bisa berpartisipasi.” 

Pernyataan ini mencerminkan kekhawatirannya terhadap meningkatnya peluang negara-negara dengan sejarah sepak bola yang belum mapan untuk tampil di turnamen tersebut.

Penilaian terhadap Permainan Timnas Indonesia

Dalam menanggapi laga uji coba antara Timnas Indonesia dan Bahrain, Kees Kwakman menyampaikan ketidakpuasan terhadap performa yang ditunjukkan. Ia menilai bahwa permainan yang diperlihatkan masih jauh dari standar kompetisi Piala Dunia.

Baca Juga:  Profil Denny Landzaat, Asisten Patrick Kluivert di Timnas Indonesia yang Punya Garis Keturunan Maluku

“Saya tidak terlalu tertarik ketika melihatnya [pertandingan Indonesia vs Bahrain]. Saya berharap yang terbaik untuk para pemain dan tentu saja mereka mengejar impian mereka dan jika berhasil, akan luar biasa, tetapi ya Tuhan,” ungkap Kees Kwakman. 

Kees Kwakman melanjutkan, “Jika Anda menonton sore ini, Anda berharap anak saya bertanya apakah saya ingin bermain Rummikup.”

Menurutnya, tempo permainan yang lambat serta banyaknya pemain yang mengalami kram selama pertandingan menjadi indikator rendahnya kondisi fisik dan persiapan teknis tim.

“Mereka mengalami kram dan jatuh di lapangan. Tidak ada kecepatan sama sekali, tetapi tentu itu sulit. Dengan penambahan di Piala Dunia menjadi 48 negara, Anda akan mendapat negara peserta seperti Indonesia,” katanya.

Potensi Dampak terhadap Daya Tarik Piala Dunia

Kees Kwakman juga mengaitkan kehadiran negara-negara debutan seperti Indonesia dan Sudan dalam Piala Dunia dengan potensi penurunan daya tarik turnamen tersebut.

Menurutnya, partisipasi dari negara-negara yang dianggap belum mencapai level permainan global bisa mengurangi minat penonton.

“Jika kita pergi dan menonton (Ole) Romeny melawan Sudan, misalnya, maka saya akan lebih memilih untuk bekerja saja,” ujar Kees Kwakman. Ia menyampaikan kekhawatiran bahwa pertandingan-pertandingan seperti itu dapat membuat turnamen kehilangan daya saing dan kualitas.

Meskipun menyatakan harapan agar negara-negara seperti Indonesia dapat mencapai impian mereka tampil di Piala Dunia, Kees Kwakman tetap menegaskan bahwa berdasarkan pengamatannya saat ini, performa yang ditunjukkan belum memenuhi standar yang diperlukan.

“Saya berharap mereka bisa melakukannya. Saya tidak mau berdebat dengan siapa pun,” katanya.

Timnas Indonesia dan Jalan Menuju Kualifikasi Piala Dunia 2026

Indonesia saat ini masih menjaga harapan untuk lolos ke Piala Dunia 2026 melalui jalur kualifikasi. Dengan perubahan format dan jumlah peserta yang diperluas, peluang negara-negara Asia Tenggara, termasuk Timnas Indonesia, secara matematis memang meningkat.

Baca Juga:  Tak Gunakan Anggaran Negara, Prabowo Pakai Dana Pribadi Hadiahi Timnas Indonesia Jam Rolex

Namun demikian, kritik dari pengamat Belanda seperti Kees Kwakman menunjukkan bahwa kesiapan teknis dan kualitas permainan menjadi faktor penentu keberhasilan, bukan semata-mata perubahan regulasi. 

Proses kualifikasi Piala Dunia 2026 akan menjadi ujian penting bagi Timnas Indonesia dalam menunjukkan peningkatan performa dan kesiapan bersaing di panggung global.

(AKM/NID/RAD)

Trending