Connect with us

Olahraga

Profil Ricky Hatton, Legenda Tinju asal Inggris yang Meninggal Dunia di Usia 46 Tahun

Simak profil dan perjalanan karier Ricky Hatton, legenda tinju asal Inggris yang ditemukan meninggal dunia di kediamannya.

Logompn

Published

on

Profil ricky hatton, legenda tinju asal inggris yang meninggal dunia di usia 46 tahun
Profil Ricky Hatton, Legenda Tinju asal Inggris yang Meninggal | Gambar: PA/Anna Gowthorpe

MPN Indonesia 15 September 2025 - Ricky Hatton, legenda tinju asal Inggris yang dikenal dengan julukan ‘The Hitman’, ditemukan meninggal dunia di kediamannya di Manchester, Inggris, pada Minggu pagi (14/9).

Kabar duka ini disampaikan oleh pihak Kepolisian Greater Manchester (GMP), yang menyatakan bahwa jenazah Hatton ditemukan sekitar pukul 06.45 waktu setempat di Bowlacre Road, Gee Cross, Manchester.

Dalam pernyataan resminya, juru bicara GMP menyampaikan bahwa tidak ditemukan indikasi mencurigakan terkait penyebab kematian.

“Kami dapat mengonfirmasi bahwa kami telah menemukan jenazah di sebuah alamat di Bowlacre Road di Gee Cross pada pukul 06.45 pagi hari ini, Minggu, 14 September. Kematiannya tidak dianggap mencurigakan,” bunyi pernyataan tersebut dikutip MPN Indonesia dari laman ESPN, Senin (15/9).

Hatton, yang telah dinobatkan sebagai anggota International Boxing Hall of Fame pada 2024, wafat hanya beberapa bulan setelah mengumumkan rencana comeback dalam laga profesional di Dubai melawan petinju Uni Emirat Arab, Eisa Al Dah, yang dijadwalkan berlangsung Desember 2025.

Profil Ricky Hatton

Ricky Hatton adalah salah satu petinju legendaris asal Inggris yang telah berkarier di dunia tersebut sejak awal tahun 2000an.

Kakek dan ayahnya diketahui pemain sepak bola yang memperkuat Rochdale. Tak heran, sejak kecil ia tertarik dengan dunia sepak bola dengan menjadi suporter klub Manchester City.

Kecintaannya pada klub tersebut bahkan membuatnya memakai lagu kebangsaan Man City, Blue Moon sebagai latar lagu saat ring walk.

Berikut adalah profil lengkap Ricky Hatton:

Nama lengkap: Ricky Hatton

Tempat tanggal lahir: Manchester, 6 Oktober 1978

Baca Juga:  Momen Mensesneg Prasetyo Hadi Dapat Kejutan Ultah Langsung dari Prabowo

Tanggal kematian: 14 September 2025

Usia saat meninggal: 46 tahun

Kebangsaan: Inggris

Karier profesional: 1997–2012

Pencapaian tertinggi:

  • Juara Dunia IBF dan The Ring kelas welter junior (2005)
  • Masuk International Boxing Hall of Fame (2024)

Karier Tinju Ricky Hatton

Melansir laman ESPN, Hatton memulai perjalanannya untuk menjadi petinju Inggris paling populer dengan mengalahkan Collin McAuley pada 1997.

Dari situ, ia mengalami kemenangan berturut-turut dan melangkah maju untuk mengalahkan Jon Thaxton demi menyabet gelar kelas welter ringan Inggris pada 2000.

Hatton kemudian meraih puncak kariernya pada 2005 saat mengalahkan Kostya Tszyu, legenda tinju asal Australia, dalam laga kelas welter junior di Manchester.

Tszyu menyerah di ronde ke-11, menjadikan Hatton juara dunia IBF dan The Ring. Kemenangan ini juga membuka jalannya ke panggung internasional, khususnya di Amerika Serikat.

Ia mencatatkan rekor 43 laga tak terkalahkan hingga akhirnya dikalahkan oleh dua petinju elite dunia yakni Floyd Mayweather Jr. pada 2007 dan Manny Pacquiao pada 2 Mei 2009 di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas.

Dalam duel melawan Pacquiao, Hatton kalah KO di ronde kedua setelah terkena pukulan hook kiri keras yang membuatnya pingsan sebelum jatuh ke kanvas. Pertarungan ini menjadi kekalahan pertamanya di kelas welter ringan dan menandai titik balik kariernya.

Sempat Kecanduan Alkohol dan Obat-obatan Pasca-pensiun

Setelah pensiun dari tinju profesional, Hatton mengaku mengalami masa sulit, termasuk depresi berat serta kecanduan alkohol dan obat-obatan. Hal ini diungkapkannya dalam wawancara dengan BBC pada 2016.

“Saya mulai kehilangan kendali akibat kebiasaan alkohol saya, dan hal itu akhirnya berujung ke narkoba. Rasanya seperti kereta api yang lepas kendali,” ujarnya kepada BBC.

Baca Juga:  Keluarga Cendana Gelar Syukuran usai Soeharto Dinobatkan Jadi Pahlawan Nasional

Meski sempat berpikir untuk mengakhiri hidup, Hatton kemudian bangkit dengan bantuan psikiater dan lingkungan sekitar.

Ia sempat kembali ke ring pada 2012 dalam pertarungan melawan Vyacheslav Senchenko, namun kalah dan tidak melanjutkan karier profesional setelahnya.

Pada 2025, Hatton mengejutkan dunia olahraga dengan mengumumkan rencana comeback di usia 46 tahun. Ia dijadwalkan bertarung melawan Eisa Al Dah, petinju profesional pertama dari Uni Emirat Arab, dalam pertarungan kelas menengah di Dubai.

Rencana ini disambut antusias oleh para penggemarnya, mengingat Hatton dikenal mampu menarik ribuan pendukung dalam setiap pertarungannya. Namun rencana tersebut tak berlanjut usai kabar kematian sang petinju legendaris tersebut.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending