Olahraga
Umuh Muchtar Ngaku Persib Belum Terima Bonus Rp1 Miliar dari ASN: Saya Kembalikan Dulu
Komisaris Persib Bandung, Umuh Muchtar, menyatakan hingga saat ini bonus Rp1 miliar yang disebut berasal dari ASN belum sepenuhnya diterima.
MPN Indonesia 1 Juli 2025 - Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, menyatakan hingga saat ini bonus Rp1 miliar yang disebut berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Jawa Barat untuk pemain Persib Bandung belum sepenuhnya diterima.
Umuh menjelaskan bahwa bonus pribadi dari mantan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, tidak mengalami permasalahan.
Namun, yang menjadi sorotan adalah bonus yang disebut berasal dari ASN Pemprov Jawa Barat yang sebelumnya diumumkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman.
“Kalau yang dari Pak Gubernur, Rp1 miliar itu memang pribadi dari beliau (Dedi Mulyadi), dan itu tidak ada masalah,” kata Umuh di Stadion GBLA, Bandung, Senin (30/6).
“Tapi yang ramai sekarang ini adalah bonus yang disebut-sebut dari ASN, yang katanya diumumkan Sekda Jabar, Herman Suryatman,” imbuhnya.
Curiga Ada ‘Permainan’
Hingga saat ini, Umuh Muchtar mengaku tim-nya belum menerima bonus yang dijanjikan dari ASN tersebut. Ia bahkan mengungkapkan kecurigaan terkait jumlah dana yang disalurkan.
“Saya curiga, jangan-jangan dananya sudah Rp1 miliar tapi yang disalurkan hanya Rp350 juta. Itu makanya saya tolak, dan saya kembalikan dulu,” tegas Umuh.
Umuh Muchtar menegaskan dirinya tidak ingin menimbulkan kesalahpahaman atau kecurigaan dari masyarakat maupun para Bobotoh mengenai bonus untuk pemain Persib Bandung.
Umuh menegaskan bahwa selama ini ia sering menggunakan dana pribadi untuk kepentingan pemain.
“Saya tidak akan ambil sepeser pun. Saya justru sudah sering keluar uang pribadi untuk pemain, jadi jangan ada tudingan macam-macam,” ujar Umuh.
Minta Transparansi
Umuh Muchtar menilai transparansi menjadi hal yang sangat penting dalam polemik bonus ini.
Ia meminta agar pihak terkait dapat menjelaskan secara rinci sumber dana yang dijanjikan.
“Transparansi anggaran harus jelas. Kalau memang itu dari ASN, ya tunjukkan rinciannya. Uangnya dari siapa? Si A, si B? Apakah itu uang pribadi, atau minta dari pihak lain?” tegas Umuh.
Tak Mau Ada Pertemuan
Terkait kemungkinan pertemuan dengan pihak Pemerintah Jawa Barat atau Sekretaris Daerah, Umuh menganggap hal itu tidak perlu dilakukan.
“Buat apa pertemuan? Tinggal beri kejelasan saja. Kalau uangnya belum lengkap, jangan dipaksakan dibagi. Kalau sudah Rp1 miliar, silakan, tapi harus jelas perinciannya dari siapa saja. Saya sendiri tidak mau sampai hal ini jadi beban bagi para ASN,” jelas Umuh.
Umuh Muchtar juga berharap klarifikasi ini dapat menjawab pertanyaan dari para Bobotoh mengenai kejelasan bonus yang dijanjikan usai keberhasilan Persib di kompetisi sepak bola.
“Saya tegaskan sekali lagi, bonus untuk pemain dari ASN belum diterima. Bobotoh harus tahu fakta ini,” kata Umuh Muchtar.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
