Olahraga
Remaja Indonesia, Rayyan Abdul Karim Berhasil Sabet Medali Emas Panahan Berkuda di Kejuaraan Dunia
Rayyan Abdul Karim Ardianto, atlet muda panahan berkuda Indonesia, raih emas di International Horseback Archery Championship 2025 di Hungaria.
MPN Indonesia 5 Agustus 2025 - Rayyan Abdul Karim Ardianto, atlet panahan berkuda asal Indonesia berusia 14 tahun, berhasil meraih medali emas dalam ajang International Horseback Archery Championship 2025 yang digelar di Pomaz, Hungaria pada 1–3 Agustus 2025.
Dikutip MPN Indonesia dari unggahan Instagram @iea_idn, Selasa (5/8), Rayyan turun di kategori Stars: HA4–HA6 Junior kelas Tower 90, mewakili tim Wening Academy Student, dan mencetak waktu 14,1 detik dengan skor 121,5, poin tertinggi di kelasnya.
Prestasi ini mengungguli atlet asal Inggris, Max Brodie-Greer, yang meraih 105,03 poin, serta tiga atlet tuan rumah Hungaria:
- Mate Szabo (kuda: Mazsola)
- Virag Suto (kuda: Lepke)
- Hanna Decsei (kuda: Moka)
Ketiganya gagal menembus angka 100 poin. Rayyan tampil dominan sepanjang sesi dengan menunggangi kuda jenis Hucul.
Rekam Jejak Internasional Rayyan
Rayyan bukan nama baru di dunia panahan berkuda internasional.
Pada 25–27 Oktober 2024, ia meraih dua emas dan satu perak dalam ajang International Masangmuye Championship 2024 di Seoul, Korea Selatan.
Saat itu, Rayyan masih berusia 13 tahun dan memperkuat Tim Equestrian Archery Indonesia (IEA).
Ia bersaing dengan 49 atlet dari sembilan negara, yaitu:
- Korea Selatan
- Indonesia
- Amerika Serikat
- Mongolia
- Turkiye
- Taiwan
- Malaysia
- Jepang
- Australia
Tampil Konsisten di Berbagai Turnamen
Rayyan juga berpartisipasi dalam Indonesia Equestrian Archery Grand Prix Stage 3 yang digelar pada 30 Desember 2024 hingga 1 Januari 2025.
Ajang tersebut mengusung tema Together to the Next Level dan menjadi salah satu kompetisi penting panahan berkuda di Indonesia.
Saat ini, Rayyan merupakan siswa di Maghfirah Stable, MILLBoS International, Bogor.
Ia terus menunjukkan konsistensi prestasi sejak usia dini di berbagai turnamen nasional dan internasional.
Dalam kompetisi di Hungaria, Rayyan menjadi satu dari dua wakil Indonesia, bersama Arsa Wening Arrosyad yang bertanding di kategori 4 Stars: HA7–HA10 kelas Tower 90.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
