Connect with us

Olahraga

Wow! Ratusan Wasit Liga Turki Terlibat Judol dan Aktif Pasang Taruhan

Investigasi Federasi Sepak Bola Turki menemukan 371 wasit terlibat judi online, termasuk 152 yang aktif bertaruh. Kasus ini memicu reaksi klub besar.

Logompn

Published

on

Wow! ratusan wasit liga turki terlibat judol dan aktif pasang taruhan
Ilustrasi Wasit Sepak Bola. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 31 Oktober 2025 - Sebanyak 371 dari total 571 wasit dan asisten wasit di liga profesional Turki diketahui memiliki akun judi online.

Dari jumlah tersebut, 152 di antaranya aktif memasang taruhan dalam berbagai pertandingan sepak bola.

Temuan ini merupakan hasil investigasi selama lima tahun oleh Federasi Sepak Bola Turki (TFF).

Presiden TFF, Ibrahim Ethem Haciosmanoglu, menyatakan bahwa pihaknya segera mengambil tindakan disipliner terhadap para wasit yang terlibat.

“Sebagai sebuah federasi, kami memulai dengan membersihkan halaman belakang kami sendiri. Jika kami ingin membawa sepak bola Turkiye ke tempat yang semestinya, kami harus membersihkan segala kotoran yang ada,” ujar Haciosmanoglu, dikutip MPN Indonesia dari The Independent, pada Jumat (31/10). 

Dari ratusan wasit tersebut, 42 orang diketahui memasang taruhan lebih dari 1.000 kali, bahkan satu di antaranya tercatat melakukan 18.227 kali taruhan.

Meski identitas mereka tidak dipublikasikan, Haciosmanoglu menyebut para pelaku terdiri dari 7 wasit level tertinggi, 15 asisten wasit level tertinggi, 36 wasit berlisensi, dan 94 asisten wasit berlisensi.

TFF Laporkan Kasus ke Kejaksaan Agung Istanbul

TFF telah melaporkan kasus kriminal ini ke Kejaksaan Agung Istanbul.

Jaksa kini tengah menyelidiki kemungkinan pelanggaran hukum terkait penyimpangan dalam olahraga, pelanggaran peraturan federasi, serta undang-undang perjudian.

“Dengan wasit yang teridentifikasi, penyelidikan yang sedang berlangsung akan semakin mendalam,” bunyi pernyataan dari kejaksaan.

Dalam regulasi federasi, ofisial pertandingan, pelatih, dan pemain dilarang keras memasang taruhan sesuai aturan UEFA dan FIFA.

Wasit yang terbukti melanggar dapat dijatuhi sanksi larangan bertugas selama 3 bulan hingga 1 tahun berdasarkan kode disiplin TFF.

Baca Juga:  Kemudahan Akses Internet Picu Lonjakan Kasus Judi Online, termasuk di Kalangan Pejabat

Sementara itu, aturan FIFA memungkinkan pemberian denda hingga 100.000 franc Swiss (sekitar Rp2 miliar) dan larangan aktivitas sepak bola hingga 3 tahun.

Klub-Klub Besar Turki Tuntut Transparansi

Skandal ini memicu reaksi keras dari sejumlah klub besar. Presiden Galatasaray, Dursun Ozbek, menegaskan pentingnya transparansi dalam proses penyelidikan.

“Kami akan mengikuti proses ini sampai tuntas. Kami siap memiliki tanggung jawab penuh atas pembentukan tatanan yang akan menerangi titik gelap sepak bola Turki,” jelas Ozbek, dikutip dari Euronews.

Presiden Fenerbahce, Sadettin Saran, juga menyatakan dukungannya terhadap pengusutan tuntas kasus ini.

“Kebenaran kami akan terungkap,” ungkapnya, seraya memastikan dirinya akan memantau investigasi secara langsung.

Sementara itu, klub Besiktas mendesak agar nama-nama wasit yang terlibat segera dipublikasikan.

Beberapa klub lain bahkan mengusulkan agar sistem degradasi di musim ini dihapus hingga investigasi selesai.

Identitas Wasit Belum Diungkap Publik

Meski jumlah dan klasifikasi wasit telah diumumkan, identitas individu belum diungkap secara resmi.

Belum ada kepastian pula mengenai seberapa banyak pertandingan yang telah mereka pimpin dalam beberapa tahun terakhir, serta apakah aktivitas judi mereka berpengaruh terhadap hasil pertandingan.

Selain itu, tidak diketahui apakah para wasit saling mengetahui keterlibatan satu sama lain dalam praktik judi online tersebut.

Publik dan klub kini menantikan langkah tegas dari otoritas hukum dan federasi sepak bola dalam menegakkan disiplin serta menjaga integritas liga Turki.

(AKM/NID/RAD)

Trending