Connect with us

Olahraga

Viral! Pemain Liga Tunisia yang sedang Puasa Tumbang saat Kickoff di Siang Hari

Pemain CS Sfaxien dan AS Gabes tumbang usai laga Liga Tunisia siang hari saat puasa Ramadan.

Logompn

Published

on

Viral! Pemain Liga Tunisia yang sedang Puasa Tumbang saat Kickoff di Siang Hari
Viral! Pemain Liga Tunisia yang sedang Puasa Tumbang saat Kickoff di Siang Hari. Gambar: X/@MickyJnr__

MPN Indonesia 5 Maret 2026 - Pemain-pemain dari klub CS Sfaxien dan AS Gabes tumbang usai laga Liga Tunisia yang digelar saat siang hari di tengah ibadah puasa Ramadan.

Pertandingan tersebut berlangsung pada Minggu, (1/3) pukul 13.00 waktu setempat di Stadion Taieb M’hiri dalam rangka matchday ke-22 Liga 1 Tunisia.

Kondisi cuaca terik saat berpuasa menyebabkan sejumlah pemain mengalami kelelahan hingga jatuh pingsan usai laga berakhir.

Momen para pemain yang terkapar di lapangan terekam dalam sebuah video yang viral di media sosial.

Dalam rekaman itu, terlihat pemain-pemain CS Sfaxien bersujud begitu wasit Bassem Belaid meniup peluit akhir pertandingan.

Tak lama kemudian, mereka tergeletak di lapangan karena kelelahan.

Kiper Sfaxien, Aymen Dahmen, tampak berbaring untuk memulihkan diri, sedangkan kiper AS Gabes, Abdelkader Chouaya, terlihat terengah-engah seperti sedang menahan haus.

Menurut laporan media Turki Haberler, beberapa pemain bahkan pingsan akibat paparan panas dan dehidrasi yang dialami selama bertanding dalam kondisi berpuasa.

Tim medis langsung masuk ke lapangan untuk memberikan pertolongan kepada para pemain yang kelelahan.

Penjadwalan Pertandingan Tuai Sorotan

Pertandingan CS Sfaxien vs AS Gabes berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Sfaxien berkat gol Omar Ben Ali pada menit ke-82.

Kemenangan tersebut membawa CS Sfaxien naik ke posisi keempat klasemen Liga 1 Tunisia dengan perolehan 42 poin.

Namun, laga ini menuai kritik dan perhatian luas karena pelaksanaannya di siang hari saat umat Muslim menjalankan puasa.

Tunisia adalah negara dengan mayoritas penduduk Muslim, namun Liga Tunisia tetap dijadwalkan berlangsung siang hari selama bulan Ramadan.

Hal ini berbeda dengan negara mayoritas Muslim lainnya yang umumnya menggeser jadwal pertandingan ke malam hari setelah berbuka puasa.

Baca Juga:  Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija, Reuni dengan STY

Tunisia menjadi satu-satunya negara Arab yang tetap menggelar pertandingan liga pada jam puasa.

Salah satu alasan utama adalah keterbatasan infrastruktur stadion, terutama tidak tersedianya lampu sorot yang memadai di beberapa lokasi.

Selain itu, otoritas keamanan Tunisia juga tidak memberikan izin untuk penyelenggaraan pertandingan liga pada malam hari selama Ramadan.

Penolakan tersebut didasarkan pada kekhawatiran akan potensi kesulitan dalam mengontrol kerusuhan atau gangguan keamanan yang mungkin terjadi di malam hari.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari penyelenggara Liga Tunisia terkait insiden para pemain yang tumbang setelah pertandingan.

(AKM/NID/RAD)

Trending